KOMPAStekno

KOMPAStekno


Menjalankan Aplikasi Android di PC

Posted: 02 Jan 2013 10:06 AM PST

KOMPAS.com - Sebelumnya menjalankan aplikasi Android di perangkat PC berbasis Windows dan MacOS memang tidak dimungkinkan. Namun, berkat adanya sebuah software sederhana bernama BlueStack, konsumen sudah bisa menikmati aplikasi Android langsung dari kedua perangkat tersebut.

Aplikasi BlueStacks memang baru masuk ke masa beta alias percobaan. Namun, aplikasi ini sudah dapat menjalankan fungsinya dengan baik, yaitu mengizinkan penggunanya mengakses Google Play Store, mengunduh, dan menjalankan aplikasi Android di perangkat PC dan Mac.

Besarnya file installer BlueStacks untuk perangkat PC berbasis Windows tidaklah terlalu besar, yaitu hanya sekitar 8MB saja. Namun, pengguna Mac mungkin akan sedikit keberatan dengan besarnya file instalasi software ini. BlueStacks untuk Mac memiliki file instalasi sebesar 112MB.

Sudah ada lebih dari 700.000 aplikasi yang terdapat di Google Play Store saat ini. Dari sekian banyaknya aplikasi tersebut, sangat sulit bagi konsumen untuk menemukan aplikasi terbaik.

Nah, dengan adanya BlueStacks ini, para pengguna setidaknya bisa mencoba dulu aplikasi Android di PC atau Mac, sebelum mengunduhnya langsung ke ponsel atau perangkat tablet berbasis Android.

Anda dapat mengunduh BlueStacks melalui tautan berikut ini.

- BlueStacks untuk Windows
- BlueStacks untuk Mac

Benda Mirip UFO "Palsu" Bikin Heboh di Tahun Baru

Posted: 02 Jan 2013 08:06 AM PST

KOMPAS.com — Baru dua hari memasuki tahun baru 2013, jagat maya sudah dibuat heboh dengan kemunculan dua Unidentified Flying Object (UFO) di dua wilayah berbeda di Pulau Jawa, yaitu Cilegon dan seputaran Gunung Merapi.

Namun, jangan keburu mengaitkan kemunculan piring terbang tersebut dengan ramalan kiamat yang batal dulu.

Kompas Tekno mencoba mencari asal-usul benda aneh di dua foto UFO yang bersangkutan. Sejauh ini, hasilnya kurang menggembirakan buat para pencinta fiksi ilmiah karena piring terbang dalam gambar-gambar itu kemungkinan besar palsu alias merupakan hasil manipulasi digital.

Cara membuatnya ternyata sangat mudah. Cukup dengan bermodal perangkat Android (smartphone/ tablet) yang memiliki kamera dan mengunduh aplikasi Camera 360, Anda pun sudah bisa menampilkan penampakan pesawat makhluk asing di angkasa bumi.

Aplikasi ini menyediakan sejumlah efek yang bisa ditambahkan ke foto-foto yang Anda buat. Nah, salah satu pilihan efek terbaru mencakup penampakan UFO yang terbang melayang-layang di atas awan.

Hasilnya pun lumayan "meyakinkan", apalagi ketika dilihat dalam resolusi rendah di web.

Untuk membandingkan foto-foto piring terbang di Cilegon dan Merapi itu, Kompas Tekno menyandingkannya dengan hasil jepretan sendiri yang diperkaya efek digitial dari aplikasi Camera 360.

Jadi, apakah gambar-gambar tersebut palsu ataukah kedua UFO yang sama juga muncul di sekitar Palmerah, Jakarta?

Malam Tahun Baru, Perampok Jarah Apple Store

Posted: 02 Jan 2013 07:28 AM PST

KOMPAS.com - Para perampok biasanya memilih bank dan toko perhiasan untuk menjalankan aksinya. Namun, hal tersebut tampaknya sudah mulai berubah. Kini, para perampok lebih memilih untuk mencuri gadget.

Sebagai contoh, di akhir bulan Desember 2012 lalu, 7.000 unit konsol game Nintendo Wii U dicuri dari kargo bandara Seattle, AS.

Kasus pencurian perangkat gadget kembali terulang. Kali ini terjadi menimpa Apple Store di Paris, Perancis yang disantroni oleh sekelompok orang bertopeng. Kejadian tersebut terjadi menjelang tahun baru 2013, Senin (31/12/2012) malam, dan menimbulkan kerugian dengan nominal yang cukup besar bagi Apple.

Para perampok yang diduga berjumlah empat hingga lima orang tersebut mempersenjatai dirinya dengan senjata api. Mereka berhasil menerobos masuk ke Apple Store pada pukul 9 malam waktu setempat, tiga jam setelah toko ini resmi ditutup.

Dikutip dari The Telegraph, Rabu (2/1/2013), para perampok tersebut berhasil masuk ke toko retail Apple setelah melumpuhkan seorang petugas kebersihan yang tengah bersiap untuk meninggalkan lokasi tersebut. Untungnya, petugas tersebut tidak mendapatkan luka yang serius.

Para perampok ini bekerja dengan cukup rapi, mereka tidak mengambil barang-barang, seperti iPhone, iPad, dan Mac, yang dipajang di toko ini. Mereka lebih memilih untuk mengambil produk-produk Apple yang masih terbungkus dalam kotak.

Setelah itu, mereka langsung memasukkan barang curian mereka ke sebuah truk yang diparkir tidak jauh dari lokasi toko. Hanya dibutuhkan 40 menit bagi para perampok tersebut untuk melakukan aksinya ini.

Pihak kepolisian masih belum mau membeberkan jumlah pasti dari kerugian yang diderita oleh Apple. Mereka masih menunggu pihak toko untuk menghitung kerugian tersebut. Namun, diperkirakan Apple Store cabang Perancis ini mendapatkan kerugian sekitar 1,32 juta dollar AS atau sekitar Rp 12,8 miliar.

Masih belum ada komentar resmi dari pihak Apple mengenai masalah tersebut. 

Bersaing, Google Malah Jadikan Excel Syarat Melamar Kerja

Posted: 02 Jan 2013 06:44 AM PST

KOMPAS.com - Beberapa waktu lalu, dalam sebuah wawancara, kepala unit Enterprise Google Amit Singh sesumbar bahwa Google bisa merebut 90 persen pengguna Microsoft Office dengan rangkaian aplikasi dan jasa cloud miliknya.

Akan tetapi, sebelum bisa menarik hari para pengguna Office, target ambisius yang dicanangkan Google itu agaknya harus dimulai dari diri sendiri terlebih dahulu.

Seperti dikutip dari GeekWire, Google saat ini sedang membuka sejumlah lowongan kerja. Menariknya, salah satu syarat yang disebutkan adalah para calon pegawai harus menguasai Microsoft Office. Padahal, aplikasi perkantoran populer inilah yang hendak dikalahkan oleh Goolge melalui Apps miliknya.

Lowongan "YouTube Product Specialist", misalnya, mensyaratkan pelamar memiliki "kemampuan modeling dengan Microsoft Excel (pivot table, macro, dan lainnya.) serta keterampilan PowerPoint berikut pengalaman dalam bidang database (SQL, Microsoft Access, dll)".

Ada pula lowongan Insights and Innovation Analyst yang mengharuskan calon tenaga kerja mempunyai "keahlian dengan alat analisa dan presentasi, termasuk Excel (pivot tablet, grafik, dan functions) dan Power Point".

Adanya persyaratan-persyaratan tersebut menyiratkan kesan bahwa Google sendiri masih menganggap Office sebagai standar de facto, bertolak belakang dengan keinginan Google untuk mengalahkan Microsoft.
 
Soal ini, seorang pegawai Roche -perusahaan yang memakai produk Google- berkomentar, "Saya pikir masih banyak perusahaan yang memerlukan Microsoft Excel- sebagian besar dari kami sering memakai banyak fungsi yang tidak tersedia di Google Spreadsheet."

Yahoo Keluar dari Korea Selatan

Posted: 02 Jan 2013 06:11 AM PST

Perusahaan internet AS Yahoo menghentikan layanan bahasa Korea Selatan, keluar setelah 15 tahun di salah satu negara teknologi tinggi di Asia tersebut.

Yahoo bahasa Korea Selatan efektif dihentikan Senin (31/12/2012) seperti yang disampaikan dalam situs resmi mereka.

Rencana ini sebelumnya diungkap pada bulan Oktober lalu, saat pejabat eksekutif Marissa Mayer mengumumkan pihaknya akan lebih fokus untuk menguatkan pasar.

"Keputusan ini merupakan bagian dari upaya Yahoo untuk lebih fokus pada sumber daya untuk meningkatkan bisnis global yang lebih kuat,'' katanya.

Penghentian layanan bahasa Korea Selatan keluar di saat perusahaan asal AS ini mencoba untuk bersaing dengan Google dan Facebook yang sukses meraup banyak pengguna di internet dan sektor internet bergerak.

Kalah bersaing

Secara lokal, Yahoo juga kalah bersaing dengan operator lokal seperti NHN Corp dan Daum Communications.

Yahoo yang pernah mendominasi pasar mesin pencari lokal, sekarang diklaim hanya menguasai kurang dari 1% pasar lokal.

Perusahaan asal AS ini juga tidak masuk dalam 10 besar situs yang dikunjungi di Korea Selatan dimana Naver and Daum berhasil mencapai 31,6 juta dan 28,3 juta kunjungan di bulan November, berdasarkan data yang dikeluarkan KoreanClick.

Keluarnya Yahoo dari Korea Selatan ini menjadi satu diantara perusahaan teknologi global lainnya yang juga gagal mengulangi kesuksesan di Korea Selatan.

Produsen telepon seluler Motorola Mobility dan HTC Corp juga mengumumkan rencana untuk meninggalkan Korea Selatan setelah gagal bersaing dengan manufaktur lokal seperti Samsung dan LG. (BBC)

No comments:

Post a Comment