KOMPAStekno

KOMPAStekno


Kabel Telkom Dicuri, 3G Telkomsel Terganggu

Posted: 12 Aug 2013 03:28 AM PDT

KOMPAS.com - Layanan internet 3G dari Telkomsel mengalami gangguan sejak Minggu siang (11/8/2013) pukul 12.00 WIB. Hal ini disebabkan putusnya kabel fiber optic kapasitas 96 core dan kabel tembaga kapasitas 1.400 satuan sambungan telepon milik perusahaan induk Telkom di wilayah Medan, Sumatera Utara.

"Konsekuensinya, trafik internet melalui jaringan 3G Telkomsel sedikit melambat tapi masih bisa berfungsi serta gangguan komunikasi data dan internet beberapa pelanggan korporat," kata Arif Prabowo, Vice President Public Relations Telkom, dalam keterangan resmi yang KompasTekno terima, Senin (12/8/2013).

Mengetahui adanya masalah ini, pihak Telkom pun langsung bergerak cepat dengan melakukan perbaikan kabel.

"Telkom sedang melakukan perbaikan sesegera mungkin, agar seluruh layanan secepatnya pulih," ujar Arif.

Sambil menunggu perbaikan, Telkom mengalihkan sebagian trafik melalui jalur transmisi lain dan radio transmisi digital dengan memprioritaskan layanan publik dan layanan Telkomsel.

"Dengan kejadian ini, Telkom meminta maaf kepada para pelanggan, karena akses layanan komunikasi di beberapa lokasi di Medan terganggu, baik berupa layanan telepon rumah, layanan internet serta komunikasi data," kata Arif.

Gangguan layanan ini tampaknya tidak akan berlangsung lama. Telkom memprediksi layanan bisa kembali pulih pada Selasa (13/8/2013).

Baterai Galaxy Note III Bakal Juara?

Posted: 12 Aug 2013 02:40 AM PDT

KOMPAS.com — Samsung akan membuka tabir seri phablet—produk hibrida ponsel pintar dan tablet—terbarunya, Galaxy Note III, pada 4 September 2013 mendatang dalam sebuah acara di Berlin, Jerman. Beberapa minggu sebelum diperkenalkan, bocoran informasi mengenai produk ini terus bermunculan, salah satunya spesifikasi baterai yang akan diusungnya.

Menurut seorang sumber yang mengaku telah melihat produk percontohan phablet ini kepada situs Phone Arena, Senin (12/8/2013), baterai Samsung Galaxy Note III akan berkapasitas 3.450 mAh. Kapasitas tersebut merupakan yang paling besar dibandingkan phablet kelas atas yang baru saja diperkenalkan belakangan ini.

Sebagai contoh, Xperia Z Ultra, phablet bongsor milik Sony, memiliki baterai dengan kapasitas "hanya" 3.000 mAh.

Tidak jauh berbeda dari perusahaan asal Jepang ini, HTC dikabarkan akan mempersenjatai One Max dengan baterai 3.000 mAh.

Baterai phablet Samsung generasi sebelumnya, Galaxy Note II, memiliki kapasitas yang cukup besar, yaitu 3.100 mAh. Jika rumor ini benar, maka Galaxy Note III akan memiliki kapasitas baterai 11 persen lebih besar dibandingkan saudara tuanya.

Adapun Galaxy Note generasi pertama memiliki kapasitas baterai 2.500 mAh.

Dari spesifikasi hardware, Galaxy Note III kemungkinan bakal mengusung prosesor Snapdragon 800, RAM 3 GB, kamera 13 MP, OS Android 4.2.2, dan layar full-HD berukuran 5 inci.

Selain itu, Galaxy Note III juga sempat dikabarkan sudah terdaftar di Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika untuk diuji sebelum dirilis di Indonesia.

Microsoft Genjot Grafis Xbox One

Posted: 12 Aug 2013 12:51 AM PDT

Konsol game Xbox One

KOMPAS.com - Sejak pertama kali diperkenalkan pada Mei lalu, konsol ame Xbox One besutan Microsoft telah mengalami sejumlah perubahan. Contoh yang paling terkenal adalah ditariknya kebijakan mengenai game yang banyak diprotes oleh gamer.

Microsoft pun dikabarkan kembali "mengubah" Xbox One, kali ini dari sisi spesifikasi hardware. Seperti dilaporkan oleh TechRadar, pemroses grafis (GPU) dalam SoC yang dipakai konsol game tersebut telah ditingkatkan  dari 800 MHz menjadi 835 MHz.

Peningkatan yang hanya sekitar 6,6 persen itu terbilang kecil, tapi kenaikan performa sesedikit apapun bisa membantu Xbox One bersaing melawan rival beratnya yang akan meluncur dalam waktu berdekatan: PlayStation 4 (PS4) dari Sony.

Kepala produk Xbox Microsoft Marc Whitten mengatakan bahwa pihaknya telah menguji kestablian GPU Xbox One terkait ditetapkannya frekuensi baru tersebut. Komponen hardware Xbox One sendri tidak diubah, Microsoft hanya menaikkan clockspeed GPU saja.

Dua seteru

Xbox One dan PS4 memiliki spesifikasi hardware yang mirip. Keduanya sama-sama dibekali SoC x86 "Jaguar" dari AMD dengan 8 core CPU yang diperkirakan berjalan pada frekuensi 1,6 GHz.

Perbedaannya terletak pada pemroses grafis milik dua seteru ini, di mana PS4 lebih superior dengan GPU yang memiliki 1152 core, lebih banyak dari GPU Xbox One yang ditanami 768 core.

Bandwith memori PS4 juga lebih besar, dengan 176 GB per detik berbanding 68,3 GB per detik pada Xbox One.

Dari sisi fitur, Xbox One memiliki kelebihan dalam bentuk jaringan cloud Microsoft yang bisa mengambil alih sebagian beban pemrosesan game.

Whitten juga menambahkan bahwa Xbox One memiliki driver grafis yang "dioptimalkan 100 persen" untuk konsol game tersebut. "Hampir semua rekanan konten kami telah memperoleh manfaatnya. Saya pikir hal tersebut telah menghasilkan peningkatan yang berarti."

iPhone 5 Meledak, Lukai Mata Pemilik

Posted: 12 Aug 2013 12:06 AM PDT

KOMPAS.com — Kasus meledaknya ponsel pintar milik Apple, iPhone, kembali terulang. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa terbaru, tetapi hasil dari ledakan tersebut telah membuat salah satu bagian tubuh korban cedera.

Menurut sebuah sumber dari China yang dikutip oleh situs Ubergizmo, Senin (12/8/2013), seorang wanita asal China bernama Li mengalami luka di bagian mata akibat iPhone 5 miliknya tiba-tiba meledak. Mata Li terluka karena kemasukan serpihan yang disebabkan ledakan tersebut.

Menurut Li, iPhone miliknya ini tiba-tiba terasa panas setelah digunakan menelepon dengan durasi sekitar 40 menit. Suhu yang tinggi akibat menelepon dengan durasi yang panjang sebenarnya hal yang lumrah di ponsel mana pun.

Namun, saat Li akan mengakhiri panggilan dengan menekan tombol di bagian layar, perangkat miliknya tiba-tiba terbakar dan "menembakkan" serpihan langsung ke matanya.

Ia sempat tidak dapat membuka kelopak matanya untuk beberapa saat. Koleganya memutuskan langsung membawa Li ke rumah sakit. Saat di rumah sakit, dokter yang memeriksa Li menemukan bahwa bola mata-nya telah memerah dan terdapat luka di bagian tersebut. Sang dokter juga menemukan ada bekas luka di tempat bekas serpihan.

Untungnya, tidak ada luka yang terlalu serius. Dengan perawatan sederhana, mata Li pun dapat disembuhkan.

Tidak meminta kompensasi

Li mengaku, panel depan iPhone 5 miliknya sudah retak cukup lama, yaitu sejak September 2012. Ia terus menggunakan ponsel miliknya karena tidak merasa terganggu dengan retakan yang ada. Perangkat miliknya juga masih dapat bekerja dengan baik.

Li juga berkata bahwa tidak mengetahui retaknya bagian tersebut dapat menimbulkan luka ke bagian matanya. Wanita ini menduga, salah satu alasan kecelakaan ini adalah akibat perangkatnya terlalu panas dan membuat retakan yang ada menjadi lebih mudah pecah.

Atas kasus ini, Li menyatakan tidak akan meminta kompensasi apa pun dari Apple. Namun, ia akan belajar banyak dari peristiwa tersebut.

Apple sendiri dikabarkan sudah mengetahui adanya kasus ini dan segera melakukan penyelidikan lebih lanjut.

7 Kelebihan Android Vs iPhone

Posted: 11 Aug 2013 09:11 PM PDT

KOMPAS.com — Tidak bisa dipungkiri, Android dan iPhone merupakan platform ponsel pintar paling populer saat ini. Platform mobile lain, seperti Windows Phone dan BlackBerry, masih tertinggal cukup jauh untuk sekadar mendekati jumlah pangsa pasar keduanya.

Tentu, baik Android maupun iPhone, memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, ada beberapa fitur yang dimiliki Android yang hingga saat ini masih belum ada di iPhone.

Apa saja? Berikut 7 fitur eksklusif yang hanya ada di Android, seperti dikutip dari Business Insider.

1. Layar yang lebih besar

Salah satu hal yang menjadi pembeda antara Android dan iPhone adalah pihak yang mengembangkan perangkat. Hanya Apple sendiri yang mengembangkan iPhone, sedangkan Android tampak seperti proyek "keroyokan" semua vendor.

Hal tersebut tentu mendatangkan keuntungan bagi Android dari sisi desain perangkat. Dengan begitu banyaknya vendor yang mengembangkan perangkat berbasis Android, akan semakin banyak pula model-model ponsel Android yang dilahirkan.  

Ponsel-ponsel ini pun akhirnya hadir dalam berbagai ukuran layar. Ponsel berbasis Android memiliki ukuran layar yang variatif, antara 3 inci hingga 7 inci. Sebagian besar perangkat Android sudah dirilis dengan bentang layar lebih dari 4 inci.

Sementara itu, iPhone hingga saat ini hanya memiliki dua ukuran layar, yaitu 3,5 inci (iPhone generasi pertama hingga 4S) dan 4 inci (iPhone 5).

Untuk urusan layar, Android memang bisa menyombongkan diri dengan mengatakan, "Perangkat-perangkat kami memiliki layar dengan ukuran lebih besar dari iPhone".

2. Dukungan terhadap kartu SD

Hanya ada empat kapasitas yang tersedia untuk perangkat iPhone, yaitu 8, 16, 32, dan 64 GB. Keempat kapasitas tersebut adalah harga mati karena iPhone tidak menyediakan slot kartu SD. Artinya, pengguna tidak bisa menambahkan kartu memori untuk memperluas kapasitasnya.

Berbeda dari iPhone, mayoritas perangkat berbasis Android sudah dilengkapi dengan dukungan kartu memori ini. Misalnya, apabila kapasitas media internal sebuah perangkat sebesar 64 GB dan ia mendukung kartu memori 64 GB, produk tersebut secara total memiliki kapasitas penyimpanan sebesar 128 GB.

3. Bisa ganti baterai

Desain unibody iPhone memang keren. Namun, desain ini membuat komponen baterai tidak bisa dibongkar pasang. Artinya, apabila ada kerusakan atau baterai mulai "bocor", pengguna tidak bisa mengganti sendiri komponen tersebut.

Sebagian besar produk Android dilengkapi dengan kemampuan untuk menukar baterai. Ya, memang ada beberapa perangkat yang tidak bisa ditukar baterainya karena menggunakan desain unibody. Namun, desain tersebut hanya dimiliki oleh sebagian kecil perangkat.

4. Kustomisasi layar dengan widget, aplikasi, dan wallpaper animasi

iOS, sistem operasi yang digunakan di perangkat iPhone, telah memiliki pakemnya sendiri. Pengguna tidak bisa mengutak-atik layar home dengan menambahkan shortcut aplikasi di bagian tersebut. Pengguna juga tidak bisa memasukkan wallpaper bergerak alias animasi.

Sementara pengguna Android memiliki lebih banyak kebebasan untuk melakukan kustomisasi. Pengguna bisa menambahkan widget, semacam shortcut yang memungkinkan pengguna untuk menggunakan fitur dari sebuah aplikasi tanpa harus membukanya, di layar home. Ia juga mendukung wallpaper dalam bentuk animasi dan layar home bisa ditambahkan dengan berbagai shortcut aplikasi.

5. Aplikasi peta digital yang lebih baik

Tidak bisa dipungkiri, aplikasi Google Maps jauh lebih baik dibandingkan Apple Maps. Google Maps dapat menampilkan data yang lebih akurat dibandingkan aplikasi peta buatan Apple ini.

Memang para pengguna iPhone bisa mengunduh aplikasi Google Maps melalui App Store. Namun, pengguna Android sudah langsung menikmati aplikasi tersebut, tanpa harus mengunduhnya terlebih dahulu.

6. Android menggunakan charger USB standar

iPhone 5 hadir dengan port charger yang berbeda dari generasi pendahulunya, dari 30 pin menjadi hanya 8 pin. Hal ini akan merepotkan orang yang memiliki berbagai perangkat mobile Apple. Bayangkan, bagaimana jika pengguna ini membawa iPhone generasi lama, iPad generasi 2, dan juga iPhone 5. Tentunya, ia harus membawa dua jenis charger sekaligus.

Hal tersebut berbeda dari pengguna Android. Rata-rata, jenis charger yang digunakan sama, yaitu micro USB. Pengguna hanya perlu membawa satu jenis charger untuk mengisi daya berbagai jenis ponsel.

7. Sinkronisasi data Google yang sangat mudah

Para pengguna Android cukup memasukkan akun Google mereka ke ponsel dan secara otomatis semua aplikasi Google akan melakukan sinkronisasi. Ponsel secara otomatis akan mengunduh inbox di Gmail, data bookmark secara langsung berpindah ke Chrome di ponsel, dan masih banyak lagi kemudahan lainnya.

Sementara itu, pengguna iPhone harus memasukkan data akun satu per satu ke masing-masing aplikasi Google.

No comments:

Post a Comment