KOMPAStekno

KOMPAStekno


April Mop, Google dan Microsoft Saling Ejek

Posted: 01 Apr 2013 01:23 PM PDT

KOMPAS.com — Tanggal 1 April ini dihiasi berbagai macam berita seru tetapi palsu. Nah, bagi dua raksasa Google dan Microsoft, momen tersebut juga dimanfaatkan untuk saling ejek, mudah-mudahan tanpa rasa sakit hati.

Melalui video "Gmail Blue", Google menyindir Windows Blue dari Microsoft yang belum dirilis secara resmi. "Ini adalah Gmail, hanya saja tampilannya lebih biru," ujar Project Manager Google Richard Pargo dalam video itu.

Dia menjelaskan bahwa "Gmail Blue" adalah usaha Google "menciptakan ulang Gmail, sementara mempertahankan bentuknya agar tetap sama". Alhasil, jadilah Gmail Blue yang sejatinya sama saja dengan Gmail sebelumnya, tetapi memiliki tampilan serba biru, mulai dari warna tombol hingga font tulisan.

Pesan dalam video tersebut dimaksudkan sebagai ejekan atas Microsoft yang sedang menyiapkan sistem operasi Windows 8 (Windows Blue) yang dikatakan mengusung fitur-fitur baru dan beberapa perubahan interface.

Tentu, video in hanya dimaksudkan sebagai lelucon saja. Gmail yang sebenarnya tak mengalami perubahan warna apa pun.

Bagaimana Microsoft menanggapi ejekan itu? Seperti dilansir oleh The Verge, raksasa software ini sempat menampilkan laman Bing search polos serupa Google Search, lengkap dengan huruf "Bing" berwarna-warni dan tombol "I'm feeling confused (Saya merasa bingung)" di bagian bawah kolom pencarian.

Selain video "Gmail Blue", Google juga menyiarkan sejumlah berita bohongan untuk menyambut April Mop tahun ini, termasuk mengumumkan bakal menutup YouTube, memperkenalkan layanan pencarian berbasis bau, dan memberi peta harta karun.

Jaringan Terganggu, XL Janjikan Pulih Malam Ini

Posted: 01 Apr 2013 12:10 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Operator telekomunikasi XL Axiata mengalami gangguan pada jaringan seluler yang membuat sebagian pelanggan mengeluhkan tanda sinyal SOS di ponsel mereka, Senin (1/4/2013).

Manager Public Relations Corporate Communications XL Axiata, Henry Wijayanto, mengakui, pada hari ini, jaringan XL sedang bermasalah di sekitar Jakarta Barat.

"Kita memang sedang gangguan, tapi hanya di sekitar Jakarta Barat," katanya saat dihubungi KompasTekno.

Pihak XL mengklaim, gangguan ini terjadi sejak pukul 15.30 WIB. Namun, menurut pantauan KompasTekno di lini massa Twitter, kicauan soal gangguan sinyal XL ini sudah dilontarkan sejak siang hari.

Henry tak menyebut penyebab pasti gangguan itu. Saat ini, tim teknis XL sedang memperbaiki masalah ini dan berjanji akan selesai sekitar pukul 20.00 atau 21.00 WIB.

Terungkap, 3 Gadget BlackBerry 10 Berikutnya

Posted: 01 Apr 2013 09:58 AM PDT

KOMPAS.com — BlackBerry Z10 sudah meluncur. BlackBerry Q10 yang dilengkapi dengan keyboard QWERTY pun akan segera menyusul. Lalu, setelah dua smartphone itu, perangkat apa lagi yang dipersiapkan BlackBerry untuk mendorong platform BlackBerry 10?

Boleh jadi, tiga perangkat BlackBerry 10 berikutnya akan datang, salah satunya dalam bentuk tablet dan/ atau phablet.

Itulah yang terlihat dalam sebuah gambar "roadmap" BlackBerry 10 yang dikutip oleh CrackBerry.

Dalam screenshot roadmap itu tampak sebuah perangkat mirip tablet (dalam orientasi landskap) bernama "BB10 L" yang dijadwalkan untuk kuartal ketiga atau keempat 2013.

Sebelumnya, operator Sprint asal Amerika Serikat memang sempat dikabarkan bakal mendapat perangkat BlackBerry touchscreen selain Z10 yang sudah tersedia.

Setelah itu, masih menurut screenshot yang sama, sekitar akhir 2013 atau awal 2014 ada perangkat BlackBerry lain bernama "U10" yang akan dirilis. Bentuknya digambarkan mirip perangkat phablet dengan layar berukuran besar. Terakhir, ada perangkat "R10" yang dilengkapi keyboard.

Roadmap ini belum tentu menggambarkan keadaan yang sebenarnya. BlackBerrry sendiri belum merinci perangkat BlackBerry 10 seperti apa yang bakal menyusul Z10 dan Q10.

Yang jelas, produsen asal Kanada tersebut sempat mengatakan bakal menawarkan sejumlah model BlackBerry 10 pada konsumen, baik dari tipe full-touch maupun dengan keyboard

Hak Paten iPad Mini Ditolak

Posted: 01 Apr 2013 08:02 AM PDT

Kantor Hak Paten Amerika Serikat dilaporkan menolak permintaan Apple atas merek dagang iPad Mini.

Aplikasi merek dagang untuk produk tablet populer ini ditolak karena namanya dianggap tidak memiliki arti yang unik dan ''hanya deskriptif'', demikian isi pernyataan Kantor Hak Paten dan Merek Dagang AS.

Keputusan Kantor Paten AS ini keluar pada Januari lalu tetapi baru diumumkan baru-baru ini.

Dalam keputusannya disebutkan bahwa ''aplikasi merek dagang hanya menggambarkan fitur atau karakteristik barang yang diajukan''.

Istilah ''mini'' dan ''pad'' dan awalan ''i-'', semuanya deskripsi.

Tidak bermakna

Baik sebagai istilah individual atau gabungan - iPad mini - tidak menciptakan makna, unik, aneh, atau non-deskriptif dalam kaitannya dengan barang perangkat genggam kecil komputer tablet yang mampu memberikan akses internet, demikian isi keputusan tersebut.

Tetapi Apple masih memiliki waktu hingga Juli untuk mengajukan banding ke Kantor Hak Paten dengan mengajukan bukti bahwa tablet yang lebih kecil ini memiliki perbedaan yang signifikan dengan saudara besarnya.

Produk tablet Apple saat ini masih populer di pasar dengan nilai penjualan pada kuartal lalu hingga Januari 2013 mencapai 22,9 juta iPad dan iPad mini.

Apple sendiri terlibat serangkaian perebutan hak paten dengan beberapa perusahaan pesaingnya.

Mereka memenangkan sebuah kasus paten dengan pesaing utamanya dari Korea, Samsung, pada akhir tahun lalu tetapi di bulan Maret 2013 hakim pengadilan AS memerintahkan pemotongan keuntungan Apple sebesar 40% dari jumlah ganti rugi sebesar 1 miliar dollar AS dan menyiapkan sidang baru untuk menilai kembali tingkat kerusakan yang ditimbulkan. 

10 Orang Paling Kreatif di Dunia Teknologi

Posted: 01 Apr 2013 06:53 AM PDT

KOMPAS.com — Industri teknologi dan informasi diyakini sebagai gudangnya orang kreatif. Buktinya, ada banyak produk dan layanan inovatif terlahir dari industri ini.

Dari sekian banyak orang kreatif dalam bidang teknologi, BusinessInsider membuat daftar orang-orang paling kreatif dalam bidang tersebut.

Termasuk 10 orang di dalamnya adalah Jony Ive, Gabe Newell, Julie Uhrman, Yves Behar, Doug Cutting, Jack Dorsey, Perry Chen, Sebastian Thrun, Alex Kipman, dan Anne Wojcicki.

1. Jony Ive

Jony Ive adalah Senior Vice President of Industrial Design di Apple. Di perusahaan yang didirikan oleh Steve Jobs tersebut, Ive memimpin para desainer hardware dan software.

Sebagai kepala desainer, dia bertanggung jawab atas penampilan produk-produk andalan Apple, seperti MacBook, iPod, iPhone, dan iPad. (Baca profil lengkapnya di artikel ini)

2. Gabe Newell

Gabe Newell adalah miliarder sekaligus pendiri dan bos perusahaan game, Valve Software. Valve menjadi beken berkat berbagai game besutannya, termasuk Half-Life dan Portal.

Perusahaan yang didirikan Newell pada 1996 ini mengaku diisi oleh orang-orang yang termotivasi untuk menciptakan produk-produk keren.

Selain Valve, Newell juga melahirkan Steam, sebuah situs online social game yang menampung ribuan judul game dan puluhan juta gamer sebagai anggotanya.

3. Perry Chen

Perry Chen adalah pendiri dan CEO Kickstarter, sebuah platform penggalangan dana (crowdfunding) untuk berbagai proyek kreatif, seperti proyek pembuatan film, game, musik, serta proyek desain dan teknologi.

Chen mendapat ide untuk memulai Kickstarter ketika dia ingin mengadakan sebuah konser tetapi kesulitan mengumpulkan dananya.

Dia lantas berpikir akan menyenangkan jika orang-orang bisa membantunya menggalang dana untuk konser tersebut dengan membeli tiket untuk diri mereka sendiri. Ternyata, konsep crowdfunding yang diterapkan Chen untuk Kickstarter berhasil. Kini, banyak startup lain yang juga menerapkan konsep serupa.

4. Julie Uhrman

Julie Uhrman sudah lama berkecimpung dalam industri game di Amerika. Dia pernah menjadi eksekutif di sejumlah perusahaan game ternama, seperti Vivendi Universal, IGN, dan GameFly. Uhrman adalah pendiri dan CEO Ouya, perusahaan pengembang konsol game berbasis Android.

Untuk mengembangkan konsol game baru ini, Uhrman menggandeng Yves Behar, desainer kondang yang juga merupakan pendiri perusahaan desain dan branding, Fuseproject. Untuk menggalang dana (crowdfunding) bagi proyek ini, Uhrman juga bekerja sama dengan Kickstarter.

5. Yves Behar

Yves Behar adalah desainer yang mendirikan Fuseproject, perusahaan yang bergerak dalam dunia desain dan branding. Fuseproject sudah menangani desain beragam produk, seperti produk olahraga dan fashion. Behar pun telah terlibat dalam berbagai proyek TI.

Salah satunya adalah proyek One Laptop Per Child yang dirintis oleh Nicholas Negroponte. Dalam proyek tersebut, Behar mendesain "XO" atau "laptop seratus dollar" yang pertama.

6. Doug Cutting

Doug Cutting mengundurkan diri dari Yahoo! untuk merintis Cloudera, sebuah perusahaan pengembang peranti lunak open source. Sebagai kepala arsitek di Cloudera, dia menciptakan Hadoop, sebuah teknologi "big data" yang kini digunakan oleh ribuan perusahaan.

Selain dikenal karena kontribusinya dalam berbagai proyek open source bagi dunia enterprise, Cutting juga dikenal sebagai pencipta mesin pencari open source, yakni Lucene dan Nutch. Saat ini, Cutting menjabat sebagai pemimpin di Apache Foundation.

7. Jack Dorsey

Jack Dorsey adalah co-founder dan mantan CEO Twitter.

Setelah sukses dengan Twitter, Dorsey mendirikan Square dan memimpin startup (perusahaan rintisan) yang bergerak dalam bidang mobile payment itu.

Square adalah aplikasi mobile payment berbasis iOS, yang dapat mengubah iPhone atau iPad menjadi sebuah mesin kasir.

8. Sebastian Thrun

Google Car, mobil yang bisa berlari sendiri tanpa dikemudikan oleh manusia, merupakan salah satu teknologi futuristik yang tengah dikembangkan oleh Google.

Sebastian Thrun adalah orang yang bertanggung jawab mewujudkan mobil itu menjadi kenyataan. Thrun dikenal sebagai "dewa" di bidang robotika dan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI).

Dia pula yang mendirikan Google X, lab tempat Google mengembangkan berbagai teknologi masa depannya. Google X dipimpin langsung oleh co-founder Google, Sergey Brin. Sebagai Vice President dan partner Google, Thrun masih sempat mengajar dan memimpin departemen AI di Standford University.

9. Alex Kipman

Alex Kipman adalah orang yang mengembangkan Kinect, sensor gerak yang ditanamkan dalam konsol game Xbox 360 besutan Microsoft.

Butuh waktu tujuh tahun bagi Kipman dan timnya untuk mengembangkan teknologi tersebut.

Selain mengembangkan Kinect, Kipman juga banyak mengembangkan produk-produk penting lainnya di Microsoft.

10. Anne Wojcicki

Anne Wojcicki adalah seorang ahli biologi sekaligus co-founder 23andMe, sebuah perusahaan bioteknologi yang aktif dalam berbagai riset untuk membantu orang-orang yang berisiko menderita penyakit-penyakit genetika, seperti kanker, diabetes, dan Parkinson.

Wojcicki adalah istri dari co-founder Google, Sergey Brin. Bersama timnya, Wojcicki berhasil membuat temuan mengenai gen yang dapat mengurangi risiko orang terkena Parkinson.

No comments:

Post a Comment