Showing posts with label Kompas-Bola. Show all posts
Showing posts with label Kompas-Bola. Show all posts

KOMPASbola


KOMPASbola


Posted: 17 Nov 2012 08:20 PM PST
TURIN, KOMPAS.com - Pelatih Lazio, Vladimir Petkovic, mengaku dirinya memang mengistruksikan timnya bermain bertahan saat berhasil menahan imbang Juventus 0-0 di Juventus Stadium, Sabtu (17/11/2012). Pasalnya, menurut pelatih berusia 49 itu Juventus terlalu kuat.
Menurut catatan Lega Serie-A, selama pertandingan, Juventus menguasai bola 56 persen dan menciptakan enam peluang mengarah ke gawang dari 21 spekulasi. Sedangkan, Lazio hanya memiliki lima kesempatan, tanpa satu pun mengarah tepat sasaran.
"Ya, kami berhasil melewati tes itu dan saya senang, meski kami menderita terlalu banyak tekanan di barisan pertahanan," ujar Petkovic seperti dilansir Football Italia.
"Kami coba menyerang beberapa kali, tapi Juventus terlalu kuat dan mampu membuat kami berada dalam tekanan sepanjang pertandingan," katanya lagi.
Petkovic secara khusus memberikan apresiasi terhadap penampilan barisan belakang, khususnya kiper Federico Marchetti yang tampil sangat baik dalam laga tersebut. Meskipun, menurut pelatih asal Bosnia ini, skuadnya bisa tampil lebih baik di 10 menit terakhir.
"Mustahil memasuki area penalti juventus, karena mereka tampil sangat agresif dan layak mendapat pujian atas penampilannya. Tapi, ini poin yang bagus untuk menambah kepercayaan diri dan memperbaiki posisi kami di klasemen," pungkas Petkovic.
Dengan hasil ini, Lazio masih berada di peringkat kelima dengan 22 poin atau tertinggal sembilan angka dari Juventus yang masih berada di puncak klasemen sementara Serie-A.
Posted: 17 Nov 2012 07:14 PM PST
NORWICH, KOMPAS.com - Pelatih Manchester United, Sir Alex Ferguson memuji barisan pertahanan Norwich yang berhasil membuat timnya frustasi sehingga menelan kekalahan 0-1 dalam laga pekan ke-12 Premier League, Sabtu (17/11/2012).
Dalam laga itu, MU sebenarnya mampu menguasai pertandingan. Namun, karena rapatnya barisan belakang Norwich sejumlah peluang "Setan Merah" sia-sia. Sebaliknya, "The Cannaries" yang lebih banyak mengandalkan serangan balik berhasil mencuri gol melalui Anthony Pilkington pada menit ke-60.
"Anda harus memberi pujian kepada cara Norwich bertahan. Mereka bertahan total untuk tetap selamat dalam pertandingan malam ini," ujar Ferguson seperti dilansir BBC.
Menurut catatan Soccernet, sepanjang pertandingan, MU menguasai bola sebanyak 62 persen dan menciptakan lima peluang emas dari 12 spekulasi. Di lain pihak, tim tuan rumah melepas empat tembakan akurat dari 11 percobaan.
"Satu-satunya peluang hanya kami dapatkan pada babak pertama. Kiper mereka juga tampil baik di laga malam ini. Kami berhasil menekan, tapi gagal mendapatkan gol yang kami butuhkan," tutur Ferguson.
Posted: 17 Nov 2012 07:00 PM PST
LIVERPOOL, KOMPAS.com - Pelatih Liverpool, Brendan Rodgers, menilai penyerang Luis Suarez adalah ahlinya soal menembak jitu, setelah Suarez mencetak dua gol yang ikut menentukan kemenangan Liverpool 3-0 atas Wigan Athletic, di Anfield, Sabtu (17/11/2012). Meski begitu, ia menilai kemenangan itu adalah buah kerja tim.
"Menurut saya, tim bermain luar biasa, terutama di babak kedua. Luis mencetak gol dengan sangat baik, pergerakannya luar biasa, tetapi hari ini yang paling jelas adalah tim. Etos dan semangat tim, tekanan yang kami lakukan sebagai tim sangat kuat. Ini adalah sukses untuk semua orang dan saya sangat gembira dengan performa tadi," ujar Rodgers.
"Kami bermain sebagai tim. Luis adalah bagian yang sangat besar dari itu dan Anda melihat gol-golnya hari ini. Ia adalah ahlinya dalam hal menembak jitu, luar biasa dan jelas kami tergerak olehnya. Namun, etos ada pada tim dan menurut saya, tim sangat bagus hari ini," tambahnya.
Suarez membobol gawang Wigan pada menit ke-47 dan ke-58. Satu gol lain diciptakan Jose Enrique pada menit ke-65. Berkat kemenangan itu, Liverpool duduk di peringkat ke-11 dengan nilai 15, kalah delapan angka dari West Bromwich Albion, di tempat keempat.
Posted: 17 Nov 2012 06:54 PM PST
BARCELONA, KOMPAS.com - Barcelona nyaman sementara ungguli sang tamu, Real Zaragoza, dengan skor 2-1 di Stadion Camp Nou, Sabtu atau Minggu (18/11/2012), dalam laga pekan ke-12 Liga BBVA.
Barcelona butuh sembilan menit untuk mendapatkan peluang pertama. Dari sayap kiri, Jordi Alba mengirimkan umpan kepada Andres Iniesta. Pemain Terbaik Eropa 2012 itu pun melesatkan bola dengan kaki kanannya, namun terhalang pertahanan rapat Zaragoza.
Setelah itu, kedua tim saling mengimbangi, meski "El Barca" masih dominan dengan bola dari kaki ke kaki. Hasilnya terlihat pada menit ke-16. Berkat umpan Alba, Lionel Messi menggiring bola mengiris pertahanan Zaragoza dan menaklukkan kiper Roberto Gago.
Pada menit ke-22, Zaragoza mendapatkan peluang bagus. Menyambut umpan lambung Franco Zuculini di depan gawang Victor Valdes, Francisco Montanes melepas tembakan kaki kiri dari jarak dekat. Sayang, bola masih melenceng ke kiri.
Dua menit kemudian, Zaragoza mendapatkan gol penyama kedudukan. Montanes kali ini tak menyia-nyiakan peluang di depan gawang. Bola liar mendatar hasil sepak pojok, dilesakkannya dengan sepakan keras dan membentur kaki Carles Puyol. Bola berbelok ke sebelah kanan dan Valdes pun terpedaya.
Barca hanya butuh empat menit untuk kembali berada di atas angin. Adalah Messi yang mengiris sisi kanan jantung Zaragoza dan mengirimkan umpan mendatar ke mulut gawang. Alex Song pun dengan mudah melesakkan bola yang sempat mengenai kaki sejumlah pemain Zaragoza yang berada di kotak 16. Raksasa Catalan pun unggul 2-1.
Hingga arbitro Ayza Games meniupkan peluit turun minum, "Blaugrana" sukses mempertahankan keunggulannya atas Zaragoza.
Susunan Pemain
Barcelona (4-3-3):
1-Victor Valdes; 19-Martin Montoya, 3-Gerard Pique, 5-Carles Puyol, 18-Jordi Alba; 25-Alex Song, 6-Xavi, 8-Andres Iniesta; 7-David Villa, 10-Lionel Messi, 17-Pedro
Cadangan: 13-Jose Manuel Pinto, 2-Dani Alves, 15-Marc Bartra, 4-Cesc Fabregas, 12-Jonathan Dos Santos, 14-Javier Mascherano, 37-Cristian Tello
Pelatih: Tito Vilanova
Zaragoza (4-4-2): 1-Roberto Gago; 3-Javier Paredes, 4-Alvaro, 6-Bayon Samuel, 22-Adam Pinter; 2-Jose Maria Movilla, 11-Francisco Montanes, 20-Franco Zuculini, 32-Victor Rodriguez; 7-Carlos Aranda, 10-Apono
Cadangan: 25-Leo Franco, 27-Hector, 12-Romaric, 17-Stefan Babovic, 18-Lucas Wilchez, 8-Edu Oriol, 9-Helder Postiga
Pelatih: Manuel Jimenez
Wasit: Ayza Gamez
Posted: 17 Nov 2012 06:36 PM PST
LONDON, KOMPAS.com - Sempat tertinggal 0-1, Arsenal mengakhiri laga Premier League melawan Tottenham Hotspur dengan kemenangan 5-2, di Emirates, Sabtu (17/11/2012). Semua gol Arsenal tercipta setelah penyerang Tottenham, Emmanuel Adebayor menerima kartu merah karena melanggar Santi Cazorla, pada menit ke-17.
"Tottenham memulai pertandingan dengan baik. Kami agak gugup dan (Tottenham) mencetak gol ketika kami melakukan kesalahan di belakang dan sebuah peluang untuk mencetak gol kedua. Ini tampak seperti pertandingan liga yang terakhir, tetapi kemudian muncul titik balik ketika Adebayor menerima kartu merah," ujar Wenger.
"(Kartu merah) itu jelas mengubah pertandingan karena Adebayor memulai pertandingan dengan bagus. Ia lincah. Saya sama sekali tak berpikir kami memenangi pertandingan ketika ia menerima kartu merah," lanjutnya.
Gol Tottenham dicetak oleh Adebayor pada menit ke-10 dan Gareth Bale pada menit ke-71. Sementara gol Arsenal diciptakan Per Mertesacker (24), Lukas Podolski (42), Olivier Giroud (45+1), Santi Cazorla (60), dan Theo Walcott (90+1).
"Kami bangkit dan mendapatkan apa yang kami inginkan, yaitu memenangi pertandingan. Melawan sepuluh orang tak selalu mudah. Kami telah memenangi sejumlah pertandingan ketika bermain dengan 10 orang. Menurut saya, (melawan 10 orang) bisa menjadi lebih sulit karena mereka bisa bertahan dan menunggu kami. Namun, kami punya kualitas dan pergerakan untuk bermain menerobos barisan mereka dan menciptakan peluang," ulas Wenger.
"Ada sejumlah penampilan ofensif individu yang luar biasa. Pada babak kedua, Anda bisa lihat bahwa kepercayaan diri belum sepenuhnya muncul. Semoga, hasil ini akan membantu kami," tambahnya.
Mengenai performa Walcott dan negosiasi kontrak baru yang belum tuntas, Wenger mengatakan, "Saya percaya ia bekerja dengan sangat baik. Saya belum berubah pikiran mengenai dirinya. Saya selalu mengatakan saya ingin mempertahankannya dan kami akan berusaha mencapai kesepakatan. Kami belum mencapainya, tetapi kami terus berusaha. Ia tak bermain seperti orang yang ingin pergi dan saya tak bersikap seperti orang yang ingin ia pergi, karena ia bermain."
Posted: 17 Nov 2012 06:31 PM PST
NORWICH, KOMPAS.com - Manchester United (MU) gagal menggeser Manchester City di puncak klasemen sementara Premier League setelah dikalahkan Norwich 0-1 dalam lanjutan Premier League di Stadion Carrow Road, Sabtu (17/11/2012). Satu-satunya gol kemenangan tuan rumah dicetak Anthony Pilkington pada menit ke-60.
Dengan hasil ini, MU harus puas di posisi kedua dengan 27 poin atau tertinggal satu angka dari City di puncak klasemen sementara Premier League. Sedangkan, Chelsea menguntit di peringkat tiga dengan poin 24.
Di menit-menit awal kedua tim bermain dengan tempo lambat. Meski lebih diunggulkan, MU terlihat kesulitan menembus rapatnya barisan pertahanan tuan rumah. Sedangkan, Norwich mampu melakukan serangan balik yang beberapa kali cukup merepotkan barisan pertahanan MU.
Di babak pertama ini, MU menciptakan dua peluang bersih melalui Robin van Persie pada menit kesepuluh dan 40. Akan tetapi, dua peluang yang didapat striker asal Belanda itu masih belum membuahkan hasil karena masih dapat digagalkan barisan belakang Norwich.
Sedangkan, Norwich juga beberapa kali mendapatkan kesempatan mencetak gol. Salah satu peluang terbaik diperoleh Grant Holt pada menit ke-38. Beruntung bek Chris Smalling dengan sigap mampu mengantisipasi umpan terarah Robert Snodgrass kepada Holt.
Selepas turun minum, permainan kedua tim tidak berubah. MU masih kesulitan menembus pertahanan rapat Norwich yang menurunkan hingga sembilan pemainnya saat RvP dan kawan-kawan membangun serangan. Sementara, tim tuan rumah tetap mengandalkan serangan balik yang cepat.
Pilkington berhasil mengejutkan pendukung tim tamu setelah berhasil membuka skor untuk Norwich 1-0. Berawal dari umpan silang Javier Garrido dari sisi kiri, Pilkington kemudian melepaskan sundulan yang bolanya mengarah dan masuk ke pojok kiri gawang tanpa mampu dihalau kiper Anders Lindegaard.
Tertinggal, pelatih MU, Sir Alex Ferguson kemudian memasukan Paul Scholes dan Danny Welbeck untuk menambah daya gedor skuadnya. Welbeck sempat mendapat peluang pada menit ke-76. Sayang, sundulannya masih dapat diantisipasi barisan belakang Norwich sehingga hanya melebar di sisi kiri gawang Ruddy.
MU terus menekan untuk menyamakan kedudukan. Namun, rapatnya barisan pertahan  "The Canaries" membuat sejumlah usaha "Setan Merah" tidak dapat dikonversikan menjadi gol. Hingga akhir pertandingan, skor 1-0 untuk tuan rumah pun bertahan.
Menurut catatan Soccernet, sepanjang pertandingan, MU menguasai bola sebanyak 62 persen dan menciptakan lima peluang emas dari 12 usaha. Adapun tim tuan rumah melepaskan empat tembakan akurat dari 11 percobaan.
Susunan Pemain:
Norwich:
1-John Ruddy, 3-Steven Whittaker, 5-Sebastien Bassong, 6-Michael Turner, 18-Javier Garrido, 4-Bradley Johnson, 7-Robert Snodgrass, 12-Anthony Pilkington, 14-Wesley Hoolahan (8-jonathan Howson 83), 27-Alexander Tettey, 9-Grant Holt (16-Steve Morison 83).
MU: 13-Anders Lindegaard, 2-Rafael, 3-Patrice Evra, 5-Rio Ferdinand (8-Anderson 83), 12-Chris Smalling, 7-Antonio Valencia (22-Paul Scholes 69), 11-Ryan Giggs, 16 -Michael Carrick, 18-Ashley Young, 14-Javier Hernández (19-Danny Welbeck 69), 20-Robin van Persie.
Wasit: Anthony Taylor.

KOMPASbola


KOMPASbola


Posted: 16 Nov 2012 08:02 PM PST
DORTMUND, KOMPAS.com — Pelatih Borussia Dortmund, Juergen Klopp, terkejut saat diberi tahu tengah dibidik dua klub kondang Premier League.
"Aneh melihat nama saya dihubungkan dengan Chelsea dan Liverpool," ucap Klopp yang dikutip France Football, Jumat (16/11/2012).
"Juergen Klopp, lahir di kota antah berantah, jadi kandidat dua tim besar Inggris. Kedengarannya bagus. Media Inggris bilang saya dapat berhasil menuju ke sana, tetapi kalau Anda cermat melihatnya, jawabannya adalah tidak," tegas Klopp.
Pria berusia 45 tahun itu sukses membangkitkan kembali kejayaan Dortmund. Dalam dua Bundesliga terakhir, "Die Schwarzgelben" berhasil menjadi juara, bahkan juga meraih kampiun Piala Jerman pada musim lalu.
"Saya berada di bawah kontrak dengan Dortmund dan tak ada peluang untuk meninggalkannya. Saya memang mengagumi sepak bola Inggris, tetapi saya telanjur bersama klub besar Eropa dan saya merasa baik-baik saja," tandas Klopp.
Mungkin saja, ia sudah meresapi luar dalam jargon Dortmund yang berbunyi echte liebe. Cinta sejati.
Posted: 16 Nov 2012 07:43 PM PST
SINSHEIM, KOMPAS.com — Penggawa Hoffenheim, Boris Vukcevic, akhirnya tersadar dari koma yang telah dideritanya selama tujuh pekan, Jumat (16/11/2012).
Seperti dilansir Bild, pihak Hoffenheim memberi penyataan resmi bahwa Vukcevic telah tersadar selama beberapa jam serta dapat berkomunikasi dengan keluarganya.
Perawatan terhadap pemain tim nasional Jerman U-21 tersebut masih berlangsung. Namun, akibat cedera serius pada kepalanya, masih belum dapat dipastikan kapan Vukcevic akan pulih sepenuhnya.
Kedua orang tua lelaki berusia 22 tahun itu, Dagan dan Sonja, mengungkapkan rasa syukur atas pulihnya sang putra.
"Kami meminta semua pihak memberinya waktu untuk memulihkan diri," ungkap keduanya.
Petinggi Hoffenheim, Andreas Mueller, pun mengungkapkan kegembiraannya.
"Kami sangat senang atas kondisi Boris yang membaik. Tentu saja para rekan seklubnya akan menjenguknya," kata Mueller.
"Yang terpenting, Boris dapat segera pulih sepenuhnya. Kami juga bersimpati untuk keluarganya," sambungnya.
Vukcevic telah 78 kali memperkuat klub Bundesliga itu, sebelum terlibat kecelakaan saat mengemudikan Mercedes Benz C63-nya pada 28 September lalu dan kemudian menabrak truk 40 ton dari arah berlawanan.
Sebelum mengalami koma, Vuckevic sempat menjalani operasi selama tiga jam.
Posted: 16 Nov 2012 06:56 PM PST
LONDON, KOMPAS.com — Masa depan Theo Walcott bersama Arsenal masih gelap. Manajer Arsene Wenger mengaku setiap hari melakukan negosiasi.
"Kami mencoba berdiskusi lebih jauh, tetapi belum ada perkembangan baru," tegas Wenger, Jumat (16/11/2012).
Dari sejumlah laporan media Inggris, pria berusia 23 tahun itu tengah dihukum akibat tak berkomitmen terhadap "The Gunners", klub yang dihuninya sejak berpindah dari Southampton pada 2006 dengan banderol lima juta pounds (sekitar Rp 60 miliar).
Kontrak Walcott akan berakhir pada Mei 2013 dan Wenger berjanji akan menyelesaikannya pada Natal nanti. Arsenal sendiri berambisi memperpanjang kontrak Walcott, terutama setelah kehilangan ikon sekaliber Robin van Persie. Problem RvP dan Walcott sama, yaitu tak kunjung membukukan kesepakatan baru dan Arsenal pun mau tak mau melegonya jika masih ingin mendapatkan dana segar nan besar.
Musim ini, Walcott tampil dalam 14 laga dan semuanya berstatus sebagai pemain pengganti. Itu saja ia masih dapat menyumbangkan delapan gol. Jadi, bisa dibayangkan seberapa krusial peran Walcott di lini depan Arsenal.
Posted: 16 Nov 2012 06:46 PM PST
MANCHESTER, KOMPAS.com — Roberto Mancini membantah berita bahwa Manchester City akan membeli servis Luis Suarez, Januari nanti.
"Itu tak benar, saya tak tahu. Kami punya tim yang bagus dan kami tak perlu membeli pemain pada Januari nanti," tegas Mancio, sapaan Mancini, Jumat (16/11/2012).
Sejak Kamis (15/11/2012), sejumlah media gencar memberitakan bahwa "Manchester Biru" akan segera mendaratkan striker Uruguay andalan Liverpool itu. Hingga pekan ke-11 Premier League, Suarez telah mengepak delapan gol dan bertengger sebagai pemuncak daftar top scorer bersama bomber Manchester United, Robin van Persie.
"Kami tak dapat membeli Suarez atau pemain lainnya. Pasalnya, kami sudah memiliki empat striker dan Suarez bermain untuk Liverpool," tambah Mancio. Artinya, "The Reds" kecil kemungkinan melepas bomber andalannya ke rival terberat di Inggris. Lagi pula, Liverpool juga tengah krisis striker. Hanya Suarez yang dianggap paling mampu membobol gawang lawan.
Rumor lainnya, Mario Balotelli tengah dipertimbangkan City untuk dilego, setelah pemain Italia itu hanya menyaksikan dari bangku cadangan ketika timnya melibas Tottenham Hotspur 2-1, Minggu lalu.
"Mario tak bermain itu karena saya yang menentukan. Saya punya 20 pemain dan jika ada yang tak bekerja dengan baik, ia tak pantas turun ke lapangan. Sejumlah pemain berperforma lebih baik ketimbang Mario dan ia harus minggir ke bangku cadangan," tutur Mancio tanpa tedeng aling-aling.
Posted: 16 Nov 2012 06:34 PM PST
LONDON, KOMPAS.com — Bos Chelsea, Roberto Di Matteo, memberi konfirmasi lama absen John Terry setelah kapten "The Blues" itu dibekap cedera lutut saat menghadapi Liverpool, Minggu (11/11/2012).
"JT (sapaan Terry) akan absen tiga pekan," tegas Di Matteo, Jumat (16/11/2012).
Dalam laga itu, Terry sempat mencetak gol pembuka pertandingan, tetapi akhirnya harus keluar lapangan setelah bertabrakan dengan Luis Suarez. Ia digantikan Gary Cahill dan akhirnya Suarez berhasil menyamakan kedudukan pada babak kedua.
"Untungnya, cedera (Terry) itu tak separah dugaan sebelumnya. Itu MCL (otot ligamen tengah) yang tertarik," ucap Di Matteo.
Namun, manajer asal Italia itu mengeluhkan ketidakhadiran Terry. Maklum saja, pria berusia 31 tahun itu baru saja selesai menjalani skors empat pertandingan dari Federasi Sepak Bola Inggris (FA).
"Kami kecewa harus kehilangannya lagi, setelah baru saja diperbolehkan turun gelanggang kembali. Sekarang adalah masa krusial musim ini bagi kami. Itu yang disayangkan," tandas Di Matteo.
Selain itu, "London Biru" masih harus kehilangan Frank Lampard. Deputi kapten Chelsea itu belum fit kondisinya dari cedera betis dan harus absen tiga pekan.
"Kami harus berhati-hati dengan cederanya karena kami tak ingin mempertaruhkan segala risiko. Kami akan memastikan 100 persen ia memang siap kembali bermain. Tak akan lama lagi," papar Di Matteo lagi.
Posted: 16 Nov 2012 06:10 PM PST

PORNCHAI KITTIWONGSAKUL / AFP
Bintang futsal Brasil, Falcao, melakukan tendangan gunting saat berlaga melawan Kolombia di semifinal Piala Dunia Futsal 2012 di Indoor Stadium Huamark, Bangkok, Thailand, Jumat (16/11/2012). Brasil akhirnya menang 3-1 dan menantang Juara Eropa, Spanyol, di partai puncak.
BANGKOK, KOMPAS.com — Dua favorit juara Piala Dunia Futsal 2012, Spanyol dan Brasil, melenggang ke partai puncak setelah mengempaskan lawan masing-masing di semifinal di Indoor Stadium Huamark, Jumat (16/11/2012).
Pada babak empat besar, "La Furia Roja" melibas Italia 4-1.
Tiga gol kemenangan juara Eropa itu disunting dari gol bunuh diri pemain Italia, Saad Assis, pada menit kesembilan, Alemao (menit ke-30), Lozano (34), dan Lin (38). Sementara "Gli Azzurri" memperkecil kekalahan melalui Alex Merlim (30).
"Selamat untuk Spanyol. Mereka terbukti sebagai tim kuat dan layak melangkah ke final," sanjung Pelatih Italia, Roberto Menicheli, seusai pertandingan.
Laga melawan tim "Negeri Spageti" itu adalah partai ke-50 Spanyol di Piala Dunia Futsal dan 40 di antaranya sukses diakhiri dengan euforia kemenangan.
Di semifinal lain yang berlangsung di tempat yang sama, Brasil sukses mengatasi perlawanan Kolombia 3-1.
Dua dari tiga gol kemenangan pasukan Marcos Sorato disumbangkan Gabriel (menit kesatu dan ke-28) dan dilengkapi bunuh diri pemain Kolombia, Jonathan Toro (29). Ironisnya, Toro pula yang mencetak gol bagi Kolombia pada menit ke-18.
Dalam final yang akan berlangsung Minggu (18/11/2012) besok, Spanyol akan meladeni Brasil pada kickoff yang dijadwalkan pada pukul 19.30 waktu Bangkok, setelah 2,5 jam sebelumnya Italia dan Kolombia berjibaku memperebutkan peringkat ketiga. Dua partai pamungkas Piala Dunia Futsal 2012 itu akan dilangsungkan di Indoor Stadium Huamark.

KOMPASbola


KOMPASbola


Posted: 15 Nov 2012 12:30 PM PST
NEW YORK, KOMPAS.com - Legenda hidup Manchester United, Eric Cantona (46), membuka peluang untuk menjadi suksesor Sir Alex Ferguson. Kendati demikian, Cantona sebenarnya berharap Ferguson bisa selamanya melatih "Red Devils".
Karier Cantona di Old Trafford tak begitu lama, hanya lima tahun. Akan tetapi, fans "Setan Merah" sudah memberikan apresiasi besar kepada Cantona dengan menjulukinya "The King". Kecintaan publik Old Trafford kepadanya telah membuat Cantona jatuh hati dan selalu merasa dekat dengan MU.
Berikut wawancara Cantona dilansir Mirror Football, Rabu (14/11/2012):
Apa tanggapan Anda mengenai Sir Alex Ferguson yang sebentar lagi menginjak usia 71 tahun?
"Dia masih muda dan memiliki banyak energi. Dia juga mencintai pertandingan serta masih bisa memberikan suatu hal lebih banyak lagi. Saya suka menonton MU memenangi suatu trofi. Dan, saya ingin Ferguson menjadi manajer MU selamanya."
Mengapa Anda begitu ingin melihat Ferguson di MU dalam waktu lama?
"Ferguson seorang pemenang. Itulah alasan dia memenangi banyak gelar. Luar biasa saat bersama dengannya. Pertandingan berikut selalu seperti pertandingan perdana dalam karier pemain. Dia memberikan pemain semangat, kecintaan dalam pertandingan, dan mental pemenang."
Apakah Anda berminat menjadi manajer MU suatu saat nanti?
"Seperti sebuah ungkapan, 'saat burung camar mengikuti sebuah kapal, karena burung tersebut berpikir ada banyak ikan sarden yang akan dilempar ke lautan'. Saya jelas siap. MU selalu spesial. Tetapi, saat ini saya bekerja di New York Cosmoc. Jika ada suatu hari nanti (melatih MU), mengapa tidak?"
Mengapa Anda pensiun begitu cepat pada usia 31 tahun. Sementara, Ryan Giggs dan Paul Scholes saat ini masih bermain untuk MU?
Giggs dan Scholes berbeda. Sementara saya, ketika berusia 20 tahun, saya pernah mengatakan jika kehilangan gairah bermain, maka saya akan berhenti. Masih tetap bermain dan memiliki semangat (seperti Giggs dan Scholes), itu bagus. Saya juga senang jika memiliki hal tersebut. Tetapi, saya telah kehilangannya dan memutuskan pensiun.
Peran Wayne Rooney saat ini mirip dengan peran yang Anda mainkan ketika masih di MU?
"Peran bermain di lapangan bukan sesuatu yang pemain minta. Pemain harus mendapatkannya dan butuh seseorang sebagai pendorong. Saya sangat bangga bermain dengan peran itu. Sungguh hebat. Ferguson memberikan saya kebebasan di lapangan. Tetapi, saya butuh waktu. Ferguson menciptakan peran tersebut untuk saya. Ini juga tergantung dengan taktik tim. Apa yang dibutuhkan dari pemain."
Momen terbaik Anda selama di MU?
"Kenangan terbaik saya terjadi ketika kami memenangi gelar ganda (Premier League dan Piala FA musim 1993-94) dengan para pemain muda. Itu hebat memenanginya dengan pemain-pemain baru. Pemain baru semusim di klub dan mereka sangat hebat."
Tanggapan Anda mengenai gelar Premier League yang musim lalu dimenangi Manchester City?
"Roberto Mancini memiliki banyak pengalaman ketika masih bermain dan menjadi manajer. Para pemain City juga banyak pengalaman, tapi tidak di sepak bola Inggris. Jadi, gelar tersebut cukup mengejutkan saya."
Apa kegiatan Anda sekarang di New York Cosmos?
"Saya hanya perlu mengekspresikan diri soal apa yang saya lakukan. Hari ini saya bertindak, besok bisa menjadi sesuatu yang lain."
Posted: 15 Nov 2012 12:28 PM PST
AFP
Penyerang Argentina, Lionel Messi (kedua dari kanan), pada pertandingan persahabatan melawan Arab Saudi, di King Fahd International Stadium, Riyadh, Rabu (14/11/2012).
RIYADH, KOMPAS.com - Penyerang Argentina, Lionel Messi, mengaku sangat kecewa timnya bermain 0-0 dengan Arab Saudi, pada laga persahabatan, di King Fahd Stadium, Rabu (14/11/2012).
"Kami memberikan penampilan bagus. Disayangkan mengakhiri tahun seperti ini, setelah yang kami lakukan. Kami melakukan segala yang kami harus lakukan, sejak awal pertandingan. Sekalipun kami bermain lebih baik, kami tak menang," ujar Messi.
"Ini tak boleh terjadi lagi. Kami pergi dengan suasana hati buruk bersama tim nasional, kami harus menang dan kami tak menang. Semua pertandingan penting, termasuk persahabatan. Ini adalah tahun yang sangat baik, tetapi aku sangat marah dengan apa yang terjadi hari ini," tambahnya.
Pertandingan melawan Arab Saudi itu adalah pertandingan internasional terakhir Messi tahun ini. Sepanjang 2012 ini, Argentina meraih sejumlah kemenangan atas tim kuat, misalnya 4-1 atas Cile, 4-3 atas Brasil, 3-1 atas Jerman, dan 3-0 atas Uruguay.
Posted: 15 Nov 2012 11:59 AM PST
Posted: 15 Nov 2012 11:24 AM PST
Posted: 15 Nov 2012 11:06 AM PST
LONDON, KOMPAS.com - Kiper Tottenham Hotspur asal Perancis, Hugo Lloris, membuka kemungkinan untuk hijrah pada jendela transfer musim dingin, Januari mendatang. Keinginan tersebut terungkap usai Perancis menang 2-1 atas Italia di Stadion Ennio Tardini, Rabu atau Kamis (15/11/2012) dini hari WIB.
Sejak pindah ke "The Lilywhites", Lloris hanya menjadi pelapis kiper gaek asal Amerika Serikat, Brad Friedel. Bayangkan saja, penjaga gawang utama tim nasional Perancis itu hanya bermain sekali di kompetisi Premier League. Lloris lebih sering dimainkan saat Tottenham tampil di Liga Europa dan Piala Carling Inggris.
Kondisi tersebut sebenarnya tak membuat Lloris frustrasi. Namun, eks kiper Olympique Lyon dan OGC Nice itu membuka peluang untuk pindah, karena semua hal dianggap memungkinan terjadi.
"Aku tetap pesaing dan ingin berada di lapangan. Aku merasa lebih nyaman di klub, di mana aku telah sangat diterima dengan baik oleh para pemain, fans, dan orang-orang di klub," jelas Lloris kepada L'Equipe.
"Sekarang, Anda harus bertanya semua pertanyaan itu untuk manajer (Andre Villas-Boas). Seperti yang sudah aku katakan, aku merasa jauh lebih nyaman di klub. Namun, semuanya mungkin (terjadi)," lanjutnya.
Posted: 15 Nov 2012 10:51 AM PST
ROMA, KOMPAS.com - Gelandang AS Roma, Daniele De Rossi, menjalani pertemuan dengan petinggi "I Lupi", Walter Sabatini, di Kantor Roma di Stadion Olimpico, Kamis (15/11/2012). Hal itu diungkapkan Il Tempo.
Kabarnya, De Rossi berbicara 30 menit dengan Sabatini  mengenai tindakan yang dia lakukan pada laga "Derby della Capitale" yang memunculkan Lazio sebagai pemenang, akhir pekan lalu. Pada laga tersebut, De Rossi mendapatkan kartu merah akibat memukul kapten Lazio, Stefano Mauri.
Sabatini disinyalir akan memberikan De Rossi sanksi berupa denda karena tindakan tersebut. Tidak diketahui besaran denda yang dijatuhi "I Giallorosso". De Rossi sepertinya hanya dijatuhi denda, bukan pembekuan di skuad untuk sementara.
Hukuman ini semakin menjelaskan peran De Rossi yang semakin tergerus di bawah asuhan Zdenek Zeman. Bahkan, besar kemungkinan Roma sedang menunggu tawaran terbaik dari klub lain yang berniat memboyong wakil kapten Francesco Totti itu.
Posted: 15 Nov 2012 10:50 AM PST
NEW JERSEY, KOMPAS.com - Bek Paris Saint Germain (PSG), Thiago Silva, mengatakan mantan klubnya, AC Milan, tak pernah mengalami kesulitan menang seperti sekarang. Ia pun mengaku berharap Milan keluar dari masalah tersebut.
Milan telah melakoni 12 laga Serie-A 2012-2013 14 poin, hasil empat kali menang dan dua kali imbang. Mereka kalah 12 angka dari Napoli di peringkat ketiga.
"Tak mudah menilai dari luar, tetapi aku tak pernah melihat Milan seperti ini. Ini jelas tak terlihat seperti Milan, kalah enam kali dalam 12 pertandingan pertama liga, AKu berharap mereka bisa bangkit," ujar Silva.
"Aku akan selalu mendukung 'I Rossoeneri' karena aku sangat bahagia selama di klub itu," tambah pemain yang membela Milan sejak 1 Januari 2009 hingga dijual ke PSG pada 14 Juli 2012 itu.
Posted: 15 Nov 2012 10:38 AM PST
JAKARTA, KOMPAS.com — "Yang aku tanamkan adalah mimpi membela tim nasional. Itu yang membuat aku harus maksimal untuk mencapai mimpi tersebut."
Itulah pesan yang disampaikan bomber tim nasional Indonesia, Bambang "Bepe" Pamungkas, kepada 21 peserta Nike Elite Training Live dalam acara "Player Lounge Indonesia" di Senayan City, Kamis (15/11/2012). Bepe menjelaskan bahwa setiap pemain pasti memiliki cita-cita bermain di tim nasional (timnas) karena membela negara tidak bisa dinilai dengan apa pun.
"Tidak ada satu pun pemain yang menolak membela negara. Timnas adalah pencapaian tertinggi bagi seorang pemain. Suatu kebanggaan dan kehormatan. Ketika kali pertama membela tim nasional, aku menjaga kesempatan ini," tutur pemain berusia 32 tahun tersebut.
Bepe melakoni debutnya bersama timnas saat tampil dalam laga uji coba melawan Lithuania pada 17 Juli 1999. Bepe menjadi pencetak gol terbanyak bersama timnas dengan mengoleksi 38 gol dari 84 penampilan. Gol teranyar dilesakkan kapten Persija Jakarta ini saat melawan Timor Leste dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Gelora Bung Karno, Rabu (14/11/2012), sekaligus mengantarkan kemenangan bagi Indonesia dengan skor 1-0. Meski begitu, Bepe yang telah 13 tahun membela timnas itu berambisi memenuhi impiannya memberikan gelar juara bagi Indonesia.
"Jujur, aku sangat termotivasi. Sudah 13 tahun membela timnas, tapi aku belum pernah meraih gelar. Itu motivasi besar di AFF 2012," ungkap Bepe.
Hal senada disampaikan Irfan Bachdim. "Sama seperti Bambang, kalian jangan malas. Terus kejar mimpi dengan bekerja keras," tutur pemain keturunan Belanda tersebut.
Selain tanya jawab, peserta Nike Elite Training Live mendapatkan kesempatan menghadiri jamuan makan siang dengan Bepe dan Irfan Bachdim, serta pemain timnas lain, antara lain Arthur Irawan, Tonny Harry Cussel, Raphael Maitimo, dan Elie Aiboy. Kesempatan tersebut digunakan oleh anak-anak untuk bertanya banyak hal kepada pemain-pemain yang mendampinginya. Bahkan, anak-anak tersebut tak canggung mengajak para pemain bercanda seperti yang dilakukan pemain Asiop Apac Inti, Bagus Ramahdan.
"Tadi Raphael bertanya kepada aku soal makanan. Aku jawab saja itu jengkol dan rasanya enak, ha-ha-ha...," tutur pemain berusia 14 tahun tersebut.
"Aku juga senang bisa ada di sini karena aku bisa ketemu dengan idolaku, Bambang Pamungkas. Aku ingin bisa seperti dia suatu saat nanti," sambungnya.