KOMPAStekno |
- Samsung Ketahuan Curang di "Benchmark" Galaxy S4
- Muncul 2007, iPhone Sudah Digarap sejak 1984
- SPC Incar Penjualan 1,7 Juta Unit Tahun Ini
- iPhone 5S dan 5C Meluncur 18 September?
- Sony dan Panasonic Kembangkan "Blu-ray" 300 GB
| Samsung Ketahuan Curang di "Benchmark" Galaxy S4 Posted: 31 Jul 2013 02:12 AM PDT KOMPAS.com — Ditunjang oleh prosesor 8-core (4+4) Exynos 5 Octa, Galaxy S4 adalah salah satu ponsel pintar Android terkencang yang ada saat ini. Namun pembuatnya, Samsung, diduga telah berbuat curang untuk membuat ponsel pintar itu terlihat lebih berkinerja dari yang sebenarnya. Situs teknologi AnandTech melakukan serangkaian uji benchmark pada Samsung Galaxy S4. Mereka menemukan bahwa ponsel pintar ini ternyata sengaja menaikkan clockspeed GPU ketika menjalankan sejumlah aplikasi benchmark untuk mendongkrak nilai. GPU PowerVR SGX544MP3 pada SoC Exynos 5 Octa yang dipakai oleh Galaxy S4 milik Anandtech sejatinya berjalan di frekuensi 480 MHz. Namun, begitu mendeteksi benchmark tertentu seperti AnTuTu dan GLBenchmark, clockspeed GPU tersebut langsung dinaikkan ke angka 532 MHz. Yang menjadi persoalan, Galaxy S4 hanya mendongkrak kecepatan di aplikasi-aplikasi benchmark tersebut, tetapi tidak di luar itu. Artinya, kinerja Galaxy S4 di benchmark berbeda dengan keadaan sesungguhnya dalam penggunaan sehari-hari. Bukan hanya itu, ketika menjalankan benchmark, keempat core Cortex-A15 yang berkinerja tinggi pun dilarikan dengan kecepatan penuh dan dikunci di angka tersebut, yang tidak turun walaupun pengguna baru berada di layar menu dan tidak menjalankan benchmark. Benchmark Booster Bagaimana cara Galaxy S4 mencurangi benchmark? Ketika membedah file sistem operasi Galaxy S4, Anandtech menemukan program bernama TwDVFSApp.apk yang bertanggung jawab mengatur frekuensi prosesor ketika menjalankan benchmark. Akronim "DVFS" dalam nama file tersebut adalah singkatan dari "dynamic voltage and frequency scaling". String bernama "BenchmarkBooster" dalam TwDVFSApp.apk memuat nama-nama aplikasi benchmark populer, termasuk Quadrant standard, advanced, dan professional, linpack (versi gratis), Benchmark Pi, dan AnTuTu. Ketika mendeteksi aplikasi-aplikasi tersebut, Galaxy S4 akan menaikkan clockspeed secara otomatis. "Ini terlihat seperti optimalisasi untuk menghasilkan skor benchmark yang tinggi dalam pengujian CPU, serta performa nilai GPU setinggi mungkin," tulis Anandtech. Hal yang sama juga terjadi di Galaxy S4 versi Amerika Serikat yang menggunakan prosesor Qualcomm Snapdragon 600. Sebelum diselidiki oleh Anandtech, fenomena ini pertama kali ditemukan oleh anggota forum Beyond3D bernama Nebuchadnezzar. |
| Muncul 2007, iPhone Sudah Digarap sejak 1984 Posted: 31 Jul 2013 12:49 AM PDT KOMPAS.com — Mantan CEO Apple, John Sculley, mengatakan bahwa Steve Jobs telah memikirkan ponsel pintar di bawah merek Apple sejak 1984, tahun ketika perusahaan itu memperkenalkan komputer pribadi Macintosh. Dalam wawancara dengan CNBC TV18, Sculley berkisah bahwa awalnya iPhone akan diberi nama Mac. Kala itu, Jobs memikirkan banyak produk dan tentang kebutuhan orang-orang. "Aku ingat kita bekerja untuk ponsel Mac pada akhir tahun 1984. Dia sering mengatakan, hal yang paling penting bukan hanya hal yang membangun, melainkan juga hal-hal yang tidak membangun," ujar Sculley. Apple resmi memperkenalkan ponsel pintar dengan nama iPhone pada 2007 silam. Ponsel ini memaksimalkan layar sentuh untuk navigasi. Ia hanya memiliki satu tombol fisik home di bawah layar. Ketika ditanya soal kemungkinan adanya iPhone versi murah, Sculley menduga hal itu mungkin saja terjadi. Namun, Apple tak akan memasang harga terlalu rendah. "Saya tidak berpikir mereka akan masuk ke kisaran harga 100 dollar AS," tuturnya. Jika nanti Apple merilis iPhone versi murah, maka ia yakin produk itu akan disukai karena Apple punya basis pengguna loyal yang sering disebut fanboy. Sculley memberi contoh, iPad Mini mendapat sambutan baik meskipun Apple sudah memiliki iPad berukuran 9,7 inci. Menurutnya, Apple mirip seperti BMW yang tidak mau bersaing dengan merek yang memberi harga terendah. Di bawah Tim Cook, Sculley yakin Apple akan terus berinovasi dalam setahun ke depan. Ketika ditanya apakah ada perusahaan yang akan menjadi "The Next Apple", Sculley menjawab: Amazon.com. Dia juga berpikir bahwa pendiri sekaligus CEO Amazon, Jeff Bezos, memiliki karakter yang sama dengan Steve Jobs. "Dia sangat cerdas. Dia sangat kreatif. Dia benar-benar telah menciptakan kembali cara ketika perdagangan dilakukan secara online," tutup Sculley. Sculley meninggalkan Apple pada 1993. Sekarang dia bekerja untuk Sculley Brothers, sebuah perusahaan pemodal yang berinvestasi di perusahaan-perusahaan. |
| SPC Incar Penjualan 1,7 Juta Unit Tahun Ini Posted: 31 Jul 2013 12:31 AM PDT Didit Putra Erlangga/Kompas Kesibukan di pusat reparasi SPC Mobile di Jalan Hasyim Asyari Jakarta. SPC Mobile menargetkan pertumbuhan penjualan hingga 1,7 juta unit pada tahun 2013 ini. JAKARTA, KOMPAS.com - SPC Mobile, pemegang merek ponsel SPC cukup optimistis pasar ponsel harga terjangkau di Indonesia masih terbuka lebar. Dengan penjualan 1 juta unit di tahun 2012, mereka yakin bisa meningkat lagi hingga 1,7 juta unit hingga tahun 2013. Hal itu dikemukakan Chief Operating Officer (COO) dari SPC Mobile, Raymond Tedjokusumo sewaktu dihubungi awal pekan ini. SPC Mobile merupakan diversifikasi dari merek komponen komputer yang menawarkan ponsel kelas feature dan Android, serta aksesori berupa Powerbank. "Setidaknya dengan penjualan 150.000 unit per bulan, target kami bisa tercapai," ujar Raymond. Menggandeng penyanyi dalam negeri Vicky Shu, SPC memperkenalkan seri ponsel yang menyasar masyarakat yang tinggal di kota kecil seperti Cibinong, Purwakarta, maupun Garut. Itulah sebabnya, pusat servis milik mereka tersebar di sembilan kota meski tidak melupakan kota besar seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Surabaya. Reputasi sebagai produser komponen elektronik, lanjut Raymond, diharapkan bisa turut mendongkrak penjualan ponsel. Ini tidak lepas dari pencitraan bahwa ponsel SPC digarap dengan serius sehingga usia ideal bisa mencapai 24 bulan. Begitu pula untuk layanan purna jual, setiap pusat reparasi bahkan masih menyediakan stok komponen dari ponsel yang dirilis sejak tahun 2008. Selain perangkat keras, SPC Mobile juga menggarap dari sisi konten ponsel. Pada akhir Juli ini, mereka telah meresmikan SPC Store berisi aplikasi buatan developer lokal. "Isinya beragam, mulai rute angkot hingga aplikasi bertema bulan Ramadhan," ujar Raymond. Saat ini, kebanyakan aplikasi di SPC Store masih gratis. Namun pihaknya berharap bisa menangguk pemasukan dari lalu lintas transaksi di masa mendaang. Salah satu rintisannya adalah aplikasi streaming musik secara legal, MeTunes. Raymond berujar bahwa aplikasi tersebut merupakan andalan bagi mereka untuk saat ini. (eld) |
| iPhone 5S dan 5C Meluncur 18 September? Posted: 30 Jul 2013 11:05 PM PDT KOMPAS.com — Rumor terkait ponsel pintar generasi selanjutnya dari iPhone, iPhone 5S, dan iPhone versi terjangkau, iPhone 5C, santer dibicarakan belakangan ini. Setelah spesifikasi dan desainnya, kini muncul sebuah rumor soal tanggal peluncurannya. Situs teknologi CurrentEditorials, Selasa (30/7/2013), mengklaim bahwa Apple sudah akan membuka tabir misteri iPhone 5S dan iPhone 5C pada 18 September 2013. Para peminat sudah dapat mulai mengantre dan membeli kedua perangkat tersebut satu minggu setelahnya, tepatnya pada 27 September. iPhone 5S dikabarkan akan dipersenjatai dengan berbagai upgrade dibandingkan dengan generasi sebelumnya. Ia akan dilengkapi dengan lampu dual flash LED, baterai dengan kapasitas yang lebih besar, dan kamera dengan fitur kecepatan tinggi. Dalam laporan terbarunya, iPhone 5S disinyalir akan dilengkapi dengan sensor pemindai sidik jari. Informasi tersebut berhasil diketahui dari potongan kode pemrograman yang ditemukan di iOS 7 beta 4. Sama seperti iPhone 5, 5S masih akan menggunakan casing dengan material metal. Sementara itu, iPhone 5C nantinya akan didapuk mengisi kelas menengah seri iPhone. Meskipun begitu, iPhone 5C dikabarkan menggunakan spesifikasi yang sama dengan iPhone 5. Bedanya, perangkat itu tidak menggunakan casing berbahan metal, melainkan material plastik dan terdiri dari beberapa pilihan warna "centil". |
| Sony dan Panasonic Kembangkan "Blu-ray" 300 GB Posted: 30 Jul 2013 10:30 PM PDT KOMPAS.com - Media cakram optis yang memiliki kapasitas penyimpanan tertinggi saat ini adalah Blu-ray dengan ruang simpan sebesar 25 GB atau 50 GB untuk versi dual-layer. Ada pula varian BDXL yang meningkatkan daya tampung data menjadi 128 GB. Akan tetapi, kapasitas tersebut rupanya masih dipandang kurang oleh Sony dan Panasonic. Seperti dikutip dari Geek.com, dua perusahaan ini belakangan menjalin kerjasama untuk mengembangkan standar baru untuk media optis generasi berikutnya. Kapasitas yang dicari tak tanggung-tanggung, yaitu paling tidak sebesar 300 GB. Rencananya, "penerus" Blu-Ray ini udah akan siap menjelang akhir tahun 2015. Meskipun media penyimpanan lain seperti hard disk eksternal, USB flashdrive, dan cloud storage telah banyak berkembang dan digunakan, media optis dipandang masih diperlukan untuk keperluan tertentu. Sony memberi contoh pengarsipan data, produksi video, penyiaran, dan data center cloud yang membutuhkan media optis berkapasitas besar. Ongkos produksi cakram optis juga relatif murah, sementara produknya sendiri bisa bertahan lama. Di industri film, perlahan tapi pasti mulai terjadi pergesaran ke format video 4K yang membutuhkan media penyimpanan berukuran besar. Contohnya saja, film 4K pertama yang bisa diunduh (TimeScapes) ukurannya mencapai 120 GB. Sony dan Panasonic bukan yang pertama berencana membikin cakram optis berkapasitas ekstra lega. Pada 2008 silam, Pioneer sempat menunjukan disc Blu-ray yang mampu menampung data sebesar 400GB dalam 16 layer yang masing-masing memuat 25GB. |
| You are subscribed to email updates from KOMPAStekno To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
No comments:
Post a Comment