KOMPAStekno |
- Mahasiswa ITB Juara Dunia "Cyber Security"
- Popcon Asia 2013, Ajang Kumpul Popstar Lokal dan Dunia
- Iklan Video Kartu Grafis AMD Ledek Nvidia
- Twitter Bisa Terjemahkan Bahasa
- Facebook "Asingkan" Akun Berisi Kekerasan dan Seksual
| Mahasiswa ITB Juara Dunia "Cyber Security" Posted: 01 Jul 2013 04:10 AM PDT Suhono Harso Supangkat Firman Azhari (kiri), mahasiswa STEI ITB dan peneliti Blackberry Innovation Center yang menjadi juara dunia kompetisi Kaspersky Cyber Security, dan Prof. Suhono Harso Supangkat, supervisor Firman Azhari di BlackBerry Innovation Center ITB KOMPAS.com — Firman Azhari, mahasiswa Sekolah Tinggi Elektro dan Informatika Institut Teknologi Bandung (STEI ITB) sekaligus peneliti di BlackBerry Innovation Center, berhasil keluar sebagai pemenang kejuaraan dunia tingkat mahasiswa dalam kompetisi Cyber Security yang digelar Kaspersky. Tahap final kompetisi ini dilaksanakan di Universitas Royal Holloway, London, tanggal 25-27 Juni 2013 dengan 14 peserta yang mewakili 10 negara. Ke-14 peserta dipilih setelah melewati babak penyisihan di benua masing-masing. Sebelum maju ke final, Firman lebih dulu menjuarai babak penyisihan wilayah Asia Pasifik pada bulan Maret lalu di National University of Singapore, Singapura. Dewan juri berasal dari kalangan universitas dan praktisi bidang keamanan teknologi informasi, di antaranya Delft University of Technology di Belanda, dan Plymouth University di Inggris. Firman menjadi juara lewat tema karya "Analisis Sistem Pembayaran dan Identitas Elektronik berbasis Near Field Communication (NFC)". Penelitian ini dimulai sejak Firman bergabung dalam BlackBerry Innovation Center ITB. Kala itu, ia meneliti smart payment di dalam smart transportation. Di pusat inovasi yang dipimpin oleh Profesor Suhono Harso Supangkat ini, penelitian dilakukan dengan topik utama "Smart Mobile Computing untuk Smart Society". Tema riset dibagi menjadi 5 bidang, yaitu smart transportation, smart energy, smart health, smart education, dan smart payment/commerce. Saat ini Firman juga ikut serta dalam penelitian dan pengembangan smart identity dan payment untuk kasus Bandung Smart City. |
| Popcon Asia 2013, Ajang Kumpul Popstar Lokal dan Dunia Posted: 01 Jul 2013 03:09 AM PDT JAKARTA, KOMPAS.com — Popular Culture Convention (Popcon) Asia 2013 kembali digelar di Jakarta Convention Center pada 5 sampai 7 Juli 2013. Acara ini menghadirkan kemeriahan serupa, tetapi dengan skala yang lebih besar. Jumlah booth pameran bakal dua kali lebih banyak. Jumlah artis yang datang juga diperbanyak, serta ada program seru lainnya. Mengangkat tema "Cross-Dicipline Success Story", Popcon Asia 2013 memiliki misi untuk menelurkan sebanyak-banyaknya kolaborasi kreatif di antara para kreator dari berbagai bidang hiburan. Tahun ini, Popcon Asia tidak hanya fokus pada komik, tetapi juga mengajak penggiat bidang kreatif, mulai dari toys designer, animator, hingga pembuat film, untuk menampilkan kreasinya. Untuk mendukung misi tersebut, Popcon Asia mendatangkan Popstar-Popstar berskala internasional, antara lain:
Selain Masterclass, Popcon Asia juga menghadirkan Workshop dan Artist Alley, tempat para artis lokal dan internasional berkumpul serta berbagi agar lebih dekat dengan pengunjung.
|
| Iklan Video Kartu Grafis AMD Ledek Nvidia Posted: 01 Jul 2013 02:02 AM PDT KOMPAS.com - Bukan hanya para produsen gadget mobile yang gemar menyindir pesaing lewat iklan, tren ini turut melebar ke dunia komponen PC. Salah satu contohnya adalah video iklan produk kartu grafis terbaru AMD berjudul "AMD Radeon Graphics Presents: The Fixer". Dikisahkan seorang gamer mengeluh karena kartu grafis "merk X" miliknya tak mampu menjalankan game sesuai keinginan. Lalu, munculah seseorang yang menganjurkan si gamer agar beralih memakai kartu grafis AMD. Inilah "The Fixer", figur dalam cerita yang akan "memperbaiki" masalah si gamer. Anjuran "The Fixer" tersebut disisipkan berbagai pesan promosi. Contohnya, ada penyebutan bundel game yang diberikan AMD melalui seri kartu grafis Radeon yang dipakai pada konsol Xbox One dan PlayStation 4. Ada pula sindiran terhadap kiprah sang produsen kartu grafis pesaing AMD di dunia mobile. Iklan diakhiri dengan adegan kedua orang berjalan ke pekarangan. Kartu grafis lama milik sang gamer -yang desainnya mirip dengan salah satu kartu grafis Nvidia GeForce- tampak dipegang oleh "The Fixer" lalu dibanting ke tanah dan dihancurkan dengan kejam. Logo produsen kartu grafis malang tersebut diburamkan dalam video. Yang masih terlihat jelas adalah warnanya, yaitu hijau muda yang identik dengan Nvidia GeForce. Tampak sedikit takut dengan aksi brutal yang terjadi di depannya, si gamer berteriak, "Anda perlu menenangkan diri!", yang dijawab oleh The Fixer, "Saya tak pernah berkompromi (settle)". Kata "settle" di sini memang memiliki dua makna, yaitu "tenang" dan "kompromi". Sementara, "Never Settle" adalah nama promo bundel game di kartu grafis AMD. Walau terlihat sedikit kaku dan kekanak-kanakan, iklan ini tetap menarik untuk dilihat dengan kepala dingin. Konsumen pada akhirnya memang akan diuntungkan dengan persaingan antar pelaku industri. |
| Twitter Bisa Terjemahkan Bahasa Posted: 01 Jul 2013 01:51 AM PDT KOMPAS.com — Jejaring sosial Twitter diam-diam menawarkan fitur penerjemah bahasa untuk kicauan pengguna yang diakses melalui situs web Twitter.com. Fitur ini belum diumumkan secara resmi, tetapi beberapa pengguna sudah bisa menggunakannya. Twitter mengonfirmasi pada The Verge, Sabtu (29/6/2013), bahwa fitur ini merupakan hasil kerja sama dengan Bing Translator buatan Microsoft untuk memudahkan pengguna menerjemahkan sejumlah bahasa. Namun, Twitter belum mengumumkan secara lengkap bahasa apa saja yang didukung dalam fitur tersebut. Sementara ini, hanya pengguna tertentu yang dapat menemukan fitur terjemahan Twitter. Ketika nanti resmi diluncurkan, barulah semua pengguna dapat menggunakannya. Langkah ini sebenarnya telah dilakukan pada aplikasi Twitter untuk Windows Phone yang diperbarui pada akhir Juni 2013. Sejauh ini, terjemahan Bing Translator dalam kicauan Twitter belum begitu akurat, tetapi dapat memberi gambaran tentang isi kicauan pengguna. |
| Facebook "Asingkan" Akun Berisi Kekerasan dan Seksual Posted: 01 Jul 2013 12:50 AM PDT JAKARTA, KOMPAS.com — Jejaring sosial internet Facebook tidak akan lagi menampilkan iklan pada Pages atau Groups yang mengandung konten kekerasan dan seksual mulai 1 Juli 2013. Hal ini dilakukan setelah Facebook menerima laporan atas banyaknya akun yang mengandung kekerasan terhadap perempuan. Facebook akan mengimplementasikan sistem penilaian untuk memisahkan Pages atau Groups yang menampilkan iklan pantas dan tidak pantas. Pada akhir pekan ini, semua iklan akan dihilangkan pada Pages atau Groups yang dinilai menampilkan iklan tidak pantas. Facebook, yang telah memiliki 1,1 miliar pengguna, menginginkan jejaring sosialnya tetap menjadi tempat aman, dengan pebisnis bisa berinteraksi dan berbagi dengan pelanggan atau penggunanya. "Facebook berkomitmen untuk melindungi kebebasan berbagi konten, tetapi tetap melindungi masyarakat dan merek dari konten yang tidak pantas," tulis Facebook dalam siaran pers yang diterima KompasTekno. Iklan selama ini menyumbang 85 persen dari total pendapatan Facebook. Perusahaan mengatakan, kebijakan ini tak akan berdampak pada bisnisnya. Selain fokus pada konten yang mengandung kekerasan dan seksualitas, Facebook juga fokus memantau dan menghapus komentar atau publikasi yang mengandung kebencian terkait isu jender. |
| You are subscribed to email updates from KOMPAStekno To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
No comments:
Post a Comment