KOMPAStekno

KOMPAStekno


Pasar Tablet Naik, iPad Malah Turun

Posted: 26 Jul 2013 11:46 PM PDT

iPad, iPad mini, dan iPhone.

KOMPAS.com - Dalam laporan keuangan kuartal fiskal ketiga Apple 2013 angka pengkapalan iPad disebutkan menurun dari 17 juta unit pada kuartal yang sama tahun sebelumnya menjadi 14,6 juta unit. Hal ini bertolak belakang dengan keseluruhan pasar tablet yang sedang mengalami pertumbuhan.

Pada kuartal keempat mendatang, IDC memprediksi pasar tablet akan tumbuh 58,7 persen.

Dengan penurunan shipment tersebut, pangsa iPad di pasaran tablet dunia kini menjadi 35,5 persen, menurut data perkiraan divisi riset TrendForce, WitzView, yang dilansir oleh BGR. Disebutkan pula bahwa penjualan iPad turun lebih dari 25 persen dari angka 19,5 juta unit yang terjual sepanjang kuartal sebelumnya.

Di sisi lain, salah satu pesaing Apple, Samsung, mencatat pengkapalan 8,8 juta unit tablet pada kuartal lalu dengan penguasaan pasar 21,4 persen.

Apple diperkirakan bakal merilis model-model tablet baru tahun ini, yaitu iPad 5 dan iPad Mini generasi berikutnya. Tapi para kompetitor perusahaan berlambang buah itu pun tak tinggal diam.

Google baru saja mengumumkan penerus Nexus 7 yang dibanderol lebih murah dari iPad Mini tapi mengusung spesifikasi yang lebih baik. Sementara, Amazon dikabarkan sedang menyiapkan tiga buah tablet baru.

Terus turun

Analis Citi Research Glen Young memprediksi bahwa iPad yang menjadi pelopor perangkat tablet akan terus kehilangan pangsa pasar biarpun Apple berencana memperkenalkan model-model tablet baru.

Seperti dikutip dari Cnet, pada kuartal keempat mendatang, Young memperkirakan bahwa angka pengkapalan iPad akan mengalami penurunan year on year sebesar 7 persen.

Kalaupun shipment iPad naik 75 persen di kuartal mendatang, Young mengatakan bahwa Apple hanya akan mencatat pertumbuhan year on year sebesar 6 persen atau masih jauh di bawah pertumbuhan industri secara keseluruhan.

Citi memperkirakan iPad 5 dan iPad Mini akan dirilis dalam beberapa bulan ke depan. "Kami memprediksi iPad 5 dan sebuah iPad Mini versi murah bakal diperkenalkan pada paruh kedua 2013," ujar Young.

Citi tak menyebutkan soal iPad Mini dengan Retina Display. Sebelumnya, Citi memang pernah memperkirakan bahwa produksi iPad Mini Retina akan ditunda.

LG Siapkan Ponsel Tiga Kartu SIM

Posted: 26 Jul 2013 10:27 PM PDT

KOMPAS.com - Merasa ponsel dengan teknologi kartu SIM ganda/dual-SIM card masih belum cukup? Jika iya, ponsel buatan vendor LG ini mungkin akan cocok untuk Anda.

Tidak hanya dua, produk yang masih belum diumumkan nama resminya ini nantinya akan mendukung penggunaan tiga kartu SIM sekaligus.

Menurut LG, seperti dikutip dari Android Authority, Jumat(26/7/2013), ketiga kartu SIM tersebut nantinya dapat digunakan secara simultan. Artinya, kartu-kartu ini dapat menerima panggilan, mengirimkan paket data, menerima pesan SMS, dan tetap berada di mode standby secara bersamaan. LG mengklaim, walaupun ketiga kartu tersebut aktif secara bersamaan, ponsel tidak akan mengonsumsi baterai yang terlalu berlebihan.

Untuk menghadirkan fitur triple SIM card ini, LG menggunakan solusi bikinan MediaTek.

Menurut MediaTek sendiri, kunci utama dari solusi mereka adalah stabilitas tinggi, yang menghindari kemungkinan panggilan suara terputus atau panggilan dengan kualitas yang buruk.

"MediaTek telah lama menyediakan solusi multi-SIM untuk perangkat mobile. 3G triple-SIM adalah salah satu contohnya," kata Brian Kwon, Head of Product Planning Group LG Electronics.

Belum diketahui kapan LG akan memperkenalkan secara resmi ponsel dengan teknologi tiga kartu SIM ini.

Sebelumnya, LG telah bekerjasama dengan MediaTek untuk merilis perangkat dengan dukungan multi-SIM. LG merilis sebuah perangkat bernama Optimus L4II, yang didukung teknologi dual-SIM card, di dua negara berkembang, yaitu India dan Brazil.

Asha 210 Andalkan Tombol "Gaul"

Posted: 26 Jul 2013 08:34 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebelum momentum Lebaran tahun 2013 datang, Nokia memasarkan ponsel fitur dengan harga terjangkau. Kali ini adalah Nokia Asha 210, yang hadir dengan beragam pilihan warna serta mendukung kartu SIM ganda jaringan GSM.

Head of Marketing Nokia Indonesia Lukman Susetio mengatakan, Asha 210 hadir di pasar pada awal Agustus 2013. Ponsel ini dibanderol dengan harga Rp 700.000.

Nokia mendesain Asha 210 dengan papan ketik fisik format QWERTY, lalu ada tombol empat arah untuk navigasi dan tombol "gaul" untuk akses langsung ke aplikasi media sosial. Asha 210 didukung aplikasi jejaring sosial Facebook dan Twitter, serta aplikasi pesan instan WhatsApp dan Line.

Ia tidak mendukung layar sentuh. Sementara sistem operasinya menggunakan Nokia S40 Asha.

Layarnya memiliki ukuran 2,4 inci resolusi 320 x 240 pixel. Memori internal yang disediakan hanya 64 MB, tetapi media penyimpanan dapat diperluas dengan memori eksternal MicroSD hingga 32 GB.

Kamera dengan sensor 2MP di Asha 210 dapat diakses langsung dengan menekan tombol khusus, bahkan ketika ponsel dalam keadaan terkunci. Setelah memotret, pengguna dimungkinkan melakukan edit foto sederhana lalu mengunggahnya ke jejaring sosial internet.

Ponsel ini hanya mendukung koneksi internet GPRS, dan tidak mendukung 3G. Akan tetapi, pengguna dimungkinkan terhubung dengan jaringan Wi-Fi.

Lukman menambahkan, pengguna Asha 210 mendapatkan beberapa aplikasi permainan secara gratis, antara lain FIFA 13, Need for Speed Shift, Medal of Honor, dan Bejeweled.

No comments:

Post a Comment