KOMPAStekno |
- Toshiba Juga Ramalkan Kematian Tablet
- Telkom Ingin Capai 20 Juta Pelanggan Speedy
- Alex Ferguson Jadi "Trending Topic" di Twitter
- Video Iklan Bakal "Tayang" di Facebook
- Dua "Hardware" Perdana Adobe Terungkap
| Toshiba Juga Ramalkan Kematian Tablet Posted: 08 May 2013 11:20 AM PDT KOMPAS.com — CEO BlackBerry Thorsten Heins meramalkan bahwa tren komputer tablet akan mati dalam lima tahun mendatang. Bukan hanya Heins, Managing Director Toshiba kawasan Australia, Mark Whittard, juga meramalkan hal serupa. Whittard percaya bahwa ponsel pintar dan komputer jinjing notebook akan menguasai ruang komputasi mobile. Sementara itu, tren tablet dan phablet (perangkat perpaduan ponsel dan tablet) tidak akan bertahan lama di pasar. "Perangkat semacam tablet dan phablet berada di antara tekanan (ponsel pintar dan notebook) … meskipun sementara ini mereka sedang booming. Usia mereka akan pendek," ujar Whittard seperti dikutip dari TechRadar, Rabu (8/5/2013). Kendati demikian, sementara ini Toshiba masih memproduksi tablet. Perusahaan asal Jepang tersebut mengikuti tren dengan memproduksi tablet bersistem operasi Windows dan Android. "Kami masih di pasar tablet dan ingin terus tumbuh. Tapi kenyataannya, Anda harus berpikir tentang evolusi berikutnya serta mulai mempersiapkan tim penelitian dan pengembangan untuk menghadapi tantangan itu," ungkap Whittard. Pernyataan Whittard mengesankan bahwa Toshiba sedang mencari perangkat komputer kategori baru yang bisa mengisi ruang antara ponsel dan notebook. Adapun BlackBerry percaya bahwa ada perangkat dengan layar besar yang akan menjadi alternatif selain tablet. "Dalam 5 tahun, saya tidak berpikir ada alasan untuk memiliki tablet lagi. Mungkin perangkat dengan layar besar di tempat kerja Anda, tetapi bukan sejenis tablet. Tablet sendiri merupakan bisnis model yang tidak baik," ucap Heins, seperti dikutip dari Bloomberg. Ramalan kematian tablet baru dilontarkan oleh dua perusahaan yang notabene tidak sukses dengan lini produk tabletnya. Perusahaan seperti Samsung, Asus, atau Apple, yakin tablet adalah perangkat komputasi masa depan. Beberapa lembaga riset memprediksi, pengiriman tablet akan melampaui pengiriman komputer pribadi. Lembaga riset NPD Display Search, contohnya, memproyeksi akan ada 240 juta tablet yang dikirimkan secara global tahun 2013, sedangkan pengiriman laptop hanyalah 207 juta unit pada 2013. |
| Telkom Ingin Capai 20 Juta Pelanggan Speedy Posted: 08 May 2013 09:44 AM PDT
Melalui kerjasama tersebut, pihak Telkom berharap bisa menaikkan jumlah pelanggan Speedy hingga mencapai 20 juta pada 2015 mendatang. "Kalau selama ini dengan harga paket Speedy Rp 200 ribu per bulan hanya 2,4 juta pelanggan yang terjaring, dengan biaya akses Rp 5.000 per hari diharapkan yang 18 juta sisanya bisa ikut menjangkau," ujar Direktur Utama Telkom Arief Yahya ketika berbicara dalam acara di Jakarta, Rabu (8/4/2013). Angka 5.000 rupiah yang disebut Arief mengacu pada biaya harian yang dikenakan pada pengguna layanan Speedy Instan. "Jadi, biaya Rp 200 ribu itu kami pecah menjadi kecil-kecil atau small denomination. Setelah dihitung-hitung, dengan Rp 5.000 per hari target itu bisa dicapai," imbuh Arief. Arief menambahkan, target Telkom tersebut sejalan dengan Master Plan Percepatan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang mencanangkan 30 persen rumah tangga di Indonesia tercakup jaringan internet broadband pada 2015. Pihak Telkom juga menyebutkan sejauh ini sudah memasang jaringan WiFi.id di 45.000 titik di seluruh Indonesia, dengan target akhir 2013 mencapai 250.000 titik. Tiap access point memiliki luas 50 meter persegi dengan kecepatan akses rata-rata 4-5 Mbps per pelanggan. Harus murah Affordability atau keterjangkauan menjadi kata kunci yang ditekankan oleh Arief dalam mendorong adopsi broadband di Indonesia. Berkenaan dengan kemitraan yang dijalinnya dengan Intel, Arief mengatakan bahwa harga rata-rata perangkat Intel -- sebesar 300-400 dollar AS atau sekitar Rp 3-4 juta -- masih terlalu tinggi untuk konsumen Indonesia. "Kalau mau menggapai 20 juta pengguna, bisa ditawarkan harga Rp 100 ribu per bulan melalui cicilan," ujarnya. Pihak Intel melalui Vice President and General Manager Asia Pacific Gregory Bryant menyatakan sependapat dengan Arief. "Saya pikir angka 20 juta pelanggan bisa dicapai pada 2015. Kami setuju dengan angka 10 dollar (100 ribu rupiah) per bulan," ucap Bryant menanggapi. Dikatakan oleh Bryant, konektivitas broadband adalah faktor penting yang bisa mendorong perekonomian sebuah negara. "Setiap kenaikan 10 persen untuk penetrasi broadband bisa menaikkan GDP (Produk Domestik Bruto) sebesar 1,38 persen." Di Indonesia sendiri, penetrasi broadband disebut baru mencapai kisaran 2,5 persen. |
| Alex Ferguson Jadi "Trending Topic" di Twitter Posted: 08 May 2013 09:15 AM PDT KOMPAS.com - Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson, akan pensiun akhir musim ini. Pertandingan melawan West Bromwich Albion pada 19 Mei 2013 mendatang akan menjadi akhir dari karir Ferguson sebagai manajer tim yang baru menjuarai Liga Inggris tersebut. Tak lama setelah pengumuman mengenai pensiunnya Ferguson dari jabatan manajer muncul di situs resmi Manchester United, topik ini langsung menjadi pembicaraan hangat di Twitter. Bahkan, dari pantauan KompasTekno pada pukul 16.00, berita sedih bagi pencinta Red Devils ini telah masuk ke trending topics worldwide dengan kata kunci seperti "#thankyousiralex, #fergieretires, dan Manchester United". Berita tersebut pun sudah mulai ramai dibicarakan di Indonesia. Hal tersebut juga terlihat dari masuknya dua topik mengenai Ferguson, seperti "Sir Alex Ferguson dan #thankyousiralex", di trending topics Indonesia. Salah satu pengguna Twitter dengan nama akun @patvandiest menuliskan rasa terima kasihnya atas kerja keras Ferguson selama ini. Selain itu, nama orang yang diprediksi akan menjadi calon pengganti Ferguson pun ikut-ikutan menjadi trending topic dengan kata kunci "Moyes (manajer Everton) or Mourinho (manajer Real Madrid)". Sir Alex Ferguson akhirnya pensiun setelah 26 tahun menjabat posisi manajer Mancherster United. Di tangan dinginnya, tim Manchester United berhasil memenangkan 13 titel Liga Inggris, 5 Piala FA, dan 2 piala Liga Champions. Meski memutuskan pensiun dari manajer, Ferguson akan tetap berada di lingkungan Mancherster United. Ke depannya, ia akan memangku jabatan sebagai salah satu Direktur. |
| Video Iklan Bakal "Tayang" di Facebook Posted: 08 May 2013 08:59 AM PDT KOMPAS.com - Facebook dikabarkan sedang dalam rencana untuk menampilkan iklan format video di halaman news feed pengguna. Iklan video ini akan diuji coba secara bertahap mulai Juni 2013. Fincancial Times melaporkan, Rabu (8/5/2013), iklan video itu akan berdurasi 15 detik dan memutar secara otomatis (autoplay). Namun, pengguna diberi pilihan untuk melewatkan iklan video tersebut. Facebok akan membatasi iklan video. Setiap hari, pengguna hanya akan melihat satu iklan video. Menurut sumber yang dekat dengan bisnis Facebook, perusahaan tertarik meniru upaya Google menampilkan iklan video autoplay di YouTube. Agensi iklan digital diprediksi akan berebut menjadi mitra Facebook untuk menampilkan iklan video di jejaring sosial internet terbesar di dunia itu. Facebook mendulang pendapatan yang besar dari iklan berbayar. Pada kuartal pertama 2013, perusahaan mencatat pendapatan sebesar 1,25 miliar dollar AS. Sebanyak 30 persen dari jumlah itu disumbang dari pendapatan iklan di aplikasi mobile. Kenaikan pendapatan ini menjawab tekanan investor, sekaligus membuktikan diri bahwa Facebook bisa berkembang dengan model bisnis dan inovasi yang dilakukan. |
| Dua "Hardware" Perdana Adobe Terungkap Posted: 08 May 2013 07:54 AM PDT KOMPAS.com - Adobe selama ini dikenal sebagai perusahaan yang mengembangkan software untuk dunia kreatif, seperti Photoshop, Dreamweaver, dan juga Illustrator. Namun, untuk ke depannya, perusahaan ini tidak mau hanya ingin dikenal sebagai perusahaan penghasil dan pengembang software saja. Mereka juga ingin dikenal sebagai penghasil produk hardware untuk dunia kreatif. Hal tersebut Adobe wujudkan dengan cara meluncurkan dua buah produk yang dinamakan Project Mighty dan Napoleon. Secara garis besar, kedua perangkat tersebut merupakan alat yang dapat digunakan untuk menggambar di perangkat mobile. Keduanya dapat dihubungkan ke perangkat mobile berkat dukungan jaringan Bluetooth. Perangkat mobile yang saat ini diketahui sudah mendukung kedua alat tersebut adalah iPad dan iPhone. Project Mighty merupakan produk stylus, semacam pena, yang dapat digunakan untuk menggambar di perangkat mobile. Dikutip dari Apple Insider, Rabu (8/5/2013), keunikan dari produk ini terletak pada kemampuan mendeteksi tekanan stylus (pressure-sensitive). Artinya, semakin kuat si pengguna menekan stylus ke layar perangkat, hasinya akan semakin tebal. Sebaliknya, apabila pengguna tidak terlalu kuat memberikan tekanan ke layar, hasilnya akan semakin tipis. Produk Project Mighty ini juga dilengkapi dengan sebuah tombol, yang apabila ditekan, akan memunculkan beberapa menu. Dari menu tersebut, pengguna dapat memilih warna yang diinginkan, jenis pensil, dan masih banyak lagi. Sedangkan Napoleon merupakan alat pendamping Project Mighty. Produk ini berfungsi sebagai sebuah penggaris. Dengan mengombinasikan Project Mighty dan Napoleon, pengguna dapat dengan mudah membuat sebuah garis lurus. Pengguna juga dapat dengan mudah membuat kurva dengan alat ini. Sayangnya, Adobe masih belum memberikan informasi mengenai kapan kedua perangkat tersebut akan dihadirkan. Harga dari keduanya pun masih dirahasiakan. |
| You are subscribed to email updates from KOMPAStekno To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
No comments:
Post a Comment