KOMPAStekno

KOMPAStekno


Bagaimana Cara Melacak BlackBerry 10 yang Hilang?

Posted: 08 Apr 2013 11:28 AM PDT

KOMPAS.com — Saat ini, mungkin orang lebih memilih untuk kehilangan dompet daripada ponsel. Mengapa? Ponsel-ponsel yang ada sekarang banyak digunakan untuk menyimpan pelbagai data penting, seperti data yang tersimpan di e-mail atau dokumen lainnya, yang mungkin tidak bisa tergantikan oleh uang.

Nah, bagi para pemilik perangkat berbasis sistem operasi BlackBerry 10, kehilangan perangkat boleh jadi bukan hal yang menakutkan lagi. Semua ini bisa terjadi berkat hadirnya fitur BlackBerry Protect.

Dengan menggunakan fitur ini, pengguna memiliki kemampuan untuk mengunci (lock), menghapus data, memberi peringatan, hingga melacak perangkat dari jauh.

Pengguna juga dapat melakukan back-up data ke cloud sehingga bisa mendapatkan kembali informasi penting apabila terjadi kehilangan perangkat.

Menariknya, BlackBerry Protect tersedia sebagai fitur standar di setiap perangkat BlackBerry 10. Artinya, fitur tersebut sudah langsung tersedia di perangkat BlackBerry 10.

Cara penggunaan

Saat pengguna menyalakan produk BlackBerry 10 untuk kali pertama, mereka akan diminta membuat atau log-in ke akun BlackBerry ID. Setelah selesai, dengan menggunakan akun ini, pengguna sudah bisa langsung mengaktifkan fitur BlackBerry Protect.

Setelah mengaktifkannya, pengguna dapat menjalankan semua fungsi BlackBerry Protect melalui situs protect.blackberry.com.

Dalam situs tersebut, pengguna bisa melihat lokasi terakhir dari perangkat BlackBerry 10 mereka. Dengan menggunakan jasa Bing Maps, keberadaan smartphone yang hilang itu bisa dideteksi.

Namun, fitur yang satu ini memanfaatkan GPS dari perangkat BlackBerry 10 sehingga, apabila perangkat kehilangan sinyal, maka mungkin saja sistem akan sedikit sulit dalam melacak ponsel.

Selain itu, pengguna juga dapat membuat smartphone "berteriak" menggunakan fitur Play Sound.

Fitur yang juga bisa dijalankan melalui situs BlackBerry Protect ini akan membuat perangkat tersebut mengeluarkan bunyi yang cukup kencang selama beberapa detik.

Ini sangat berguna ketika smartphone yang hilang masih berada di dekat si pemilik.

Jika tidak ada lagi harapan, maka langkah terakhir yang bisa dilakukan adalah mengunci smartphone atau mengunci semua data.

Satu-satunya kekurangan dari fitur BlackBerry Protect ini adalah tidak dimungkinkannya back-up data secara nirkabel. Proses tersebut hanya bisa dilakukan melalui software khusus BlackBerry 10.

"Seleksi Teks" Samsung Langgar Paten Apple

Posted: 08 Apr 2013 09:07 AM PDT

KOMPAS.com - Perang paten antara Samsung dan Apple masih berlangsung di Amerika Serikat.

Kali ini, Komisi Perdagangan Internasional (International Trade Commision/ITC) Amerika Serikat mengeluarkan putusan awal, pada Jumat (5/4/2013), bahwa Samsung telah melanggar paten teknologi perangkat lunak milik Apple. Paten tersebut adalah fitur "seleksi teks" di ponsel pintar dan tablet.

Selain paten tersebut, Apple juga mengajukan gugatan ke ITC, yang menuding Samsung melanggar teknologi pendeteksi mikrofon yang terhubung ke jack audio ponsel ataupun tablet. Namun, ITC menilai perusahaan Korea Selatan tidak melanggar paten ini.

ITC memberi kesempatan kepada Apple dan Samsung untuk bernegosiasi guna meneruskan atau membatalkan putusan awal hakim. Keputusan akhir kasus hukum paten kedua perusahaan diharapkan selesai pada Agustus 2013.

Jika salah satu perusahaan terbukti melanggar paten oleh ITC, maka produk yang dianggap melanggar paten tidak diizinkan masuk ke pasar AS.

Keputusan ini tentu akan merugikan salah satu pihak. Karena, AS dipandang sebagai pasar penting untuk berjualan ponsel pintar dan tablet. Menurut lembaga riset Gartner, Samsung masih menjadi produsen ponsel pintar terbesar di dunia, sedangkan Apple berada di peringkat kedua.

Perang paten antara Apple dan Samsung telah berlangsung sejak 2011, terkait teknologi perangkat lunak dan desain ponsel pintar serta tablet. Bukan hanya di AS, kedua perusahaan juga berseteru di Inggris, Jerman, Belanda, Jepang, Korea Selatan, dan Australia.

Meski demikian, kedua perusahaan masih menjalin bisnis untuk komponen perangkat keras. Samsung hingga kini masih memasok prosesor, layar, dan cip memori untuk perangkat mobile Apple, meliputi iPhone, iPad dan iPod Touch.

Tapi belakangan ini, Apple dikabarkan mulai mengurangi pesanan pasokan komponen dari Samsung. Apple berpaling ke beberapa perusahaan Taiwan yang memproduksi komponen perangkat keras. 

Peretas Indonesia Juga Bantu Serang Israel

Posted: 08 Apr 2013 08:13 AM PDT

KOMPAS.com — Ancaman kelompok aktivis hacker (peretas) Anonymous untuk melakukan serangan terorganisasi terhadap situs web Israel benar-benar terbukti. Mulai 7 April kemarin, Anonymous telah meretas sejumlah situs web penting milik Israel.

Misi yang dijuluki #OpIsrael merupakan bagian dari aksi global Anonymous, yang mengajak semua peretas untuk menjalankan misi "menghapus Israel dari internet".

Serangan yang diklaim telah melumpuhkan 100.000 situs sejak #OpIsrael dilancarkan pada awal April didukung cukup banyak peretas dari berbagai negara.

Nama dari Indonesia pun ternyata tercatat ikut "meramaikan" serangan siber ini. Seperti dilansir situs hackersnewsbulletin.com, terdapat seorang peretas asal Indonesia yang menamakan dirinya Blankon33, terdata ikut meretas situs web berdomain Israel, .il.

Blankon33 tercatat melakukan penyerangan terhadap tiga situs Israel, yaitu:
1. https://smarteq.co.il/lib/_uploads/images/images.php
2. http://web.ramgat.co.il/includes/x.html
3. http://qsi.co.il

Selain kelompok tersebut, ada satu kelompok lagi yang menamakan dirinya Aceh Cyber Team. Memang tak ada informasi yang menyebutkan kelompok tersebut dari Indonesia, Fan Page Facebook #OpsIsrael hanya menyebutkan Aceh Cyber Team ikut mendukung serangan ini, dengan meretas sebanyak 95 situs Israel.

Israel anggap #OpIsrael gagal

Meski Anonymous mengklaim telah meretas sejumlah situs web penting Israel. Namun, Pemerintah Israel menyatakan belum ada gangguan berarti dan tetap tenang.

Yitzhak Ben Yisrael dari Biro Keamanan Siber Israel mengatakan kepada AP, Sabtu (6/4/2013), bahwa sebagian besar peretas gagal melumpuhkan situs web penting. "Seperti yang kita harapkan, hampir tidak ada kerusakan. Anonymous tidak memiliki kemampuan untuk merusak infrastruktur vital negara," ujarnya.

Menurut Annie Machon, mantan agen lembaga keamanan Military Intelegence, Section 5 (MI5) dari Inggris, serangan yang dilancarkan Anonymous tidaklah berusaha untuk mencuri informasi apa pun. Ia berpendapat, ini hanyalah aksi protes terorganisasi terhadap negara tertentu.

"Apa yang mereka lakukan hanyalah melumpuhkan dan membuat celaka situs organisasi besar sehingga masyarakat dapat menyadari bahwa di sini adalah masalah yang harus ditangani," ucap Machon.

Hal senada diungkapkan pendiri sekaligus CEO MiddleEasterNet, Dr Tal Pavel. "Meskipun beberapa situs telah dibajak dan rusak, tapi tidak ada informasi yang bocor. Tidak ada kerusakan yang telah dilakukan untuk sistem inti atau infrastruktur situs utama Israel," jelas Pavel.

BlackBerry Tutup Layanan BBM Music

Posted: 08 Apr 2013 07:19 AM PDT

KOMPAS.com - BlackBerry telah mengumumkan rencana untuk menghentikan layanan BlackBerry Messenger (BBM) Music pada 2 Juni 2013 mendatang. Rencana itu diumumkan lewat email kepada pelanggan BBM Music.

Layanan ini baru berusia 2 tahun. Di bulan Mei mendatang, lagu yang ada di daftar musik pengguna tidak akan bisa diputar lagi.

Perusahaan Kanada siap memberi kompensasi, pelanggan tidak akan ditagih biaya berlangganan di bulan Mei 2013. BlackBerry mengalihkan BBM Music ke layanan Rdio dan bisa menikmati Rdio secara gratis selama sebulan.

Padahal, BBM Music menawarkan layanan yang unik. Pengguna diharuskan membayar 4,99 dollar AS per bulan untuk mengunduh 50 lagu dari katalog jutaan lagu yang disediakan BlackBerry. Jika salah satu teman di kontak BBM Anda mendaftarkan diri ke BBM Music, Anda bisa mendapatkan akses ke 50 lagu yang diunduh teman tersebut.

Perusahaan tak menyebut alasan penutupan BBM Music. Namun kuat diduga, BBM Music tak mampu bersaing dengan layanan musik digital lain seperti iTunes, Spotify dan sebagainya.

BlackBerry sendiri akan menyediakan konten musik dan video di toko aplikasi online BlackBerry World.

Aplikasi "Adidas" Buka Tabir Tablet Nokia

Posted: 08 Apr 2013 06:50 AM PDT

KOMPAS.com — Tanda-tanda kehadiran perangkat tablet buatan Nokia semakin nyata. Salah satu pengembang aplikasi mengklaim, saat ini mereka sedang mengerjakan desain aplikasi untuk perangkat tablet berbasis Windows 8 tersebut.

"(Kami) membantu mendesain dan menciptakan konsep proposal dari aplikasi Adidas Micoach untuk tablet Nokia," kata pihak pengembang aplikasi, seperti dikutip dari Digital Trends, Senin (8/4/2013).

Pihak pengembang juga menjelaskan, aplikasi Adidas Micoach ini nantinya akan membantu setiap penggunanya untuk memonitor hasil kegiatan berolahraga.

Rumor mengenai kemungkinan Nokia dalam mengembangkan perangkat tablet sudah mulai merebak sejak akhir Desember 2012 yang lalu. Salah satu kabar yang beredar menyatakan bahwa produk ini bakal memiliki ukuran layar 10,1 inci.

Selain itu, tablet Nokia juga disebut akan dilengkapi dengan cover keyboard serupa Microsoft Tablet Surface. Bedanya, cover tersebut dibekali baterai terintegrasi sehingga bisa turut digunakan untuk men-charge tablet.

Soal ini, tablet buatan Nokia diperkirakan sanggup bertahan selama 10 jam ketika dipakai, serta memiliki kapabilitas quick-charging yang bisa mengisi baterai hingga 50 persen dari kapasitas dalam waktu singkat.

Seperti Microsoft Surface, tablet Nokia ini pun akan menjalankan sistem operasi Windows RT yang merupakan versi Windows 8 untuk prosesor berbasis ARM.

No comments:

Post a Comment