KOMPASbola |
- Balas Dendam Benfica Berbuah Tiket Final
- Tendang Basel, Chelsea Tantang Benfica di Final
- "Messi Bisa Jadi Masalah untuk Barcelona"
- Pemain Ini Pilih Bilbao ketimbang City dan Bayern
- Walcott Ingin Tuntaskan Tugas di Arsenal
- Unggul 2-1, Benfica Masih Butuh Gol Lagi
- Basel Sementara Tinggalkan Chelsea 1-0
- Casillas Takkan Tinggalkan Madrid
| Balas Dendam Benfica Berbuah Tiket Final Posted: 02 May 2013 09:00 PM PDT LISABON, KOMPAS.com — Benfica mampu membalas kekalahan di kandang Fenerbahce pada semifinal leg pertama Liga Europa. Giliran menjadi tuan rumah di Stadion da Luz, Lisabon, Kamis atau Jumat (3/5/2013) dini hari WIB, Benfica mampu membalikkan agregat setelah menang 3-1. Alhasil, agregat akhir adalah 3-2 untuk kemenangan pasukan Jorge Jesus. Hasil itu membuat Benfica melaju ke final Liga Europa untuk menantang Chelsea yang menyingkirkan FC Basel. Partai final akan berlangsung di Stadion Amsterdam ArenA, 15 Mei 2013. Tampil dengan pasukan terbaik, Oscar Cardozo dkk langsung menekan barisan pertahanan Fenerbahce sejak menit pertama. Akan tetapi, peluang baru tercipta ketika pertandingan memasuki menit ke-9. Tak sia-sia, kesempatan tersebut langsung berbuah gol pembuka. Sebuah sepakan keras Nicolas Gaitan, memanfaatkan umpan Lima, tak mampu dihentikan penjaga gawang Fenerbahce, Volkan Demirel. Akan tetapi, pada menit ke-22, Fenerbahce mendapatkan hadiah penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan Ezequiel Garay. Dirk Kuyt yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik sekaligus membuat skor kembali imbang 1-1. Sepuluh menit jelang jeda, Benfica kembali mampu membobol gawang tim tamu. Dari sebuah eksekusi tendangan bebas cepat Enzo Perez, bola langsung mengarah kepada Cardozo yang berada di depan gawang Fenerbahce. Tanpa ampun, pemain asal Paraguay itu memaksa Demirel memungut bola dari gawang untuk kali kedua. Hingga babak pertama berakhir, skor 2-1 untuk keunggulan Benfica. Meski unggul, secara agregat masih sama 2-2. Namun, Fenerbahce unggul agresivitas gol tandang. Butuh gol tambahan, Benfica langsung melancarkan serangan selepas babak kedua dimulai. Baru lima menit berjalan, Cardozo hampir mencetak gol, jika sepakannya tak menyamping tipis dari sasaran. Pada pertengahan babak kedua atau tepatnya menit ke-66, Benfica akhirnya mendapatkan gol ketiga. Cardozo kali ini tak menyia-nyiakan kesempatan untuk merobek jala Fenerbahce dari jarak dekat setelah memanfaatkan upaya Luisao. Hingga bubaran, skor tetap bertahan 3-1 untuk Benfica. Benfica melaju ke final dengan kemenangan agregat 3-2 atas Fenerbahce. Susunan pemain Fenerbahce: 1-Volkan Demirel; 77-Gokhan Gonul (4-Bekir Irtegun 61), 6-Joseph Yobo (9-Miroslav Stoch 75), 2-Egemen Korkmaz, 33-Reto Ziegler; 16-Cristian, 21-Selcuk Sahin (38-Mehmet Topuz 45), 48-Salih Ucan, 88-Caner Erkin; 11-Dirk Kuyt, 7-Moussa Sow Wasit: Stephane Lannoy (Perancis) |
| Tendang Basel, Chelsea Tantang Benfica di Final Posted: 02 May 2013 08:56 PM PDT LONDON, KOMPAS.com — Sempat tertinggal, Chelsea berbalik menang 3-1 atas FC Basel pada leg kedua semifinal Liga Europa di Stadion Stamford Bridge, Kamis atau Jumat (3/5/2013) dini hari WIB. Dengan hasil tersebut, The Blues berhak melaju ke final karena unggul agregat 5-2. Di partai puncak, Chelsea akan menghadapi Benfica yang lolos setelah menang 3-1 atas Fenerbahce (agregat 3-2) pada leg kedua di Stadion do Sport Lisabon. Chelsea dan Benfica akan saling berhadapan di Amsterdam ArenA, 15 Mei 2013. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Chelsea langsung tampil menggebrak sejak menit-menit awal. Setidaknya ada dua peluang emas yang diperoleh skuad asuhan Rafael Benitez itu sebelum pertengahan babak pertama. Peluang pertama didapat Frank Lampard pada menit kesembilan. Namun, tendangannya, seusai menerima umpan terobosan cungkil Fernando Torres, masih membentur tiang kanan gawang Basel yang dikawal kiper Yann Sommer. Pada menit ke-18, giliran Torres yang berkesempatan membobol gawang tim tamu. Namun, usahanya tersebut masih gagal karena bola tendangannya masih dapat ditepis Sommer dengan cukup baik. Sepanjang babak pertama, Chelsea mendominasi laga. Sementara itu, Basel lebih banyak bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik yang tidak terlalu membahayakan Gary Cahill dan kawan-kawan di jantung pertahanan kubu tuan rumah. Namun, Basel bangkit di menit-menit akhir babak pertama dengan beberapa kali menciptakan peluang. Pada menit ke-46, Salah sukses membungkam pendukung tuan rumah setelah mampu menceploskan bola ke dalam gawang kiper Chelsea, Petr Cech. Selepas turun minum, Chelsea berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi Torres pada menit ke-50. Gol tersebut ditorehkannya seusai memanfaatkan bola muntah hasil tendangan Lampard yang dapat ditepis Sommer. Setelah gol itu, daya juang Chelsea meningkat. Benar saja, hanya berselang dua menit, giliran Victor Moses yang membalikkan keadaan menjadi 2-1 untuk Chelsea. Tertinggal gol cepat, mental pemain Basel pun menurun. Sementara itu, Chelsea terus menekan tim tamu dengan memanfaatkan barisan tengah yang dikomandoi Eden Hazard dan Ramires. Pada menit ke-59, David Luiz kembali membuat publik Stamford Bridge bersorak setelah memaksa Sommer memungut bola dari gawangnya sendiri untuk kali ketiga. Gol itu ditorehkan Luiz dengan ciri khasnya sebagai pemain yang memiliki tendangan keras. Menerima umpan Lampard, bek asal Brasil itu melepaskan tendangan kaki kiri terarah yang masuk ke pojok atas kanan gawang. Sommer pun hanya terpaku melihat gawangnya kembali kebobolan. Meski terus ditekan Chelsea, Basel sempat mendapat kesempatan emas untuk memangkas skor pada menit ke-63. Namun, upaya Fabian Frei yang melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti masih belum membuahkan hasil kerena bolanya masih membentur mistar gawang. Skor 3-1 untuk Chelsea pun bertahan hingga laga usai. Menurut catatan UEFA, sepanjang pertandingan, Chelsea melepaskan 10 tembakan akurat dari 18 usaha. Sementara itu, tim tamu melepaskan lima tembakan tepat mengarah ke gawang dari 19 percobaan. Susunan pemain: FC Basel (4-3-3): 1-Yann Sommer; 27-Markus Steinhofer, 16-Fabian Schar, 26-Gaston Sauro, 15-Kay Voser; 33-Mohamed Elneny, 20-Fabian Frei (21-Marcelo Diaz 75), 8-Serey Die; 22-Mohamed Salah, 9-Marco Streller (31-Jacques Zoua 62), 14-Valentin Stocker (7-David Degen 62). Wasit: Jonas Eriksson (Swedia). |
| "Messi Bisa Jadi Masalah untuk Barcelona" Posted: 02 May 2013 08:04 PM PDT SWANSEA, KOMPAS.com — Pelatih Swansea City, Michael Laudrup, menilai bahwa kegagalan Barcelona melaju ke final Liga Champions karena terlalu bergantung kepada Lionel Messi. Menurutnya, hal itu akan bisa menjadi kelemahan Barcelona dalam beberapa musim ke depan. Messi hanya duduk di bangku cadangan dan tidak dimainkan sama sekali saat melawan Bayern Muenchen pada leg kedua semifinal Liga Champions, Rabu (1/5/2013). Absennya Messi itu pun dipertanyakan karena sebelumnya dia sempat tampil ketika melawan Athletic Bilbao di Liga BBVA akhir pekan lalu. Berkat keputusan itu, Messi pun hanya bisa melihat rekan-rekannya dipermalukan tiga gol tanpa balas oleh Arjen Robben dan kawan-kawan dari pinggir lapangan. Hasil itu membuat skuad Blaugrana gagal ke final setelah kalah agregat 0-7 karena takluk 0-4 di leg pertama. "Ketika mereka melihat Messi berada di bangku cadangan, tidak ada seorang pun berpikir bahwa Barcelona mungkin akan melakukan comeback (dari kekalahan 0-4 di leg pertama)," ujar Laudrup seperti dilansir Skysports. "Mereka mempunyai tim yang hebat tetapi sedikit mengkhawatirkan karena semuanya dikaitkan dengan kemampuan Messi. Meskipun dia adalah pemain terbaik di dunia, hal itu akan menjadi masalah," tambahnya. Laudrup juga mengomentari perihal kesuksesan Bayern melaju final Liga Champions dan terciptanya sejarah baru di perhelatan turnamen tersebut karena untuk kali pertama dua tim asal Jerman bertemu di partai puncak. "Saya tahu ini adalah tahunnya sepak bola Jerman dan ada banyak pertanyaan mengenai hal itu. Apakah ini adalah akhir dari era sepak bola Spanyol? Apakah Inggris juga kini kesulitan? Kita harus melihat tahun depan untuk menemukan jawabannya," kata Laudrup. |
| Pemain Ini Pilih Bilbao ketimbang City dan Bayern Posted: 02 May 2013 08:02 PM PDT SEVILLA, KOMPAS.com — Pemain mana yang berani menolak tawaran untuk bergabung ke Manchester City dan Bayern Muenchen? Jika ada, maka orang itu adalah Benat Etxeberria. Yang mengejutkan, gelandang Real Betis itu lebih tertarik pindah ke Athletic Bilbao. Benat menjadi salah satu pemain yang laku di pasaran saat ini. Kemampuannya membaca permainan dan mengatur jalannya laga membuat pemain berusia 26 tahun itu diburu banyak klub Eropa, seperti City dan Bayern. Namun, Benat membantah telah sepakat bergabung dengan klub lain mulai musim depan. "Ada (klub) yang tertarik, tetapi belum ada tawaran nyata," ungkap Benat kepada AS. "Aku tak bisa membantah sejak kecil bermimpi bisa bermain untuk Athletic (Bilbao). Di sana adalah rumahku dan tempat yang membesarkanku. Tetapi, aku tak tahu kapan main untuk Bilbao," lanjutnya. "Aku juga senang bila tampil di Eropa bersama Betis. Tidaklah benar aku telah menerima kesepakatan dengan klub lain. Aku masih bahagia di Betis," tandasnya. |
| Walcott Ingin Tuntaskan Tugas di Arsenal Posted: 02 May 2013 08:00 PM PDT LONDON, KOMPAS.com — Bomber Arsenal, Theo Walcott, mengaku akan berusaha menuntaskan tugasnya mengamankan klubnya di peringkat empat besar Premier League musim ini. Ia berharap bisa terus mencetak gol untuk mewujudkan hal tersebut. Arsenal berada di peringkat keempat klasemen sementara Premier League dengan poin 64, unggul dua poin dari pesaing terdekat, Tottenham Hotspur, di peringkat kelima. Namun, Spurs sedikit diuntungkan karena baru menjalani 34 pertandingan ketimbang Arsenal yang sudah melakoni 35 laga. Walcott berharap Arsenal bisa meraih poin penuh di tiga laga sisa Premier League. Ia pun mengakui akan terus berusaha untuk mencetak gol meski kini dirinya lebih sering dimainkan sebagai pemain sayap. "Aku bermain beberapa pertandingan di sana (posisi gelandang) dan aku ingin lebih banyak bermain lebih ke depan hingga akhir musim ini. Aku mencetak banyak gol musim ini ketika bermain di lini depan, jadi aku harus menunjukkan apa yang dapat aku lakukan," ujar Walcott seperti dilansir Skysports. "Tapi, itu terserah kepada pelatih yang bisa melihat apa yang terbaik dariku. Aku yakin kesempatan itu akan datang. Aku menargetkan 20 gol musim ini, tetapi tujuan terbesar bagiku adalah membantu Arsenal finis di peringkat ketiga atau keempat," tambahnya. |
| Unggul 2-1, Benfica Masih Butuh Gol Lagi Posted: 02 May 2013 07:55 PM PDT LISABON, KOMPAS.com - Benfica unggul 2-1 pada babak pertama laga melawan Fenerbahce di Stadion da Luz, Lisabon, Kamis atau Jumat (3/5/2013) dini hari WIB. Kendati demikian, Benfica harus mencari gol ketiga jika ingin lolos ke final. Sebab, saat ini agregat 2-2 yang menguntungkan Fenerbahce karena unggul agresivitas gol tandang. Tampil dengan pasukan terbaik, Oscar Cardozo dkk langsung menekan barisan pertahanan Fenerbahce sejak menit pertama. Akan tetapi, peluang baru tercipta ketika pertandingan memasuki menit ke-9. Tak sia-sia, kesempatan tersebut langsung berbuah gol pembuka. Sebuah sepakan keras Nicolas Gaitan memanfaatkan umpan Lima tak mampu dihentikan penjaga gawang Fenerbahce, Volkan Demirel. Akan tetapi, pada menit ke-22, Fenerbahce mendapatkan hadiah penalti menyusul pelanggaran yang dilakukan Ezequiel Garay. Dirk Kuyt yang menjadi algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik sekaligus membuat skor kembali imbang 1-1. Sepuluh menit jelang jeda, Benfica kembali mampu membobol gawang tim tamu. Dari sebuah eksekusi tendangan bebas cepat Enzo Perez, bola langsung mengarah kepada Cardozo yang berada di depan gawang Fenerbahce. Tanpa ampun, pemain asal Paraguay itu memaksa Demirel memungut bola dari gawang untuk kedua kalinya. Hingga babak pertama berakhir, skor 2-1 untuk keunggulan Benfica. Meski unggul, secara agregat masih sama 2-2. Namun, Fenerbahce unggul agresivitas gol tandang. Susunan pemain Fenerbahce: 1-Volkan Demirel; 77-Gokhan Gonul, 6-Joseph Yobo, 2-Egemen Korkmaz, 33-Reto Ziegler; 16-Cristian, 21-Selcuk Sahin (38-Mehmet Topuz 45), 48-Salih Ucan, 88-Caner Erkin; 11-Dirk Kuyt, 7-Moussa Sow Wasit: Stephane Lannoy (Perancis) |
| Basel Sementara Tinggalkan Chelsea 1-0 Posted: 02 May 2013 07:53 PM PDT LONDON, KOMPAS.com - Chelsea sementara tertinggal 0-1 dari FC Basel hingga akhir babak pertama pada leg kedua semifinal Liga Europa di Stadion Stamford Bridge, Kamis atau Jumat (3/5/2013) dini hari WIB. Gol tim tamu dicetak Mohamed Salah pada masa injury time paruh pertama. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, Chelsea langsung tampil mengebrak sejak menit-menit awal. Setidaknya ada dua peluang emas yang diperoleh skuad asuhan Rafael Benitez itu sebelum pertengahan babak pertama. Peluang pertama didapat Frank Lampard pada menit kesembilan. Namun, tendangannya usai menerima umpan terobosan cungkil Fernando Torres, masih membentur tiang kanan gawang Basel yang dikawal kiper Yann Sommer. Pada menit ke-18, giliran Torres yang berkesempatan membobol gawang tim tamu. Namun, usahanya tersebut masih gagal karena bola tendangannya masih dapat ditepis Sommer dengan cukup baik. Sepanjang babak pertama Chelsea mendominasi laga. Sedangkan, Basel lebih banyak bertahan dan hanya mengandalkan serangan balik yang tidak terlalu membahayakan Gary Cahill dan kawan-kawan di jantung pertahanan kubu tuan rumah. Namun, Chelsea bangkit di menit-menit akhir babak pertama dengan beberapa kali menciptakan peluang. Pada menit ke-46, Salah sukses membungkam pendukung tuan rumah setelah mampu menceploskan bola ke dalam gawang kiper Chelsea, Petr Cech. Skor 1-0 untuk Basel pun bertahan hingga turun minum. Menurut catatan UEFA, selama paruh pertama, Chelsea melepaskan tiga tembakan akurat dari enam usaha. Sementara tim tamu melepaskan tiga tembakan tepat mengarah ke gawang dari sembila percobaan. Susunan pemain FC Basel (4-3-3): 1-Yann Sommer; 27-Markus Steinhofer, 16-Fabian Schar, 26-Gaston Sauro, 15-Kay Voser; 33-Mohamed Elneny, 20-Fabian Frei, 8-Serey Die; 22-Mohamed Salah, 9-Marco Streller, 14-Valentin Stocker. Wasit: Jonas Eriksson (Swedia). |
| Casillas Takkan Tinggalkan Madrid Posted: 02 May 2013 07:43 PM PDT MADRID, KOMPAS.com — Kiper Real Madrid, Iker Casillas, menyatakan tak akan meninggalkan Los Blancos, meski ia mulai kehilangan posisi pemain sebagai inti. Menurutnya, masa depannya sebagai pemain tetaplah di Madrid. Sejak cedera, posisi Casillas langsung diambil Diego Lopez. Beberapa spekulasi pun muncul bahwa ia mulai berpikir meninggalkan Madrid. "Masa depanku berada di Real Madrid. Aku memiliki kontrak dengan klub ini dan aku sudah di sini sejak berumur sembilan tahun. Ini sudah menjadi klub dalam seluruh hidupku dan inilah tempat yang kuinginkan," kata Casillas kepada surat kabar Spanyol, AS. Casillas juga menegaskan, ia ingin membuat suporter Madrid selalu gembira dengan mempersembahkan gelar. "Musim ini kami tak bisa memberikan gelar Liga Champions. Masih ada gelar yang bisa kami menangkan, yakni Copa del Rey. Apa yang harus kami lakukan sekarang adalah tetap fokus pada laga-laga terdekat: meraih poin sebanyak mungkin di La Liga demi klub, tim, dan segala yang kami wakili," ujarnya. "Setelah itu, kami akan mengeluarkan segala kemampuan untuk memenangkan Copa del Rey. Ini akan menjadi final istimewa, pertandingan yang sangat dinanti di Santiago Bernabeu. Kami harus mencoba menang demi suporter yang pantas mendapatkan sesuatu untuk dirayakan," tambahnya. Peluang terbesar Madrid untuk meraih gelar adalah di Copa del Rey. Mereka sudah masuk final dan akan melawan Atletico Madrid. Adapun di Liga BBVA, mereka berada di urutan ke-2 dan masih tertinggal 11 poin dari Barcelona yang memimpin klasemen. Dengan sisa lima pertandingan, rasanya sulit buat Madrid untuk mengejar Barca. Jika Barca menang dua kali saja, maka mereka akan juara. |
| You are subscribed to email updates from KOMPASbola To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
No comments:
Post a Comment