KOMPASbola

KOMPASbola


Lawan Milan, Fabregas Siap Dicadangkan

Posted: 08 Mar 2013 09:00 PM PST

BARCELONA, KOMPAS.com - Barcelona menelan tiga kekalahan dalam empat laga terakhir. Salah satunya adalah 0-2 dari AC Milan, pada leg pertama 16 besar Liga Champions, di San Siro, 20 Februari 2013.

Pertandingan leg kedua, di Camp Nou, Selasa (12/3/2013), hanya dipisahkan laga Liga BBVA melawan Deportivo La Coruna, di Camp Nou, Sabtu (9/3/2013).

Meski menilai pertandingan hari Selasa nanti laga terpenting musim ini, Fabregas menilai timnya harus memberikan yang terbaik pada laga melawan La Coruna.

"Kami harus memberikan seratus persen pada laga melawan Deportivo jika kami ingin menyiapkan diri untuk melawan Milan pada hari Selasa nanti. Aku menantikan laga terpenting musim ini, karena ketika ada pertandingan-pertandingan penting, para pemain dan suporter menjadi lebih kuat," ulas Fabregas.

"Jika kami tak bermain dengan tenang, pertandingan akan berjalan buruk untuk kami karena terlalu antusias itu tidak baik. Kami harus cerdas dan kami takj bisa hanya bermain dengan hati, tetapi juga dengan pikiran. Generasi pemain saat ini ada karena punya sejarah mampu membalik keadaan," lanjutnya.

Mengenai dirinya sendiri, Fabregas mengaku merasa sangat siap bermain. Meski begitu, ia siap dicadangkan jika itu demi kebaikan tim.

"Aku merasa lebih bugar dari sebelumnya dan ketika aku dibutuhkan aku siap. Aku sekuat biasanya dan aku berlatih sama kerasnya dengan orang lain. Tak seorang pun bisa mengambil dariku gairan mencapai sesuatu yang besar di klub ini. Jika untuk kebaikan tim aku tak dimainkan, aku akan menerimanya. Suporter di Camp Nou sangat menginginkan performa dan hasil bagus dan selalu ada di belakang kami pada momen-momen besar," ujar Fabregas.

"Para pemain lebih dari siap tampil pada laga besar. tak seorang pun meragukan kami bisa melakukannya, kami bisa membalik keadaan. Namun, itu bergantung kepada kami. Pada laga besar, para pemain ini selalu siap. Jika kami menang dan bermain dengan baik, itu bisa menjadi lompatan kualitas dan motivasi yang luar biasa. Anda tak boleh ragu akan para pemain ini hanya karena kalah pada tiga pertandingan," tuturnya.

Constant Diusir, Milan Menang 2-0 di Genoa

Posted: 08 Mar 2013 08:34 PM PST

GENOA, KOMPAS.com - Dalam keadaan cedera, Giampaolo Pazzini mencetak gol pada menit ke-22, yang ikut membawa AC Milan menang 2-0 atas Genoa, pada pertandingan Serie-A, di Luigi Ferraris, Jumat (8/3/2013). Tiga menit setelah mencetak gol, Pazzini digantikan Mario Balotelli.

Pazzini cedera akibat pelanggaran Daniele Portanova pada menit ke-18. Atas pelanggaran itu, Portanova mendapat kartu kuning.

Setelah mendapatkan perawatan medis, Pazzini kembali bermain dan mampu membawa timnya unggul dengan tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti, memanfaatkan bola hasil tendangan Mattia De Sciglio yang diantisipasi Daniele Portanova.

Gol kedua Milan diciptakan oleh Mario Balotelli pada menit ke-61. Setelah menguasai umpan Christian Zapata, Balotelli sempat mengolah bola, sebelum melepaskan tendangan kaki kanan di tengah kotak penalti, yang membuat bola melesat diagonal ke sudut kanan bawah gawang Sebastian Frey.

Milan mendominasi, tetapi kesulitan mengembangkan permainan pada babak pertama. Mereka hanya menciptakan dua tembakan, yang semuanya akurat. Selain tembakan Pazzini yang berujung gol, peluang lainnya adalah tembakan M'baye Niang pada menit ke-20, yang dijinakkan Frey.

Genoa sendiri kesulitan menembus benteng Milan. Mereka mencoba mengatasi kebuntuan dengan tembakan-tembakan jarak jauh, kecuali tembakan Andrea Bertolacci pada menit kesembilan, yang bisa diantisipasi Christian Abbiati.

Pertandingan pada awal babak kedua tampak lebih terbuka. Kedua kubu beberapa kali bertukar serangan, yang berujung ancaman.

Genoa lebih dulu mengancam melalui tembakan Cesare Bovo yang membentur tiang pada menit ke-50. Milan membalas melalui tembakan jarak jauh Balotelli pada menit ke-53, yang melesat ke atas gawang.

Semenit setelahnya, Marco Borriello melihat tembakannya dipatahkan Abbiati. Milan baru bisa membalas ancaman itu pada menit ke-60, melalui tembakan Mathieu Flamini yang ditepis Frey ke belakang gawang. Tendangan sudut ini merupakan awal terciptanya gol Balotelli.

Pada menit ke-64, Kevin Constant terjatuh setelah berkontak fisik dengan Bovo dalam perebutan bola. Kedua pemain itu kemudian berselisih sehingga masing-masing mendapatkan kartu kuning. Constant memprotes keputusan wasit dan atas tindakan itu mendapatkan kartu kuning kedua.

Dengan jumlah pemain lebih banyak, Genoa bermain lebih agresif. Mereka bisa menekan Milan dan menciptakan sejumlah peluang. Namun, Milan mampu bertahan dengan baik sehingga skor 0-2 bertahan hingga peluit berbunyi panjang.

Susunan pemain
Genoa:
1-Sebastien Frey; 5-Andreas Granqvist, 24-Emiliano Moretti, 90-Daniele Portanova; 3-Cesare Bovo (19-Cristóbal Jorquera 69),  8-Juan Vargas, 13-Luca Antonelli, 26-Mattia Cassani (17-Ciro Immobile 59), 28-Daniel Tozser; 22-Marco Borriello, 91-Andrea Bertolacci

Milan: 32-Christian Abbiati; 2-Mattia De Sciglio, 5-Philippe Mexes (76-Mario Yepes 45+2), 17-Christian Zapata, 21-Kevin Constant; 4-Sulley Muntari, 16-Mathieu Flamini, 18-Riccardo Montolivo; 11-Giampaolo Pazzini (45-Mario Balotelli 25), 19-M'baye Niang, 92-Stephan El Shaarawy (20-Ignazio Abate 68)

Wasit: Antonio Damato

Dengan Suap Bisa Masuk Timnas Brasil

Posted: 08 Mar 2013 08:26 PM PST

SAO PAULO, KOMPAS.com - Praktik suap juga terjadi dalam pemilihan pemain timnas Brasil. Setidaknya, hal itu diungkapkan Presiden Sport Club do Recife (klub sepak bola di Brasil), Luciano Bivar. Menurutnya, praktik itu sudah sering terjadi dan dia pernah melakukannya.

Bivar yang pernah maju dalam pemilihan presiden Brasil pada 2006 mengungkapkan, pada 2001 ia pernah membayar seorang pelobi agar pemain Leomar dimasukkan ke timnas Brasil untuk Piala Konfederasi. Saat itu, Brasil dilatih Emerson Leao.

"Saya mendorong agar seorang pemain masuk tim nasional dengan membayar komisi. Kembali ke masa Leomar, saya tak menyebutkan siapa yang menerima bayaran itu. Tapi, Anda bisa menyelidikinya dan menemukan buktinya," kata Bivar kepada stasiun radio Recife, Transmerica.

"Setiap orang melakukannya (mendesakkan agar seorang pemain masuk timnas) dalam sepak bola Brasil. Tanyalah kepada Scolari (pelatih Brasil saat ini, Luiz Felipe Scolari) betapa banyaknya seorang pelobi meneleponnya, mengusulkan agar memanggil pemain kliennya. Ini realitas sepak bola BRasil. Soal Leomar, kami telah membayar seorang pelobi," jelasnya.

Bivar menyarankan agar praktik seperti ini segera dihentikan demi kebaikan sepak bola. "Pemimpin cabang olahraga harus punya tugas untuk mengungkap apa yang sudah saya katakan dalam beberapa tahun. Saya harap, lebih banyak orang yang akan memiliki niat yang sama seperti saya untuk membersihkan dan menceritakan kasus seperti ini demi kebaikan olahraga," harapnya.

Sementara itu, Emerson Leao, membantah ada praktik seperti itu. Menurutnya, saat itu Leomar dipanggil karena penampilannya memang sedang bagus.

Kepada televisi Brasil, Arena Sportv, Leao mengatakan, "Pertama-tama, saya katakan tak ada yang perlu saya sembunyikan. Saya bingung, seseorang yang pernah mencalonkan diri sebagai presiden negara Brasil, tiba-tiba berbicara hal itu di untuk publik."

"Sekarang, orang yang mengatakan hal itu harus diinvestigasi oleh Dewan Olahraga dan polisi. Jika memang benar (ia menyuap), maka harus dipenjara. Orang yang membayar dan menerima bayarang juga harus dihukum," tegasnya.

Leao juga mengatakan, "Presiden CBF saat itu tak mengizinkan kami memanggil pemain dari klub luar negeri atau dari klub besasr (untuk bermain di Piala Konfederasi). Leomar adalah gelandang bertahan. Karena saya tak bisa memanggil gelandang bertahan dari klub besar atau pemain yang berkarier di luar negeri, maka ia saya beri kesempatan masuk timnas. Tak lebih dari itu. Tak ada lobi."

Suarez Raih Sepatu Emas Lagi

Posted: 08 Mar 2013 07:52 PM PST

LIVERPOOL, KOMPAS.com - Striker Liverpool, Luis Suarez, berhak atas sepatu emas Premier League (Barclays Race For The Golden Boot). Sebab, ia menjadi orang pertama yang membukukan 20 gol pada Premier League musim ini.

Suarez sudah membukukan total 21 gol di Premier League 2012-13. Ia melewati perolehan gol Robin van Persie (19 gol). Sebelumnya, Suarez juga meraih gelar yang sama karena menjadi pemain pertama yang membukukan 10 gol pada November 2012 lalu.

"Aku tak tahu apakah aku berada dalam produktivitas tertinggi dalam hidupku. Tapi, tentu aku menikmati apa yang dibutuhkan seorang striker dan itu sedikit ada unsur keeruntungan," kata Suarez.

"Musim lalu, peluang (mencetak gol) tak terlalu menggembirakan seperti tahun ini. Anda harus bekerja keras sebagai seorang striker untuk berada di posisi yang benar dan mengantisipasi situasi. Juga menjadi bukti bahwa tim telah bekerja dengan baik dan bergerak ke arah yang benar secara keseluruhan. Tapi, pada saat yang sama, sangat menyenangkan sebagai seorang pemain yang menerima penghargaan personal. Sebab, ini berarti Anda telah melakukan pekerjaan dengan baik," tutupnya. (GL)

Habis Cetak Gol, Pazzini Ditarik karena Cedera

Posted: 08 Mar 2013 07:32 PM PST

GENOA, KOMPAS.com - Dalam keadaan cedera, Giampaolo Pazzini mencetak gol pada menit ke-22, yang membawa AC Milan unggul 1-0 atas Genoa, hingga turun minum pertandingan Serie-A, di Luigi Ferraris, Jumat (8/3/2013). Tiga menit setelah mencetak gol, Pazzini digantikan Mario Balotelli.

Gol Pazzini merupakan hasil tendangan kaki kanan dari tengah kotak penalti, memanfaatkan bola hasil tendangan Mattia De Sciglio yang diantisipasi Daniele Portanova.

Sebelum gol Pazzini, Milan sempat kesulitan mengembangkan permainan dan beberapa kali berada dalam bahaya kebobolan.

Pada menit kesembilan, misalnya, Andrea Bertolacci melepaskan tembakan dari tengah kotak penalti, yang bisa dijinakkan Christian Abbiati.

Pada menit ke-16. Bertolacci kembali berhasil menembus kotak penalti Milan. Namun, kali ini ia dihentikan Christian Zapata.

Selepas menit ke-20, Milan tampak lebih baik. Setelah tembakan M'baye Niang pada menit ke-19 diantisipasi Frey, Milan mampu langsung melancarkan serangan baru, yang berujung gol Pazzini.

Empat menit sebelum mencetak gol, Pazzini mengalami cedera setelah berkontak fisik dengan Portanova. Setelah mendapatkan perawatan medis, Pazzini kembali bermain, tetapi akhirnya ditarik dari lapangan. Portanova sendiri mendapatkan kartu kuning.

Setelahnya, pertandingan berjalan alot. Milan kesulitan menciptakan peluang dan tuan rumah berusaha memecah kebuntuan dengan melepaskan tembakan jarak jauh. Namun, skor 0-1 tak berubah hingga peluit tanda turun minum berbunyi.

Menurut catatan Lega Serie-A, selama paruh pertama, Milan menguasai bola sebanyak 58 persen dan menciptakan dua peluang emas dari dua usaha, sementara Genoa melepaskan satu tembakan akurat dari lima percobaan.

Susunan pemain
Genoa:
1-Sebastien Frey; 5-Andreas Granqvist, 24-Emiliano Moretti, 90-Daniele Portanova; 3-Cesare Bovo,  8-Juan Vargas, 13-Luca Antonelli, 26-Mattia Cassani, 28-Daniel Tozser; 22-Marco Borriello, 91-Andrea Bertolacci

Milan: 32-Christian Abbiati; 2-Mattia De Sciglio, 5-Philippe Mexes, 17-Christian Zapata, 21-Kevin Constant; 4-Sulley Muntari, 16-Mathieu Flamini, 18-Riccardo Montolivo; 11-Giampaolo Pazzini (45-Mario Balotelli 25), 19-M'baye Niang, 92-Stephan El Shaarawy

Wasit: Antonio Damato

Inilah Sepak Bola Terbasah di Dunia

Posted: 08 Mar 2013 06:59 PM PST

ASTANA, KOMPAS.com - Beberapa liga di banyak negara sering menghentikan pertandingan, jika lapangan digenangi air. Namun, tidak demikian dengan Liga Kazakhstan. Meski bola sulit dimainkan karena genangan air, wasit tetap melanjutkan pertandingan.

Tidak disebutkan tim yang bertanding. Video yang diunggah di thesun.co.uk tersebut menunjukkan, salah satu pojok lapangan benar-benar digenangi air.

Panitia sudah berusaha mengatasinya dengan mendatangkan truk penyedot air. Namun, wasit tak mau menunda laga dan terus melanjutkannya. Sehingga, ketika ada tendangan pojok di daerah genangan itu, pemain kesulitan dan harus menggunakan teknik khusus untuk melakukannya. The Sun pun menyebutnya sebagai sepak bola terbasah di dunia.

Federasi Turki Bantah Wawancara AS-Cakir

Posted: 08 Mar 2013 06:52 PM PST

ISTANBUL, KOMPAS.com - Federasi Sepak Bola Turki (TFF) menyatakan Cuneyt Cakir tak pernah memberikan keterangan apa pun kepada media berkaitan dengan profesinya sebagai wasit, sesuai aturan UEFA. Hal ini berkaitan dengan artikel wawancara Cuneyt Cakir yang dimuat media Spanyol, AS, pada 8 Maret 2013.

Cakir memimpin pertandingan leg kedua 16 besar Liga Champions antara Manchester United dan Real Madrid, di Old Trafford, Selasa (5/3/2013). Pada pertandingan itu, ia mengeluarkan kartu merah untuk Nani pada menit ke-56.

MU yang sempat unggul berkat gol bunuh diri Sergio Ramos pun akhirnya kalah 1-2 akibat gol Luka Modric (66) dan Cristiano Ronaldo (69). MU pun tersingkir karena pada leg pertama bermain imbang 1-1.

Kartu merah itu menuai kontroversi. AS kemudian memuat artikel wawancara dengan Cakir. Pada artikel itu, Cakir membela keputusannya mengusir Nani dari pertandingan itu.

"Setelah memimpin leg kedua 16 besar Liga Champions UEFA antara Manchester United dan Real Madrid; pada sejumlah situs sosial media, media lokal dan luar negeri; disebutkan bahwa ada wawancara, komentar yang dibuat Cuneyt Cakir dan ia diancam dibunuh," ujar TFF.

"Wasit kami, Cuneyt Cakir, tak memberikan wawancara kepada jurnalis atau media karena peraturan (UEFA), dan ia juga tak memiliki akun di Facebook, Twitter, dan media sosial lainnya," demikian pernyataan TFF.

Ancelotti Tunggu Maradona di Perancis

Posted: 08 Mar 2013 06:30 PM PST

PARIS, KOMPAS.com - Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Carlo Ancelotti, berharap Diego Maradona benar-benar akan melatih juara bertahan Ligue 1, Montpellier. Menurutnya, kehadirannya akan membuat Ligue 1 bergairah.

"Kehadiran Maradona akan memberi hal yang baik buat Liga Perancis. Sebagai pemain, saya pernah bermain melawan Maradona. Tapi, ia sering menang," kata Ancelotti.

Montpellier memang dikabarkan sedang mendekati Maradona untuk menjadi pelatih mereka. Jika rencana mereka sukses, maka Ancelotti akan kembali bersaing dengan Maradona, tapi kali ini sebagai pelatih. (GL)

No comments:

Post a Comment