KOMPAStekno |
- WhatsApp Kini Punya Fitur Pesan Suara "Push to Talk"
- Catatan Gangguan Layanan BlackBerry di Indonesia
- Mendeteksi Kebohongan Melalui "E-mail"
- BlackBerry Z30 Disandingkan dengan Z10 dan Q5
| WhatsApp Kini Punya Fitur Pesan Suara "Push to Talk" Posted: 09 Aug 2013 06:00 AM PDT ![]() Logo WhatsApp. Kala itu, jumlah "penduduk" aplikasi WhatsApp baru menyentuh angka 250 juta. Setiap harinya, seperti dikutip dari The Verge, Jumat (9/8/2013), ada 31 miliar pesan yang dikirimkan, sekitar 235 juta adalah pesan foto. Jumlah pengiriman tersebut mengalami banyak peningkatan dari pengumuman sebelumnya. Pada saat itu, ada 27 miliar pesan teks yang dikirim lewat WhatsApp. Bersamaan dengan pengumuman jumlah pengguna ini, pihak WhatsApp juga mengumumkan fitur baru untuk aplikasi tersebut. Fitur tersebut adalah Voice Messaging. Aplikasi voice chat ini bekerja dengan prinsip Push-to-talk, tidak seperti panggilan suara biasa. Untuk berkomunikasi, pengguna harus berbicara secara bergantian, mirip perangkat handy talkie (HT) namun melalui kanal digital. Cara mengirimkan pesan suaranya cukup mudah. Pengguna diharuskan menekan tombol microphone, yang terletak di sebelah kanan kotak pesan teks, saat ingin merekam pesan suaranya. Apabila sudah selesai, pengguna tinggal mengangkat jari dari tombol tersebut, maka pesan akan secara otomatis terkirim. Fitur voice chat ini sudah dapat digunakan pengguna WhatsApp dengan memperbarui aplikasi dari toko aplikasi masing-masing platform. WhatsApp didirikan pada 2009 oleh Jan Koum dan Brian Acton. Keduanya adalah mantan karyawan Yahoo. Aplikasi pesan instan ini tersedia hampir di semua platform, mulai dari iOS, Android, BlackBerry, Windows Phone, hingga Nokia S40. Perusahaan ini mendapat keuntungan dari biaya berlangganan. WhatsApp bisa digunakan secara gratis di tahun pertama dan selanjutnya bisa dibeli seharga Rp 9.500. |
| Catatan Gangguan Layanan BlackBerry di Indonesia Posted: 08 Aug 2013 09:10 PM PDT JAKARTA, KOMPAS.com — Gangguan layanan BlackBerry sudah berkali-kali terjadi di Indonesia, salah satu negara yang sebagian besar pengguna ponselnya menyukai produk BlackBerry. Selain merugikan pengguna, gangguan layanan BlackBerry juga merugikan operator seluler yang telah menjalin kemitraan, termasuk Telkomsel, Indosat, XL Axiata, Tri, Axis, Smartfren, dan Esia. Antara BlackBerry dan operator tersebut tentu memiliki perjanjian kerja sama, termasuk kewajiban operator membayar lisensi kepada BlackBerry. Belum lagi, BlackBerry memiliki pelanggan segmen korporasi yang memakai layanan BlackBerry Enterprise Service (BES). Pada 2012 dan 2013, KompasTekno mencatat layanan BlackBerry mengalami gangguan sebanyak 6 kali, yakni 3 kali pada tahun 2012 dan 3 kali pada 2013. Berikut adalah rincian gangguan BlackBerry di Indonesia dalam dua tahun terakhir. 2012 30 Maret: Layanan e-mail BlackBerry bermasalah sejak 10.00 WIB. Pada sore harinya, BlackBerry berhasil mengatasi masalah tersebut. Perusahaan menyatakan, masalah email ini berasal dari server yang berada di Singapura. (Baca: "E-mail" BlackBerry Bermasalah karena "Server" di Singapura) 15 Agustus: Lagi-lagi yang bermasalah adalah layanan e-mail dan terjadi di kawasan Asia Pasifik, yang berlangsung mulai dari pukul 13.00 sampai 17.00 WIB. (Baca: Tak Hanya Indonesia, "BBM Error" Terjadi di Asia Pasifik) 3 Oktober: Pengguna ponsel BlackBerry tidak dapat mengirim dan menerima pesan via BBM. Ini terjadi sejak pukul 11.00 sampai 17.30 WIB. Bukan hanya di Indonesia, gangguan ini juga dialami semua pengguna di Asia Pasifik. (Baca: Tak Hanya Indonesia, "BBM Error" Terjadi di Asia Pasifik) 2013 12 Mei: Selain Indonesia, gangguan pertama pada tahun 2013 juga berdampak di Malaysia, Singapura, Filipina, Vietnam, dan Thailand. Masalah ini berhasil diatasi dalam waktu lebih kurang 7 jam, mulai dari pukul 20.00 WIB pada Minggu, 12 Mei 2013, sampai keesokan harinya pukul 03.00 WIB. (Baca: Ini Penyebab BlackBerry Messenger "Ngadat") Perusahaan mengatakan bahwa hal ini terjadi karena ada gangguan internet di kawasan Asia Pasifik. Bukan hanya BlackBerry, melainkan sejumlah layanan telekomunikasi dan internet juga terganggu. 3 Juli: Gangguan pada sekitar pukul 11.00 WIB menyebabkan pesan yang masuk ke BBM menjadi tertunda, serta sulit mengirim e-mail dan mengakses internet. Uniknya, gangguan kali ini hanya terjadi di Indonesia. (Baca: BlackBerry Lawas Terganggu, BlackBerry 10 Lancar) Setelah melakukan investigasi dan perbaikan selama 13 jam, BlackBerry berhasil menyelesaikan masalah pada 4 Juli 2013 pukul 00.30 WIB. Setelah ditelusuri, gangguan disebabkan ada konfigurasi yang salah dan komponen yang gagal saat BlackBerry melakukan upgrade system. (Baca: BlackBerry Ungkap Penyebab BBM Ngadat) 23 Juli: Layanan BBM kembali ngadat sejak pukul 19.00 WIB. Gangguan ini mencakup kawasan Asia Pasifik. Namun, pengguna masih bisa melakukan browsing, mengakses media sosial, chatting dengan aplikasi pihak ketiga, dan mengirim e-mail. (Baca: BlackBerry Messenger Dikeluhkan Tidak Bisa Kirim Pesan) Setelah melakukan investigasi dan perbaikan, gangguan BBM kali ini berhasil diatasi pukul 07.00 WIB pada 24 Juli. Gangguan sebanyak 3 kali pada Mei dan Juli tahun 2013 terjadi setelah BlackBerry mengumumkan akan menyediakan aplikasi BBM untuk perangkat Android dan iOS. Ikuti perkembangan berita ini di topik: |
| Mendeteksi Kebohongan Melalui "E-mail" Posted: 08 Aug 2013 08:09 PM PDT KOMPAS.com — Kata-kata dan frasa di e-mail bisa dipakai untuk mengetahui apakah seseorang berbohong atau menyembunyikan sesuatu. Temuan ini disampaikan oleh para peneliti melalui artikel di jurnal Scientific American, dan sejalan dengan beberapa kajian lain yang dilakukan para pakar di Amerika Serikat. Menurut penelitian para ahli di Universitas Carnegie Mellon, Pennsylvania, orang-orang yang berusaha menyembunyikan kebenaran lebih sering menggunakan kata-kata yang bersayap dan tidak banyak menggunakan kata "saya" baik sebagai subyek maupun obyek dalam kalimat. Orang-orang yang tidak ingin menyampaikan kebenaran juga cenderung menulis e-mail yang lebih banyak dan lebih panjang, lebih panjang dari e-mail yang biasanya mereka tulis. Lebih panjang Penelitian ini diikuti oleh 62 orang dewasa yang mengaku menyembunyikan rahasia besar dalam hidup mereka, mulai dari selingkuh, rahasia keluarga, hingga rahasia lain yang terkait dengan pekerjaan atau kasus hukum. Tim yang dipimpin James Pennebaker ini sebelumnya mengkaji bahasa yang dipakai politisi dan pejabat publik. Menurut Pennebaker, Presiden George W Bush tidak sering menggunakan kata ganti "saya" beberapa bulan menjelang invasi ke Irak. Hal yang sama dilakukan Presiden Harry Truman sebelum Amerika menjatuhkan bom atom di Hiroshima. |
| BlackBerry Z30 Disandingkan dengan Z10 dan Q5 Posted: 08 Aug 2013 05:31 PM PDT KOMPAS.com — Foto penampakan BlackBerry A10—yang kemudian disinyalir akan menggunakan nama resmi Z30—kembali muncul di internet. Berbeda dari biasanya, dalam foto tersebut, BlackBerry Z30 terlihat disandingkan dengan produk BlackBerry lainnya, yaitu Z10 dan Q5. Dari gambar yang dilansir oleh situs pemerhati produk BlackBerry, CrackBerry, Z30 tampak memiliki ukuran yang lebih bongsor dari kedua saudara tuanya ini. Hal tersebut sejalan dengan rumor yang beredar belakangan ini. Rumor itu mengungkapkan bahwa perusahaan asal Kanada tersebut akan memasukkan Z30 dalam kategori phablet, perangkat hybrid antara ponsel dan tablet, dengan bentang layar 5 inci. BlackBerry Z10, yang saat ini menduduki strata teratas produk berbasis sistem operasi BlackBerry 10 memiliki layar 4,2 inci. Sedangkan Q5, ponsel BlackBerry 10 dengan keyboard versi harga terjangkau, dipersenjatai layar 3,1 inci. Dari gambar tersebut, BlackBerry terlihat akan sedikit merombak tampilan antarmuka dari sistem operasinya. Pada BlackBerry Z10 terlihat hanya ada 4 baris aplikasi. Sementara BlackBerry Z30 memiliki satu baris aplikasi lebih banyak dibandingkan kakaknya tersebut. Sebelumnya, telah tersiar beberapa rumor terkait spesifikasi hardware yang akan diusung BlackBerry Z30. Ia dikabarkan akan menggunakan RAM 2 GB, prosesor dual-core, layar Super AMOLED, dan berjalan di sistem operasi BlackBerry 10.2.Dengan spesifikasinya ini, BlackBerry Z30 dikabarkan akan menggantikan Z10 sebagai produk paling high-end berbasis BlackBerry 10. Sedangkan Z10 nantinya akan mengisi strata menengah. |
| You are subscribed to email updates from KOMPAStekno To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |

No comments:
Post a Comment