KOMPAS.com - Nasional

KOMPAS.com - Nasional


Ini Alasan Irjen Djoko Susilo Tempeleng Kompol Legimo

Posted: 31 May 2013 03:53 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian RI, Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo mengaku pernah menempeleng bawahannya, mantan Bendahara Korlantas Polri, Komisaris Polisi Legimo. Namun, Djoko mengaku menempeleng Legimo bukan karena ia tidak menjaga kardus uang miliknya, melainkan karena yang bersangkutan beberapa hari tidak masuk kantor.

"Saya tempeleng benar, tapi bukan kasus pemberian dus, tapi karena dia selalu tidak ada beberapa hari," kata Djoko dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (31/5/2013) saat menanggapi keterangan Legimo.

Sebelumnya Legimo saat bersaksi untuk Djoko, mengaku pernah ditampar lantaran tidak berada di tempat saat Djoko ingin mengambil uangnya. Legimo mengaku diperintah Djoko untuk mengambil uang empat kardus dari Budi Susanto, Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi. Menurut Legimo, uang ini terkait dengan proyek simulator ujian surat izin mengemudi (SIM).

Setelah diterima, uang dalam empat kardus itu dititipkan di ruangan Legimo. Kepada majelis hakim, Legimo mengaku tidak tahu berapa isi uang dalam empat kardus besar tersebut. Legimo mengaku sempat meninggalkan ruangan. Padahal, Djoko berpesan kepadanya agar jangan pulang dulu. Karena itulah, Djoko marah dan menampar Legimo.

Sementara menurut Djoko, saat itu dia telah berupaya mencari Legimo namun tidak juga ketemu. "Dia beberapa hari tidak ada. Ngakunya ke Mabes atau ke mana. Padahal beberapa tamu ke kantor," tutur Djoko.

Dalam persidangan, Djoko juga membantah menerima uang dari Budi seperti yang diungkapkan Legimo. Jenderal bintang dua ini pun membantah mencairkan pembayaran simulator SIM untuk PT CMMA sebelum pengerjaan proyek selesai. Selain itu, Djoko membantah kesaksian Legimo yang mengungkapkan adanya pemberian miliaran rupiah dari PT Pura Grup pengadaan blangko STNK dan BPKB pada 2009.

Editor : Hindra

Djoko Bantah Terima Uang dari Rekanan

Posted: 31 May 2013 03:49 PM PDT

  • Penulis :
  • Icha Rastika
  • Jumat, 31 Mei 2013 | 22:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Kepala Korps Lalu Lintas Kepolisian RI, Inspektur Jenderal Polisi Djoko Susilo membantah dikatakan menerima Rp 4 miliar dan empat kardus uang dari Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi Budi Susanto terkait proyek simulator ujian surat izin mengemudi (SIM) roda dua dan roda empat.

"Saya tidak pernah menerima dari Budi Susanto atau koordinir dan sebagainya," kata Djoko dalam persidangan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (31/5/2013).

Dia menanggapi kesaksian mantan Bendahara Korlantas Polri, Komisaris Polisi Legimo. Sebelumnya Legimo mengaku diperintah Djoko untuk menerima pemberian uang dari Budi Susanto terkait proyek simulator SIM.

Menurut Legimo, uang diberikan oleh staf Budi dalam dua bulan berturut-turut. Uang Rp 4 miliar diterima Legimo pada April 2011 sedangkan uang dalam empat kardus besar yang nilainya tidak diketahui Legimo itu diterimanya pada Maret 2011, atau sepekan setelah Korlantas Polri membayar pengerjaan proyek simulator roda dua kepada PT CMMA.

Selain membantah uang dari Budi, Djoko membantah telah menikmati uang miliaran rupiah yang diambil Legimo dari PT Pura Grup yang berkantor di Kudus, Jawa Tengah. Menurut Djoko, uang miliaran itu tidak pernah diterimanya. Uang tersebut, menurut Djoko, habis untuk operasional Legimo. "Itu tidak pernah diberikan ke saya, itu untuk operasional saksi semua," ujar Djoko.

Sementara Legimo mengaku diperintah Djoko untuk mengambil uang di PT Pura Grup. Legimo mengaku tidak ingat persis berapa jumlah uang tersebut. Hanya saja, menurut dia, uang itu diberikan PT Pura Grup dalam beberapa kali sejak 2009. Nilainya, ada yang Rp 3 miliar, ada pula yang Rp 3,5 miliar. Legimo juga mengakui bahwa uang dari Pura Grup itu tidak terkait proyek simulator SIM, melainkan berkaitan dengan pengadaan blangko STNK dan BPKB.

Editor : Hindra

Kejaksaan Sidik Dugaan Korupsi Pengadaan Pesawat di STPI

Posted: 31 May 2013 03:11 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Kejaksaan Agung tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi pengadaan pesawat latih jenis sayap tetap (fixed wing) pada badan pendidikan dan pelatihan Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) Curug, Tangerang, Banten. Dugaan korupsi itu terkait pengadaan 18 unit pesawat dan dua unit link simulator tahun anggaran 2010-2013 senilai Rp 138,8 miliar.

"Ditemukan adanya bukti permulaan yang cukup tentang terjadinya tindak pidana korupsi sehingga Kejagung RI meningkatkannya ke tahap penyidikan," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Setia Untung Arimuladi di Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan, Jumat (31/5/2013).

Penyidik telah menetapkan tiga orang tersangka terkait kasus ini, yaitu Direktur Utama PT Pasific Putra Metropolitan berinisial BW, pegawai negeri sipil di STPI Drs IGK Rai Darmaja, dan Kabag Administrasi Umum inisial AA. Untung menjelaskan, awalnya pesawat tersebut telah dibayar penuh pada 14 Desember 2012. Namun hanya enam unit pesawat yang diberikan.

"Dugaan tindak pidana korupsi tersebut karena diduga terjadi pengadaan pesawat latih dan link simulator dimana setelah pembayaran selesai 100 persen ternyata yang ada hanya berjumlah enam unit saja," terangnya.

Pada Kamis (30/5/2013), penyidik telah menyita 12 unit pesawat latih yang belum dirakit dan dua unit link simulator.

Editor : Hindra

Wali Kota Bandung Bantah Jadi Inisiator Suap

Posted: 31 May 2013 02:45 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com - Wali Kota Bandung Dada Rosada membantah jadi inisiator pemberian suap kepada hakim Pengadilan Negeri Bandung Setyabudi Tejocahyono terkait kepengurusan perkara bantuan sosial (bansos) di Pemerintah Kota Bandung, Jawa Barat. Dada menyampaikan bantahannya itu seusai diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi selama kurang lebih 10 jam terkait kasus dugaan penyuapan tersebut.

"Menyuruh, enggak..enggak," kata Dada di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (31/5/2013). Dada membantah memerintahkan orang dekatnya, Ketua Gasibu Padjajaran Toto Hutagalung, untuk memberikan uang suap kepada hakim Setyabudi.

Adapun Toto dan Setyabudi sudah ditetapkan KPK sebagai tersangka dalam kasus ini. "Enggak..enggak," ujar Dada. Bantahan yang sama juga disampaikan Dada saat ditanya mengenai dugaan uang yang digunakan untuk menyuap Setyabudi tersebut berasal dari patungan para kepala Dinas.

KPK memeriksa Dada sebagai saksi karena dianggap tahu seputar pemberian uang kepada hakim Setyabudi tersebut. Pemeriksaan ini merupakan yang kelima kalinya bagi Dada. Saat ditanya mengapa kerap diperiksa KPK dalam waktu yang cukup lama, Dada mengaku banyak yang hal yang ditanyakan penyidik KPK kepadanya. "Pengembangan yang lama saja, enggak apa-apa. Ini dalam rangka mempermudah dan memperceoat saja, banyaklah," tuturnya.

KPK Mengarah ke Dada

Nama Dada kerap disebut dalam pusaran kasus pemberian hadiah kepada hakim Setyabudi. Dari informasi yang diterima Kompas.com, KPK telah memiliki bukti dan petunjuk mengenai dugaan keterlibatan Dada.

Dalam kasus ini, orang dekat Dada, yakni Toto Hutagalung, telah ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menyuap hakim Setyabudi. KPK juga menetapkan orang suruhan Toto yang bernama Asep Triana dan Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Pemkot Bandung Hery Nurhayat sebagai tersangka. Terkait penyidikan kasus ini, KPK mencegah Dada bepergian ke luar negeri.

Beberapa waktu lalu, KPK menggeledah ruangan Dada di kantor Pemkot Bandung, rumah dinas Dada di Jalan Pendapa Kota Bandung, Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, pada Jumat (17/5/2013, dan rumah pribadinya di Jalan Tirtasari II No 12 RT 12 RW 09, Kelurahan Sarijadi, Kecamatan Sukasari, Bandung, pada hari yang sama.

Dari penggeledahan di rumah pribadi Dada, tim penyidik KPK menyita beberapa barang, di antaranya SIM card Telkomsel (Kartu Halo) dengan nomor 0811224752 dan daftar riwayat hidup (RH) Dada.

Editor : Hindra

Djoko Punya Buku Khusus untuk Uang dari Rekanan

Posted: 31 May 2013 02:37 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Selaku Bendahara Korps Lalu Lintas Kepolisian RI, Komisaris Polisi Legimo rupanya tidak hanya mengurusi transaksi uang keluar dan masuk kas Korlantas. Ia juga mencatat transaksi yang bersumber dari fee proyek atas perintah atasannya, Inspektur Jenderal Djoko Susilo.

Menurut Legimo, uang terkait proyek yang diterima Djoko itu dicatatnya dalam buku khusus. "Kalau APBN pelaporannya ke Irwasum, tapi kalau dana-dana, saya membukukannya ke kas tertentu, sebagai bukunya Kakor (Kepala Korlantas, Djoko), buku khusus," kata Legimo saat bersaksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM dengan terdakwa Djoko di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (31/5/2013).

Legimo juga mengatakan, Djoko rutin mengontrol transaksi uang yang dicatat dalam buku khusus itu setiap dua minggu hingga dua bulan sekali. Mendengar kesaksian Legimo, hakim Anwar pun bertanya apakah praktik pencatatan uang proyek di buku khusus ini memang berlaku umum di institusi Polri.

"Institusi Polri yang lain tahu enggak?" tanya hakim Anwar. Lantas Legimo mengaku tidak tahu apakah pencatatan ini juga dilakukan divisi Polri yang lain atau tidak. "Untuk yang lain, kurang tahu, tapi yang saya kerjakan ada," ujarnya.

Kemudian hakim Anwar menanyakan untuk apa penggunaan uang yang dicatat dalam buku khusus tersebut. "Uang di buku itu untuk apa? Pribadi Korlantas atau uang Polri?" tanyanya.

Atas pertanyaan ini, Legimo mengatakan, pengeluaran kas tersebut berdasarkan perintah Kepala Korlantas, yakni Djoko Susilo, sementara pengelolaannya dibukukan Legimo selaku bendahara.

Kepada majelis hakim, Legimo juga mengaku pernah diperintahkan Djoko untuk membayarkan uang ke sejumlah pihak. Salah satunya kepada seseorang bernama Nana Suryana yang mengaku sebagai pengurus kebun Djoko di kawasan Subang, Jawa Barat. "Sekali ngasih bisa Rp 300 juta. Saya lupa berapa kali," ujarnya.

Saat ditanya jaksa terkait asal uang yang digunakan untuk membayarkan sejumlah pihak, termasuk Nana, Legimo mengatakan, "Kalau dana dari hasil pemberian perusahaan-perusahaan tersebut masih ada, dipakai dari perusahaan-perusahaan itu. Tapi kalau tidak ada, baru saya pinjam ke koperasi."

Menurut Legimo, pinjaman Djoko ke Primer Koperasi Polri sudah mencapai Rp 12 miliar yang belum dilunasi hingga Djoko dimutasi sebagai Gubernur Akademi Kepolisian.

Pemberian dari rekanan

Kesaksian Legimo juga mengungkapkan adanya uang Rp 4 miliar yang diantarkan Direktur PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (CMMA) Budi Susanto kepada Djoko Susilo. Selain uang Rp 4 miliar, Legimo mengaku pernah menerima uang dalam bentuk empat kardus besar atas perintah Djoko. Menurut Legimo, uang dalam kardus ini pun berasal dari Budi Susanto, pemenang tender proyek simulator ujian surat izin mengemudi roda dua dan roda empat.

Bukan hanya itu, Legimo juga mengaku pernah diperintah mengambil uang dari PT Pura Group yang berkantor di Kudus, Jawa Tengah. Uang yang nilainya miliaran rupiah tersebut berkaitan dengan proyek pengadaan blangko STNK dan BPKB di Korlantas Polri. PT Pura Group pernah bekerja sama dengan rekanan Polri mengadakan blangko STNK dan BPKB serta material untuk SIM tahun 2008 dan 2009.

Editor : Hindra

Jokowi Ramaikan Konser Arkarna

Posted: 31 May 2013 02:08 PM PDT

Ollie Jacobs, vokalis Arkarna, band asal London, Inggris, mendatangi Balaikota, Jakarta, Rabu (29/5/2013) pagi, untuk bertemu dengan Joko Widodo atau Jokowi, Gubernur DKI Jakarta. | Fabian Januarius Kuwado/ KOMPAS.COM

JAKARTA, KOMPAS.com — Konser grup band asal London, Inggris, Arkarna, di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, Jumat (31/5/2013) malam, dipastikan diramaikan oleh Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo. Pria yang akrab disapa Jokowi tersebut telah mengonfirmasi kehadirannya.

"Pokoknya saya datang, tenang saja," ujarnya kepada wartawan di Balaikota sambil tertawa.

Meski demikian, masih dalam tanda tanya besar, apakah mantan Wali Kota Surakarta tersebut akan memenuhi keinginan vokalis Arkarna, Ollie Jacobs, untuk sepanggung bareng menyanyikan lagu nuansa Betawi "Nonton Bioskop" atau tidak.

"Malem minggu, aye pergi, ke bioskop, gito toh. Malah disuruh nyanyi, intinya datang," lanjutnya.

Sebelumnya, Ollie Jacobs datang ke Balaikota, Rabu pagi. Secara mengejutkan, Ollie mengaku hendak mengajak Jokowi bernyanyi bersama lagu Benyamin Sueb dengan judul "Nonton Bioskop". Ajakan Ollie tak lepas dari popularitas Jokowi yang tinggi. Nama Jokowi, katanya, terdengar hingga ke London.

"Semua teman saya di Indonesia bilang, Jokowi orangnya keren banget. Jadi saya pikir, Jokowi adalah sosok yang cocok buat kami," lanjut Ollie.

Band yang beranggotakan lima personel tersebut dijadwalkan menghibur para pencinta musik beraliran alternatif pop di Tennis Indoor Senayan pada 31 April 2013. Di sana, band pencipta lagu "So Little Time" tampil selama dua jam.

Editor : Hindra

Demokrat: PKS, Jangan Mengada-ada!

Posted: 31 May 2013 01:26 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Nurhayati Ali Assegaf menilai sikap PKS menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi adalah bentuk pengalihan isu dan mengada-ada. Penolakan tersebut diartikan oleh Nurhayati sebagai langkah yang melanggar undang-undang. Nurhayati menjelaskan, kenaikan harga BBM bersubsidi merupakan hak pemerintah. Bila ada suatu keharusan, pemerintah berhak melakukan hal tersebut.

"Kenaikan (harga) BBM bersubsidi adalah hak pemerintah. Artinya, kalau sudah menjadi undang-undang berarti sudah disepakati bersama saat paripurna. Sekarang yang dilanggar PKS bukan koalisi, tetapi undang-undang," kata Nurhayati, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (31/5/2013).

Ketua Fraksi Partai Demokrat ini menegaskan, bila memiliki persepsi yang berbeda terkait kenaikan harga BBM bersubsidi, seharusnya PKS bisa menyelesaikannya secara arif. Langkah yang ditempuh PKS saat ini dianggapnya sebagai cermin bahwa partai tersebut tak memiliki kedewasaan dalam berpolitik.

"Waktu itu PKS bilang mau keluar koalisi, sekarang tidak. Kalau tidak mau keluar, jangan mengada-ada. Kalau ada masalah, silakan selesaikan secara dewasa," ujarnya.

Seperti diberitakan, pemerintah berencana menaikkan harga premium menjadi Rp 6.500 per liter dan solar Rp 5.500 per liter. Jika direalisasikan, sebanyak 15,53 juta keluarga miskin akan menerima uang tunai Rp 150.000 per bulan selama lima bulan dan kompensasi dalam bentuk program lainnya.

Wakil Sekretaris Jenderal DPP PKS Mahfudz Siddiq mengatakan, pihaknya menolak rencana kenaikan harga BBM bersubsidi lantaran pemerintah gagal dalam pengendalian konsumsi BBM bersubsidi. Terlebih lagi terus terjadi penyimpangan penyaluran BBM bersubsidi. Dalam dua kali rencana kenaikan harga BBM bersubsidi sebelumnya, kata Mahfudz, PKS telah menyampaikan sejumlah rekomendasi terkait pengelolaan BBM bersubsidi. Namun, rekomendasi ini tidak digubris.

Editor : Hindra

Djoko Terima Miliaran Rupiah dari Proyek STNK dan BPKB

Posted: 31 May 2013 12:48 PM PDT

JAKARTA, KOMPAS.com — Mantan Bendahara Korps Lalu Lintas Kepolisian Negara RI Komisaris Legimo mengaku pernah diperintah atasannya, Inspektur Jenderal Djoko Susilo untuk mengambil uang dari PT Pura Group yang berkantor di Kudus, Jawa Tengah. Uang yang nilainya miliaran rupiah tersebut berkaitan dengan proyek pengadaan blangko STNK dan BPKB di Korlantas Polri.

PT Pura Group pernah bekerja sama dengan rekanan Polri mengadakan blangko STNK dan BPKB serta material untuk SIM tahun 2008 dan 2009.  "Saya pernah menuju PT Pura di Kudus, ada perintah untuk mengambil uang dari PT Pura," kata Legimo saat bersaksi dalam persidangan kasus dugaan korupsi proyek simulator SIM dengan terdakwa Djoko Susilo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Jumat (31/5/2013).

Legimo menjawab pertanyaan majelis hakim Tipikor yang memintanya menguraikan uang-uang yang diterima Djoko. Legimo menuturkan, uang dari PT Pura tersebut bukan hanya satu kali diberikan. "Ada yang nilainya 3 (Rp 3 miliar), ada 3,5 (Rp 3,5 miliar)," tambahnya.

Ketika itu, Legimo berangkat berdua dengan anggota stafnya untuk mengambil uang dari PT Pura di Kudus. Dari Jakarta ke Semarang, Jawa Tengah, ia naik pesawat yang biayanya ditanggung PT Pura.

"Dari Semarang, sudah dijemput PT Pura untuk menuju Kudus," kata Legimo.

Sesampainya di kantor perusahaan tersebut, ia mengambil uang yang ditempatkan dalam 7 hingga 10 dus kecil. Selanjutnya, Legimo kembali ke Jakarta melalui perjalanan darat dengan diantar pihak PT Pura. "Kita simpan dulu (uangnya) karena sampainya subuh," tuturnya.

Uang tersebut, menurut Legimo, kemudian diserahkanya kepada Djoko Susilo. Semula Legimo mengaku tidak tahu terkait apa uang ini diberikan. Namun, saat dikonfirmasi tim jaksa penuntut umum mengenai keterangannya dalam berita acara pemeriksaan (BAP), ia mengakui kalau penyerahan uang itu berkaitan dengan pengadaan material STNK dan BPKB. Penyerahan uang ini, dikoordinasi oleh Budi Susanto, Direktur Utama PT Citra Mandiri Metalindo Abadi (PT CMMA).

Ada sejumlah perusahaan yang ikut menyumbangkan uang untuk Djoko, di antaranya, PT Jasindo dan PT Sumber Cakung. "Itu adalah yang dikoordinasi Budi Susanto. Jadi, untuk penerimaan dan pengiriman dana kepada saya, hasil koordinasi perusahaan-perusahaan tersebut," ungkapnya.

Pemberian uang itu, diakui Legimo, dilakukan secara rutin, selama empat kali dalam setahun dimulai pada 2009.

Editor : Heru Margianto

Harian Metro: Arena

Harian Metro: Arena


Pahang = 60,000 Johor DT = tiada

Posted: 30 May 2013 10:07 AM PDT

Kelana Jaya: Sebanyak 80,000 keping tiket akan dicetak untuk aksi perlawanan separuh akhir kedua Piala FA membabitkan Pahang menentang Johor Darul Takzim di Stadium Nasional Bukit Jalil malam esok.

Perkembangan terbabit diumum Persatuan Bolasepak Malaysia (FAM) dengan Persatuan Bolasepak Negeri Pahang (PBNP) yang bertindak sebagai tuan rumah diperuntukkan 60,000 keping tiket manakala bakinya akan dijual di Stadium Nasional bermula jam 9 pagi ini.


Persatuan Bolasepak Negeri Johor (PBNJ) pula membuat permohonan kepada PBNP untuk mendapatkan 40,000 keping tiket bagi membolehkan penyokong Johor DT hadir menyaksikan perlawanan terbabit yang dibatalkan sebelum ini.

"Kami minta 40,000 tiket kerana menjangkakan penyokong Harimau Selatan akan membanjiri Stadium Nasional dan diharap ia mendapat kerjasama PBNP," kata Setiausaha Kehormat Mohd Fahmy Yahya.


Namun hasrat PBNJ mendapatkan jumlah tiket itu memerlukan kelulusan PBNP selepas badan induk bolasepak negeri berhasrat membawa seramai mungkin penyokong Pahang ke Bukit Jalil.


"Kami perlu bermesyuarat terlebih dulu sebelum meluluskan jumlah dipohon PBNJ kerana keutamaan kami sudah pasti untuk penyokong Pahang. Kami akan mula menjual tiket bermula esok (hari ini) di Kuantan dan Temerloh. Berdasarkan sokongan ditunjukkan, saya yakin kami mampu mendapatkan 60,000 penyokong," kata Naib Presiden PBNP, Datuk Akbar VV Abu.

Foto

KEKECOHAN penonton punca perlawanan ditukar ke Stadium Bukit Jalil.

Akbar dan Fahmy turut melahirkan keyakinan satu suasana lebih baik membabitkan penyokong Pahang dan Johor DT dengan rekod kedua-dua penyokong pasukan tidak pernah mencetuskan masalah sebelum ini.


Bagaimanapun kehadiran penyokong di Stadium Bukit Jalil akan mendapat kawalan anggota polis dengan pemeriksaan ketat dijalankan di semua pintu masuk selain pemeriksaan dari masa ke semasa di dalam stadium.

"Kita akan membuat persiapan mencukupi dan memastikan keselamatan di Bukit Jalil terjamin. Kami memiliki anggota mencukupi untuk mengawal keadaan dan saya minta kerjasama penonton supaya perlawanan dapat berlangsung dengan lancar," kata Ketua Polis Daerah Cheras ACP Mohan Singh Tara Singh.

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/31

Keputusan mengejut

Posted: 30 May 2013 09:49 AM PDT

Kuala Lumpur: Pengurusan skuad negara membuat keputusan mengejut apabila menggugurkan dua pemain senior, S Kumar dan Muhamad Amin Rahim daripada menyertai siri empat perlawanan persahabatan bertaraf dunia di Afrika Selatan pada 2 hingga 12 Jun ini.

Menurut kenyataan Konfederasi Hoki Malaysia (MHC) semalam, Kumar yang juga penjaga gol utama skuad negara direhatkan daripada menyertai siri jelajah ke Afrika Selatan kerana baru saja kembali dari Amsterdam, Belanda kerana menjalani latihan seminggu bersama jurulatih berpengalaman Martijn Drijver.


"Dia meneruskan latihan bersama jurulatih penjaga gol skuad negara M Nadarajan," menurut kenyataan itu.

Tapi seorang lagi penjaga gawang skuad negara Roslan Jamaluddin yang turut bersama Kumar di Amsterdam, tersenarai untuk ke Afrika Selatan itu.


Pakar pukulan sudut penalti negara Muhamad Amin pula digugurkan kerana urusan peribadi.


Selain Kumar dan Muhamad Amin, empat lagi pemain yang digugurkan daripada keseluruhan 26 pemain negara ialah Azreen Rizal Nasir, Jivan Mohan, Muhamad Ramadan Rosli dan Norhizzat Sumantri.

Bermakna, ketua jurulatih Paul Revington hanya membawa 20 pemain untuk empat perlawanan bertemu Afrika Selatan, lawan diundi dalam satu kumpulan bersama skuad negara pada separuh akhir Liga Dunia di Johor Bahru dari 29 Jun hingga 7 Julai.


Kumar, Muhamad Amin serta barisan pemain digugurkan masih berpeluang diletakkan dalam senarai akhir pemain yang akan mewakili negara untuk kempen di Johor Bahru menerusi satu lagi pengumuman rasmi kelak. Bagaimanapun Revington berkata, Kumar tetap akan menyertai skuad negara hari ini dan esok untuk baki dua perlawanan persahabatan bertemu China Liaoning Province. "Kumar dan Roslan sudah kembali dan hampir pasti diturunkan pada dua perlawanan ini.

"Saya juga tidak sabar menanti kehadiran mereka dalam pasukan," katanya.


Dua perlawanan persahabatan sebelum ini menyaksikan Kairulnizam Ibrahim menggantikan tempat Kumar dan Roslan.


Skuad negara sudah mencatat dua kemenangan, 2-1 dan 4-2 ke atas juara keseluruhan wilayah China itu yang rata-ratanya dibarisi pemain kebangsaan.

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/31

Gunung Capital juara WAITGC

Posted: 30 May 2013 09:47 AM PDT

Kota Kinabalu: Team Gunung Capital dari Malaysia muncul juara pusingan kedua pertandingan golf amatur berpasukan dunia (WAITGC) selepas mengumpul 991 mata berbanding cabaran terdekat Team Copperheads dari Australia, 988.

Pasukan tuan rumah itu dibarisi Wan Shariman Abd Rashid, Nasaruddin Abd Basir, Mohd Zambre Abidin dan Marsidi Adnan.


Kategori Stableford pula dimenangi Team Bad Girls dari Australia. Pada tahun ini penganjur memperkenalkan kategori senior yang dimenangi Team Happy Days dari Australia yang mengumpul 416 mata manakala Amanda dari Brunei, kedua, 415. Semua pemenang akan bertanding di pusingan akhir di The Mines Resort & Golf Club Kuala Lumpur pada 26 hingga 28 November. Hadiah disampaikan Pengerusi Tourism Sabah, Datuk Seri Tengku Zainal Adlin. Turut hadir, Timbalan Pengarah Bahagian Pembangunan Industri Tourism Malaysia Saidi Bundan dan Presiden Persatuan Pengurus Kelab Golf Malaysia, Mohd Rom Muslim. Acara empat hari itu berlangsung di Kelab Golf dan Country Sabah serta Kelab Golf dan Country Teluk Dalit yang disertai 27 pasukan dengan 108 pemain. Sebanyak 15 pasukan dari Australia, Hong Kong (5), Singapura (4) dan satu dari New Zealand, Brunei dan Malaysia. Pertandingan kali ini turut disertai 20 pemain wanita.

Pusingan pertama kelayakan WAITGC 2013 berlangsung di Johor bulan lalu. Empat pusingan kelayakan akan berlangsung di lapan padang golf berbeza di Pulau Pinang, Selangor, Langkawi, Kuala Lumpur dan Putrajaya.


Kejohanan anjuran Tourism Malaysia dengan kerjasama Pengurus Kelab Golf Malaysia (GCMAM) yang diiktiraf Persatuan Golf Malaysia (MGA) itu menarik lebih 500 peserta setiap tahun. Acara tahunan ini bukan saja menguji kemahiran bermain golf peserta tetapi juga menggalakkan mereka untuk mengenali budaya dan tradisi di negara ini. Penyertaan media antarabangsa juga meningkatkan kedudukan acara itu dan meletakkan Malaysia sebagai salah satu destinasi pelancongan di rantau ini.

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/31

Zulfahmi harap tuah Litar Mugello

Posted: 30 May 2013 09:46 AM PDT

Kuala Lumpur: Melabelkan Litar Mugello antara trek kegemarannya, pelumba Moto3 negara Muhammad Zulfahmi Khairuddin mengharapkan penamat terbaik pada pusingan kelima Kejuaraan Motosikal Dunia di Grand Prix Mugello, Itali hujung minggu ini.

Selepas kecewa gagal meraih mata di Le Mans dua minggu lalu akibat terjatuh kerana cuaca buruk, Zulfahmi menegaskan Mugello tidak pernah mengecewakannya dan atas sebab itu, dia mengharapkan prestasi jentera KTM miliknya mampu mencatat masa terpantas bermula dari sesi latihan bebas hari ini.


"Mugello antara trek yang saya gemari. Ia sama sekali berbeza berbanding Le Mans dengan menawarkan banyak selekoh serta mempunyai jalan lurus yang panjang.

"Tahun lalu kami tidak meraih keputusan hambar. Saya rasa trek ini memang sesuai dengan jentera KTM dan minggu ini saya jangka ia lebih pantas.


"Saya perlu berada dalam kelompok 10 pelumba terbaik bermula daripada sesi latihan bebas pertama," katanya yang menamatkan perlumbaan tahun lalu di tempat kesembilan.


Le Mans menyaksikan pelumba Red Bull KTM Ajo itu kali pertama gagal meraih mata pada saingan musim ini selepas konsisten memungut mata pada tiga pusingan pertama dan ia menyebabkan dia jatuh ke tangga keenam kedudukan pelumba dengan mengumpul 28 mata.

Zulfahmi berkata, selain menggemari Litar Mugello, dia juga berharap keadaan cuaca baik sepanjang saingan hujung minggu ini.

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/31

CAS gantung Harun, 6 atlet

Posted: 30 May 2013 09:45 AM PDT

Kuala Lumpur: ENAM atlet olahraga yang melarikan diri daripada menjalani ujian doping serta bekas ketua jurulatih, Harun Rasheed akhirnya menerima hukuman sebenar apabila Mahkamah Timbangtara Sukan (CAS) di Switzerland menggantung mereka daripada terbabit dengan sukan itu.

Penghakiman bertulis setebal 41 muka surat yang CAS dihantar kepada Kesatuan Olahraga Malaysia (KOM), kelmarin, menyatakan hukuman penggantungan dua tahun dikenakan terhadap lima atlet, Siti Zubaidah Adabi, Yee Yi Ling, Norjannah Hafiszah Jamaludin, Nurul Sarah Abd Kadir dan Mohd Imran Ab Hadi.


Seorang lagi atlet, Siti Fatimah Mohamad dijatuhkan hukuman 18 bulan manakala Harun digantung 10 tahun berkuatkuasa 24 Mei 2013.

Presiden KOM, Datuk Zainal Abidin Ahmad berkata, keputusan itu susulan daripada rayuan Agensi Antidoping Dunia (WADA) yang mengheret KOM ke CAS selepas agensi itu tidak puas hati dengan tindakan badan induk olahraga kebangsaan itu kerana hanya memberi amaran keras terhadap enam atlet terbabit. "WADA memfailkan rayuan itu pada 7 Mei tahun lalu dengan siasatan terperinci sudah dilakukan dan kini, CAS sudah mengeluarkan keputusan dengan segala perbelanjaan ditanggung KOM.


"KOM juga didenda 5,000 Swiss Franc (RM15,799) sebagai bayaran kepada WADA kerana mereka membangkitkan isu itu serta membuat rayuan kepada CAS.


"Biarpun perkara ini sudah selesai dan saya turut berasa sedih kerana kami di KOM pernah membuat rayuan atlet itu tidak dijatuhkan hukuman keras. Mereka sebenarnya mangsa keadaan," katanya.

Hukuman yang dijatuhkan itu bagaimanapun lebih ringan berbanding hukuman sebenar iaitu penggantungan empat tahun manakala Harun, seumur hidup. Justeru, Zainal berharap agar apa yang berlaku menjadi pengajaran kepada semua atlet supaya tidak memandang remeh setiap perkara terutama ujian doping.


Mengulas hukuman Siti Fatimah yang lebih ringan berbanding lima rakannya, Zainal berkata, ini kerana dia memberi bekerjasama membongkar kes itu dengan memberikan rakaman perbualan telefon kepada CAS. Berikutan hukuman itu semua pertandingan atau pingat dimenangi atlet bermula pada 24 Mei 2011 akan ditarik balik dan ia bermakna Malaysia sekali lagi kehilangan satu pingat gangsa pada temasya Sukan SEA Indonesia apabila Imran menjadi anggota kuartet 4x100m.

"Saya harap perkara ini sudah selesai dan tidak dibangkitkan lagi. Sekarang masa untuk kita pandang ke depan dan tumpukan perhatian kepada pembangunan olahraga."

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/31

Beregu 'sakit' mungkin pisah

Posted: 30 May 2013 09:44 AM PDT

Kuala Lumpur: Beregu 'sakit' Koo Kien Keat-Tan Boon Heong mungkin pulih jika dipisahkan kerana mereka enggan bergandingan di Sirkit Kebangsaan Terbuka Kedah gara-gara takut dikritik jika mendapat keputusan buruk.

Kien Keat yang bergandingan dengan Vivian Hoo dalam beregu campuran, melakar kejutan ke atas pilihan utama Chan Peng Soon-Lai Pei Jing untuk layak ke separuh akhir sekali gus menunjukkan Kien Keat mampu bermain dengan penuh keyakinan ketika tidak bersama Boon Heong.


Pada perlawanan suku akhir semalam, Kien Keat-Vivian menang 3-21, 21-13, 21-15 dan untuk melakukan rombakan, Persatuan Badminton Malaysia (BAM) perlu berani menghadapi pelbagai kemungkinan.

Di separuh akhir hari ini, Kien Keat-Boon Heong menentang gandingan Tan Chee Tean-Chow Mei Kuan manakala satu lagi perlawanan membabitkan pilihan kedua, Tan Aik Quan-Goh Liu Ying menentang pemain buangan BAM, adik beradik Vountus Indra Mawan-Sannatasah Saniru.


Sementara itu, pasangan juara remaja dunia 2011, Nelson Heg-Teo Ee Yi yang juga pilihan keenam kejohanan mempamer prestasi memalukan apabila tewas kepada gandingan bebas, Mohd Razif Latif-Muhd Hafiz Hashim, 12-21, 10-21.


"Saya tidak sangka kami berjaya mengatasi pasangan tetap beregu, apa lagi pemain BAM," kata Hafiz.

Iskandar Zulkarnain Zainuddin mengejutkan pemain senior yang juga rakan sepelatih Mohd Arif Latif, 22-20, 21-10 untuk ke separuh akhir sekali gus membuktikan permainannya semakin konsisten.


Hari ini, Iskandar berdepan satu lagi tugas getir, berdepan pilihan kedua, Chong Wei Feng yang mengatasi juara remaja dunia 2011, Zulfadli Zulkifli 21-14, 26-24.

Sebelum itu, pilihan utama Liew Daren ke saingan empat terbaik dengan mengalahkan pemain yang baru diserap ke kem kebangsaan Chong Yee Han, 21-13, 21-15 untuk menempah pertemuan dengan bekas pemain BAM, Tan Chun Seang yang menewaskan Goh Soon Huat, 21-14, 21-19.

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/31

Fatimah terbuka terima hukuman

Posted: 30 May 2013 09:40 AM PDT

Kuala Lumpur: Atlet pecut negara Siti Fatimah Mohamad yang digantung 18 bulan, menerima hukuman itu dengan hati terbuka dan menganggap semuanya sudah selesai.

Dia yang terbabit dengan kes melarikan diri daripada menjalani ujian doping pada Mei 2011 langsung tidak berasa kecewa kerana memang sudah menduga bakal dikenakan hukuman.


"Saya sudah puas menangis. Kecewa juga sudah habis dan sekarang ini tiada apa-apa perasaan lagi. Memang saya tahu akan dihukum.

"Sudah lama saya tidak berlatih dan dengan kerjaya yang ada, saya berasa lebih tenang," kata atlet berusia 27 tahun dari Johor itu.


Semalam, Siti Fatimah bersama lima lagi rakannya yang melarikan diri daripada ujian doping dijatuhkan hukuman penggantungan dari sebarang jenis sukan dan penyertaan oleh Mahkamah Timbangtara Sukan (CAS) di Switzerland.


Siti Fatimah bagaimanapun dijatuhkan hukuman lebih ringan, 18 bulan berbanding lima rakannya yang dihukum dua tahun kerana bekerjasama dengan CAS membongkar perkara itu.

Ditanya sama ada masih berminat untuk terus bergelar atlet selepas melalui pelbagai ranjau, Siti Fatimah mengaku dia bercadang kembali bergelar atlet olahraga negara selepas tempoh penggantungan tamat kerana minat dan sokongan keluarga. Siti Fatimah sebelum ini mencetuskan fenomena dan mencuri perhatian ramai apabila memilih untuk beralih bidang daripada olahraga ke sukan berbasikal.


Namun semua itu hanya sementara apabila tidak mahu memburukkan nama Persekutuan Kebangsaan Berbasikal Malaysia (PKBM) berikutan kesnya yang belum selesai.

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/31

Separuh akhir kedua tukar waktu malam

Posted: 30 May 2013 09:36 AM PDT

Kelana Jaya: Persatuan Bolasepak Malaysia (FAM) memutuskan aksi separuh akhir kedua Piala FA membabitkan Pahang menentang Johor Darul Takzim di Stadium Nasional Bukit Jalil, esok berlangsung di sebelah malam.

Justeru, perlawanan yang pada awalnya diputuskan berlangsung pada jam 4.15 petang kini diadakan pada jam 8.45 malam.


Perkembangan terbabit diumumkan Penolong Setiausaha Agung FAM Datuk Ahmad Fuad Daud apabila berpuas hati dengan tahap pencahayaan Stadium Nasional yang melebihi 1000 lux selepas membuat pemeriksaan malam tadi.

Ahmad Fuad turut berkata, FAM terpaksa menolak cadangan Persatuan Bolasepak Negeri Johor (PBNJ) membabitkan perlawanan terbabit berlangsung tanpa penyokong.


Badan induk bolasepak negara itu membuat keputusan meneruskan keputusan dibuat Jawatankuasa Pertandingan Tempatan (JKPT) supaya perlawanan berlangsung di Stadium Nasional Bukit Jalil namun dilangsungkan pada sebelah malam.


"Saya baru mendapat surat tengah hari tadi (semalam) dan perkara ini sebenarnya sudah diputuskan JKPT semalam (kelmarin). Ia keputusan muktamad kecuali diputuskan berlainan oleh Exco FAM.

"Oleh kerana masa singkat dan Exco tidak mungkin dapat bermesyuarat kerana ada pegawai tertinggi berada di Mauritius bagi mengikuti Kongres FIFA. Saya boleh katakan perlawanan ini akan diadakan dengan kehadiran penonton," kata Ahmad Fuad.


Presiden PBNJ Tunku Ismail Sultan Ibrahim kelmarin mencadangkan perlawanan terbabit diadakan tanpa penonton bagi mengelakkan insiden kekecohan di Stadium Darul Makmur, Selasa lalu berulang.

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/31

Hodak seru pemain contohi Nwaneri

Posted: 30 May 2013 09:35 AM PDT

Kota Bharu: Pemain Kelantan diingatkan supaya mencontohi semangat tonggak pertahanan, Obinna Nwaneri yang tidak berputus asa ketika perlawanan timbal balik separuh akhir kedua Piala FA menentang Terengganu di Stadium Ismail Nasiruddin Shah, Kuala Terengganu, kelmarin.

Ketua jurulatih Bojan Hodak menyifatkan Nwaneri sebagai penyelamat ketika The Red Warriors hampir tersingkir daripada final selepas pasukan kendalian E Elavarasan berjaya bangkit di laman sendiri.


Jurulatih berusia 42 tahun kelahiran Crotia itu bagaimanapun tetap menyuarakan kekecewaan terhadap tahap persembahan pemain walaupun berjaya mara ke perlawanan akhir dengan agregat 6-5.

"Bagi saya, Nwaneri harus diangkat sebagai wira kerana dia bukan saja menjadi benteng penting Kelantan malah turut membantu jentera serangan. Dia juga menyelamatkan kami daripada tersingkir.


"Ia mungkin kerana mereka terlalu yakin dengan kemenangan 4-1 di Kota Bharu, Sabtu lalu. Apa yang boleh saya katakan, pemain Terengganu bermain lebih baik pada perlawanan itu," katanya.


Jaringan Nwaneri di hujung permainan hingga mengheret perlawanan ke masa tambahan sebelum jaringan penyerang berbisa, Dickson Nwakaeme memastikan Kelantan layak ke final sekali gus berpeluang mempertahankan kejuaraan.

Bagaimanapun lawan yang akan ditemui di final belum diketahui selepas satu lagi perlawanan separuh akhir antara Pahang dan Johor Darul Takzim (JDT), malam esok.

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/31

'Ini bukan denda, tapi hadiah PBNP'

Posted: 30 May 2013 09:31 AM PDT

Kuala Lumpur: Keputusan Persatuan Bolasepak Malaysia (FAM) mengadakan perlawanan separuh akhir kedua Piala FA di Stadium Nasional Bukit Jalil dengan beberapa keistimewaan diberikan kepada Pahang, dianggap tidak adil dan berat sebelah.

Persatuan Bolasepak Negeri Johor (PBNJ) menerusi kenyataan dikeluarkan semalam berkata, FAM sepatutnya menjadi organisasi pentadbir yang telus dan adil terhadap kedua-dua pasukan yang bersaing untuk merebut tiket ke final itu.


"Harus diingat, Pahang dihukum kerana gagal mengambil langkah keselamatan mencukupi bagi perlawanan yang sepatutnya berlangsung 28 Mei lalu. Tapi mereka kini diberi keistimewaan bertindak selaku tuan rumah di Stadium Nasional yang mampu menampung lebih 80,000 penyokong dengan hasil jualan tiket sudah pasti dikaut Persatuan Bolasepak Negeri Pahang (PBNP).

"Ini bukan satu denda tapi hadiah buat PBNP. PBNJ sudah memohon supaya perlawanan ini diadakan di stadium tanpa penonton kerana kami mengutamakan keselamatan penyokong lantaran situasi masih lagi tegang selepas insiden Selasa lalu. FAM jelas lebih mengutamakan hasil jualan tiket untuk Pahang berbanding keselamatan penonton," menurut kenyataan itu.


Kenyataan terbabit turut mempersoal agihan tiket yang dianggap tidak seimbang, dengan 60,000 tiket diperuntukkan bagi Pahang dan lebihan 20,000 tiket untuk jualan umum selain tiada dikhususkan untuk penyokong Johor. "Secara realiti, penyokong Johor yang dihukum kerana mereka perlu membayar lebih untuk mendapatkan tiket, belanja tambahan untuk perjalanan serta trauma fizikal dan mental selain kerosakan harta benda selepas insiden Selasa lalu.


"Sekiranya berlaku kejadian tidak diingini di Stadium Bukit Jalil, siapa yang akan bertanggungjawab? PBNP atau FAM? Jika berlaku insiden sama di Stadium Larkin atau di Perak, Selangor atau negeri lain, adakah keistimewaan menggunakan Stadium Bukit Jalil akan diberikan kepada mereka dan hasil jualan tiket pula disalurkan kepada persatuan bolasepak berkenaan? "FAM sepatutnya menjadi pentadbir adil dan telus tapi nampaknya keputusan mereka seperti menyebelahi Pahang. Adakah terdapat konflik kepentingan antara FAM dan PBNP? FAM menunjukkan mereka sudah berat sebelah membabitkan agihan tiket, di manakah penghujungnya? "Tidak mustahil pengadil perlawanan nanti boleh berat sebelah kerana mereka juga berada di bawah bidang kuasa FAM? Demi integriti dan cinta terhadap bolasepak, rakyat Malaysia berhak mengetahui jawapan bagi segala persoalan itu. "Kenyataan ini bukannya serangan peribadi terhadap sesiapa tapi PBNJ berasa keputusan FAM mengenai perkara ini berat sebelah dan tidak adil."

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/31

Harian Metro: Global

Harian Metro: Global


Islam dijangka 'tawan' Britain

Posted: 30 May 2013 08:53 AM PDT

London: Ratu Elizabeth adalah pelindung agama Kristian dan paderi kanan England mempunyai tempat di Parlimen Britain.

Bancian pada 2011 juga menunjukkan 33.2 juta penduduk di England dan Wales menganggap diri mereka penganut Kristian.

Di sebalik hakikat itu, realitinya adalah berbeza jika melihat kepada sambutan orang ramai kepada rumah ibadat di negara berkenaan.

Pada setiap pagi minggu, sambutan orang ramai di Gereja St George-In-The-East di Jalan Cannon Street dan Gereja St Mary's di Jalan Cable amat hambar.

Foto

MASJID (gambar kiri) di Jalan Brune, Spitalfields melimpah ketika solat Jumaat diadakan manakala hanya 20 orang hadir ke upacara keagamaan di Gereja St Mary.


Hanya beberapa ratus meter dari situ, ada sebuah masjid di kawasan kediaman Jalan Brune, Spitalfields, yang melimpah dengan pengunjung ketika solat Jumaat dijalankan.


Jika dibuat perbandingan jumlah pengunjung, ia tentu menampakkan perbezaan yang lebih dramatik.

Di Gereja St George, kurang daripada 15 pengunjung hadir untuk meraikan sambutan Holy Communion.

Ketika gereja itu dibina pada awal abad ke-18, ia direka untuk memuatkan sehingga 1,230 orang.

Jumlah yang sama disediakan di Gereja St Mary yang mula dibuka sejak Oktober 1849.

Ketika jurugambar mengunjungi gereja itu, ia hanya dihadiri kira-kira 20 orang.

Keadaan berbeza sama sekali di masjid di Jalan Brune yang menghadapi 'masalah' sendiri akibat dikunjungi orang ramai.

Masjid itu sendiri asalnya adalah ruang kecil yang disewa untuk dijadikan pusat komuniti dan sesuai diisi kira-kira 100 orang.

Namun setiap Jumaat, jumlah pengunjungnya meningkat tiga atau empat kali ganda, menyebabkan mereka terpaksa mendirikan solat di jalan raya.

Berdasarkan perkembangan itu, pemerhati berkata, Kristian bakal menjadi 'agama silam' dan orang ramai lebih tertarik kepada Islam.

Dalam tempoh 10 tahun lalu, berlaku penurunan jumlah penduduk England dan Wales yang mengaku menganut Kristian, daripada 71.7 peratus kepada 59.3 peratus daripada keseluruhan populasi.

Bagi tempoh sama, jumlah penganut Islam di situ juga meningkat daripada tiga peratus daripada populasi keseluruhan menjadi 4.8 peratus atau 2.7 juta orang.

Jika pecahan dibuat mengikut kumpulan usia, separuh daripada penganut Islam di situ berusia kurang 25 tahun, manakala hampir suku penganut Kristian menghampiri usia 80 tahun.

Dianggarkan dalam tempoh 20 tahun, lebih ramai penganut Islam berbanding Kristian. Satu keadaan yang tidak pernah difikirkan oleh sesiapa kira-kira 50 tahun lalu. - Daily Mail

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/30

Maut dikelilingi ular peliharaan

Posted: 30 May 2013 08:37 AM PDT

Berlin: Pencarian polis untuk mengesan seorang lelaki yang hilang berakhir dengan kejutan apabila mereka menemui mayatnya dikelilingi 40 ular, lapor media semalam.

Kebanyakan reptilia itu - termasuk seekor anakonda sepanjang sembilan meter dan empat ekor ular sawa 10.5 meter - berlingkaran di sekitar mayat reput itu.


Jurucakap bomba di bandar Straubing berkata, mayat lelaki itu ditemui di apartmen di Heiko Rieder.

"Sekurang-kurangnya seekor daripada ular itu sebesar paha orang dewasa," katanya.


Sebelum itu, polis dimaklumkan mengenai kehilangan lelaki terbabit apabila dia tidak hadir bekerja selama seminggu.


Jurucakap polis berkata, lelaki berusia 40-an itu dipercayai mati akibat serangan jantung ketika memberi makan ular peliharaannya.

"Dia bernasib baik kerana badannya terlalu besar untuk ditelan ular berkenaan," katanya. Pakar reptilia pula berkata, ada dua sebab mengapa ular itu tidak memakan tuannya.


"Pertama, ular itu lebih gemar memakan mangsa yang hidup, dan kedua, lelaki terbabit terlalu besar untuk ditelan sekaligus," katanya. - The Sun

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/30

Gonzalez tawan Everest dari dua sisi berbeza

Posted: 30 May 2013 08:35 AM PDT

Kathmandu: Seorang pendaki veteran dari Mexico disahkan sebagai orang pertama mendaki Everest dari dua sisi berbeza gunung itu pada musim yang sama.

David Liano Gonzalez, 33, tiba di puncak Everest dari bahagian selatan pada 11 Mei lalu dan beberapa hari kemudian, memulakan pendakian kedua - dan berjaya - dari arah utara. Gonzalez yang mendakwa sudah lima kami tiba di puncak Everest itu menerima sijil pengiktirafan daripada pegawai Rekod Dunia Guinness dalam satu majlis di ibu negara Nepal, semalam. Menurut Gonzalez, dia sangat gembira dengan catatan rekod dunia itu.


Pengesahan berkenaan dibuat sehari selepas ulang tahun ke-60 pendakian pertama manusia ke gunung tertinggi di dunia itu dan memberi penghormatan kepada pendaki legenda, Edmund Hillary dan Tenzing Norgay.

Kira-kira 3,500 pendaki tiba ke puncak Everest sejak kali pertama ia ditakluk pada 1953.


Aktiviti itu juga menjadi industri yang menguntungkan kepada Nepal.


Sementara itu, pengasas Asian Trekking, Ang Tshering Sherpa berkata, Gonzalez tiba di puncak Everest dari Nepal (bahagian selatan) pada 11 Mei.

"Gonzalez kemudian tiba sekali lagi di situ pada 19 Mei dari arah Tibet (bahagian utara), menjadikan dia pendaki pertama melakukan pendakian berulang pada musim sama," katanya. Gonzalez pula berkata, selepas berjaya dalam misi pertama, dia turun dan terbang ke Kathmandu sebelum pergi ke Tibet untuk pendakian kedua. Ada sekurang-kurangnya empat laluan ke puncak Everest tetapi kebanyakan pendaki melalui Rabung Tenggara di Nepal dan Rabung Timur Laut di Tibet. - AFP

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/30

Ubat tahan sakit boleh menyebabkan serangan jantung

Posted: 30 May 2013 08:33 AM PDT

London: Penggunaan ubat tahan sakit dalam dos yang tinggi dan berterusan dianggap "sama bahaya" dengan sejenis ubat yang ditarik dari pasaran kerana boleh menyebabkan risiko serangan jantung, kata penyelidik semalam.

Ketika membentangkan keputusan kajian antarabangsa mengenai penahan sakit dikenali sebagai ubat bukan steroid antiradang (NSAIDs), penyelidik berkata, dos yang tinggi boleh meningkatkan risiko serangan jantung atau penyakit kardiovaskular sehingga satu per tiga.


Data itu bermaksud, bagi setiap 1,000 orang yang berdepan risiko biasa serangan yang mengambil ubat itu dalam dos yang tinggi selama setahun, mereka berdepan dengan kemungkinan mengalami serangan jantung yang boleh dielakkan. Keadaan itu sama dengan risiko dibawa ubat penahan sakit dikenali sebagai Vioxx - dikeluarkan syarikat Merck di Amerika Syarikat - yang ditarik balik penjualannya pada 2004 kerana dikaitkan dengan risiko serangan jantung. - Reuters

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/30

77% pasangan mahu lebih lama di atas ranjang

Posted: 30 May 2013 08:33 AM PDT

Singapura: Kaji Selidik Tingkah Laku Seksual Dan Kepuasan Asia Pasifik menunjukkan, 77 peratus pasangan di Asia dan Australia mahukan masa lebih lama di atas ranjang dengan lelaki memiliki keinginan lebih kuat (84 peratus) berbanding wanita (69 peratus).

Keputusan juga menunjukkan, lelaki juga melakukan hubungan seks pada kekerapan lapan kali sebulan berbanding purata 7.4 kali untuk wanita. Kajian sama mendapati, tingkah laku bersahaja bukan sesuatu yang lazim ketika mana-mana pasangan berada di atas ranjang. Penyelidik berkata, pasangan biasanya tahu dua atau tiga jam lebih awal jika mereka akan mengadakan hubungan seks. "Nampaknya kepuasan di dalam bilik tidur mendorong pasangan mahukan sesuatu yang lebih," katanya. Hanya kira-kira 50 peratus responden mengaku benar-benar atau sangat puas dengan kehidupan seksual masing-masing. Bagi lelaki yang mengalami masalah ejakulasi awal, kepuasan seksual merudum kepada 39 peratus untuk lelaki dan wanita. Kaji selidik itu dijalankan pada 18 Mac sehingga 2 April lalu dengan responden berusia antara 18 hingga 45 tahun. Lebih 6,000 responden dari lima bandar raya utama Australia, selain lapan negara di Asia - termasuk Singapura - terbabit dalam kaji selidik itu. -AP

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/30

Pengarang akhbar didenda siar gambar mangsa bunuh

Posted: 30 May 2013 08:32 AM PDT

Port Louis (Mauritius): Mahkamah semalam mendenda seorang pengarang akhbar kerana menyiarkan gambar mangsa bunuh dalam satu daripada kes berprofil tinggi pernah berlaku di negara itu.

Pengarang akhbar mingguan Sunday Times, Imraan Hosany, didenda RM4,879 selepas disabitkan kesalahan menerbitkan gambar warga Ireland, Michaela McAreavey.


Hakim Wendy Rangan berpendapat, penyiaran gambar itu menyalahi moral awam. "Gambar ini tidak perlu disiarkan untuk memberikan kefahaman pembaca kepada apa yang berlaku," katanya. McAreavey, 27, adalah seorang guru dan anak kepada pemilik kelab bola sepak Tyrone Gaelic, Mickey Harte.

Dia dicekik mati sebelum mayatnya ditinggalkan dalam tab mandi di bilik hotelnya pada Januari 2011.


Imraan didapati bersalah kerana "menimbulkan kemarahan terhadap moral yang baik" selepas menyiarkan sejumlah gambar didakwa diambil jurugambar polis ketika menyiasat kes berkenaan. - AFP

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/30

Haramkan iklan rokok

Posted: 30 May 2013 08:31 AM PDT

Jakarta: Suruhanjaya Penyiaran Indonesia (KPI) dan Suruhanjaya Nasional untuk Perlindungan Kanak-Kanak (Komnas PA) menggesa Dewan Perwakilan mengharamkan iklan rokok.

Anggota KPI Ezki Suyanto berkata dalam satu perbincangan semalam yang diadakan sebagai memperingati "Hari Tidak Merokok Sedunia" yang diraikan pada 31 Mei setiap tahun - bahawa kajian semula draf Undang-Undang Penyiaran 2002 patut mengharamkan sepenuhnya iklan rokok di televisyen dan radio.

"Rakyat berhak untuk tidak disajikan dengan sesuatu yang membahayakan kesihatan mereka. Undang-undang sedia ada yang mengehadkan iklan rokok tidak mencukupi," katanya.

Lisda Sundari daripada Komnas PA menyuarakan tuntutan sama mengatakan bahawa syarikat rokok tidak wajar mensasarkan generasi muda pada acara sukan atau kebudayaan, termasuk siaran di televsiyen pada siang hari.


"Syarikat rokok mentafsirkan tanggungjawab sosial korporat secara salah, dengan menaja acara sukan atau biasiswa untuk mendekati generasi muda," katanya. - Jakarta Post

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/30

Doktor, isteri ditembak mati dalam kereta

Posted: 30 May 2013 08:29 AM PDT

Manila: Seorang doktor dan isterinya terbunuh selepas ditembak oleh lelaki bermotosikal petang kelmarin di La Union, kata polis semalam.

Pegawai dari balai polis Bauang Christopher Nuesca mengenal pasti mangsa sebagai Dr Mario dan Viana Valera yang diserang lelaki bersenjata di Kampung Barangay, Acao, La Union kira-kira jam 7.40 petang.

Menurutnya, pasangan itu menaiki Mitsubishi Montero apabila penyerang menunggang berhampiran kenderaan mereka sebelum melepaskan tembakan, mengenai Viana di beberapa bahagian tubuhnya.

Ketua balai polis Bauang, Cif Inspektor Reynaldo Lizardo berkata, tujuh kelongsong peluru dari pistol .38 ditemui di tempat kejadian.


Mangsa dikejarkan ke pusat perubatan latihan dan daerah Ilocos tetapi disahkan maut sebaik tiba. - Philippines Inquirer

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/30

Ekonomi Filipina tumbuh 7.8% pada suku pertama

Posted: 30 May 2013 08:28 AM PDT

Manila: Filipina menunjukkan pertumbuhan ketara yang mengejutkan sebanyak 7.8 peratus dalam suku pertama tahun ini, dedah data rasmi semalam, mengukuhkan statusnya sebagai satu daripada ekonomi Asia paling dinamik.

Perkembangan itu yang terpantas sejak Presiden Benigno Aquino memegang kuasa pada 2010, meningkatkan harapan bahawa satu daripada negara di rantau ini yang kurang memperoleh pencapaian berjaya memasuki fasa pertumbuhan pantas. "Kami kini akan bergerak seiring dengan trajektori pertumbuhan baru. Keyakinan perniagaan dan optimisme konsumer menyemarakkan pertumbuhan ini," kata Setiausaha Perancangan Sosioekonomi, Arsenio Balisacan kepada wartawan. - AFP

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/30

Pelawak Filipina dikecam kerana jenaka isu rogol

Posted: 30 May 2013 08:27 AM PDT

Manila: Pelawak paling popular Filipina mencetuskan kemarahan dan bukannya ketawa apabila berjenaka mengenai isu rogol.

Vice Ganda sedang bercakap kepada penonton di gelanggang yang sesak apabila dia memperlekehkan penyampai berita yang kian dikenali daripada rangkaian televisyen pesaingnya dengan menyentuh mengenai berat badannya dan dirogol secara berkumpulan. ABS-CBN TV, tempat dia bekerja tidak menyiarkan siaran itu tetapi petikan daripada rancangan berkenaan dimuat naik di YouTube.


Ganda sudah meminta maaf kepada Naib Presiden rancangan berita GMA Network, Jessica Soho.

"Sebagaimana yang saya katakan, ia bukan mengenai saya, tetapi mengenai isu rogol yang tidak sesuai dijadikan bahan jenaka. Isu rogol menjangkaui usia, kelas ekonomi, jantina - dan malah berat badan seseorang," katanya dalam satu kenyataan. Polisi kerajaan mengenai tubuh wanita dan persamaan jantina semalam menggesa tokoh masyarakat agar tidak membesar-besarkan hal rogol. Suruhanjaya Filipina untuk Wanita meminta pekerja dalam bidang hiburan dan media agar menapis diri mereka ketika bercakap mengenai penderaan. Ia menyelar bicara Ganda sebagai "kasar dan memualkan". - AP

Artikel ini disiarkan pada : 2013/05/30

Banking/Financial, Corporate Finance/Inv jobs @ JobStreet.com

Banking/Financial, Corporate Finance/Inv jobs @ JobStreet.com


Easy RHB Bank Walk-In Interview (5 June 2013, Wednesday) - for Subang Jaya - RHB Banking Group - Petaling Jaya (Selangor), Puchong (Selangor), Shah Alam / Subang (Selangor), Subang Jaya (Selangor)

Posted: 31 May 2013 09:34 AM PDT

Walk in Interview

Date: 5 June 2013 (Wednesday)

Time: 10.00 am - 4.00 pm

Venue: Easy-RHB Bank SS19 Subang Jaya Outlet, No 21, Jalan SS19/6 47500 Subang Jaya, Selangor

Kindly please contact HR person below before you attend the walk-in interview on the said date

HR Person : Fauzi Azlan 019-3123042


Easy RHB Bank Walk-In Interview (5 June 2013, Wednesday) - for Subang Jaya
Petaling Jaya (Selangor), Puchong (Selangor), Shah Alam / Subang (Selangor), Subang Jaya (Selangor)

Responsibilities:

  • Solicit and promote maximum sales of Easy by RHB products i.e. personal loan, ASB loan, debit card and insurance
  • Provide guidance and direction to a team of three to four sales executives towards the achievement of key result
  • Promote campaigns and communicate accurate information to the public
  • Ensure high standard of customer service in line with the quality and standards set by the Bank
  • Ensure compliance to the policies and procedures set by the Bank
  • Ensure that the physical premise is well maintained in line with the quality and standards set by the Bank

Requirements:

  • Sales Executive
  • Degree or Diploma holder in any field
  • Minimum 3 years in direct sales / retail / banking sales for SPM holders
  • Able to work on shift, public holiday and on weekends
  • Experience in banking or any financial institution will be an added advantage
  • Strong interpersonal skills and customer oriented
  • Malaysian citizen
  • Fresh graduates are also encouraged to apply
  • Assistant Sales Manager
  • Degree or Diploma holder with proven sales experience (minimum 2 years' experience in retail or banking sales)
  • Minimum 4 years in direct sales / retail / banking sales for SPM holders
  • Able to work on shift, public holiday and on weekends
  • Experience in banking or any financial institution will be an added advantage
  • Strong interpersonal skills and customer oriented
  • Malaysian citizen.

If you are a go-getter with the drive and determination to be a part of an innovative team, we encourage you to submit your application through Jobstreet before the said date, and to attend the interview on the above mentioned date, time & venue, with the following documents(copy and original):

1) Resume/CV
2) Original & copy of your certificates and transcript - SPM, Diploma and Degree (copy is a must)
3) 2 passport-sized photos
4) Copy of I/C
5) Latest 3 month's payslip (if applicable)
6) Sales Track record (if any)

For further enquiries, please call 019-3123042 (Fauzi Azlan) or email me at

SEE YOU THERE!!

Service Engineers (Marine) - Alfa Laval (Malaysia) Sdn. Bhd. - Shah Alam / Subang (Selangor) - Kota Kemuning

Posted: 31 May 2013 09:29 AM PDT

• Degree in Mechanical or Electrical Engineering or Diploma with few years' sailing experience
• At least 2 years' working experience with a high degree of initiative
• Good communication skills in English
• Preferably with good analytical and report writing skills
• Basic knowledge of Microsoft Office applications
• Able to make minor presentation to customers
• Willing to travel
• Candidate with valid B.O.S.E.T certificate will be an added advantage
 

Analyst Programmer - Company Confidential - Selangor

Posted: 31 May 2013 09:16 AM PDT

Responsibilities

  
  • Software Development Lifecycle (SDLC) activities including requirements gathering, analysis, design, development, documentation and testing (system & user);
  • Assist with user walk through to review system specification/ design;
  • Documenting functional/ system requirement;
  • Estimation of effort required for tasks;
  • Assistance with software deployment;
  • Installation/ Upgrades and training services.

Requirements


  • Diploma or Degree in Computer Science/ Information Technology or other related IT disciplines or specialisation in Software Development;
  • Minimum 2 years' working experience in similar capacity;
  • Required skills: VB.NET/C#.NET, ASP/ ASP.NET, SQL Server, SQL Reporting Services;
  • Good attitudes, clear thinking mind, adaptive and interactive;
  • Able to work independently;
  • Experience in handling multiple projects;
  • Possess own transport and willing to travel;
  • Experience in cinema or retail industry will be an added advantage.

Company Overview


 We are in the midst of recruiting potential talents for our organisation for the following position;

Why Join Us?


Store Manager (For Johor Premium Outlets Store) - Cadmus Resources - Singapore

Posted: 31 May 2013 09:13 AM PDT

  • At least 5 years' supervisory experience in an apparel retail environment
  • Pleasant personality and good communication skills
  • Good working attitude and customer oriented
  • Previous experience working for retail store will be highly advantageous

To apply, please email your detailed CV in MS Word format to resumes@cadmusresources.com with the following details inside your CV for faster processing:

  • Reasons for leaving for each past and current employment
  • Salary drawn for each past and current employment
  • Expected salary
  • Earliest availability date

Your interest will be treated in strict confidence. We regret that only short-listed candidates will be contacted shortly.

Full Time / Part Time Tutor - Pusat Tuisyen Seri Minda Ria (2034762) - Kuala Lumpur

Posted: 31 May 2013 09:07 AM PDT

IMPORTANT SECURITY NOTICE

Be alert for advertisements that require you to make payment for application or processing, or are too good to be true.
Read the Safe Job Search Guide for more info.

01 Jun
12:07 am

Full Time / Part Time Tutor ~ Pusat Tuisyen Seri Minda Ria (2034762)
Contact 603-79876366 OR send your resume and application to lekkwong@yahoo.com 高薪聘请:安亲,全职或兼职补习老师, 通晓华、巫、英语,有无经验均可, 地点:旧吧生路.

Ref no : 10111936966337363 - Report Ad Problem

Kuala Lumpur



MANAGEMENT TRAINEES - Guinness Anchor Berhad - Selangor - Petaling Jaya – GAB Head Office

Posted: 31 May 2013 09:00 AM PDT

At Guinness Anchor Berhad (GAB), we're interested in positive and self motivated individuals who are keen to learn and work in an open, exciting, dynamic and non-hierarchical workplace.

We're looking for Management Trainees, talents who have the potential to become future leaders in our business. So if you are ambitious and have an eye for details, you'll have a rewarding career with us.

MANAGEMENT TRAINEES
Selangor - Petaling Jaya – GAB Head Office

Responsibilities:

You will undergo a comprehensive 18-month training program as a means of gaining exposure to key aspects of the company's operations. The on-the-job rotation to various departments and/or sections will include coaching, mentoring, training and development.

Requirements:

  • Malaysian citizen below 26 years of age at the date of application
  • Degree holders with CGPA of 3.1 and above
  • Excellent communication, interpersonal and presentation skills in both Bahasa Malaysia and English
  • Energetic, enthusiastic and adaptable to changes
  • Resourceful, able to work independently as well as in a team
  • Possess excellent records in extra-curricular activities in leadership roles
  • Computer literacy is essential
Business / Commerce
  • Accounting / Finance
  • Business Administration
  • Economics
  • Finance
  • Human Resources
  • Marketing
  • Statistics
Engineering
  • Automation
  • Chemical
  • Electrical / Electronic
  • Mechanical
  • Mechatronic
Science & Technology
  • Bio Science / Technology
  • Chemistry
  • Computer Science
  • Food Science / Technology
  • Information Technology
Other Courses
  • Logistics &Transportation
  • Mass Communication
  • Public Relations

We invite interested applicants who meet the requirements to submit their detailed resume via:-
E-mail: or via our website: www.gab.com.my, before 14 June 2013.
Please be informed that only shortlisted candidates will be notified.

www.gab.com.my

Sales Support - Globelink Container Line (M) Sdn Bhd - Selangor - Port Klang

Posted: 31 May 2013 09:00 AM PDT

Responsibilities

  • Indoor Sales Support / telesales, to provide quotation and negotiation with customers.
  • To assist in handling customer inquiries or complaints in professional manner.
  • Manage customer portfolio and meet sales target & profitability.
  • Handle any other tasks as when assigned by the Immediate Superior.
  • Good communication skills between company and customers.
  • Training will be provided.

Requirements


  • Required language(s): English, Chinese, Bahasa Malaysia.
  • Candidate must possess at least a Higher Secondary/STPM/"A" Level/Pre-U, any field.
  • Fresh graduates/Entry level applicants are encouraged to apply.
  • Preferably with at least 1 year experience in sales/ customer service field.
  • Positive attitude and business acumen.
  • Teamworker and result oriented.
  • Independent and able to multi-task.
  • Good interpersonal and communication skill.
  • 2 Full-Time position(s) available.

Company Overview


####COMPANYOVERVIEW####

Why Join Us?


Business Development Executive - ALTIS GROUP - Selangor - Cheras Selatan Selangor

Posted: 31 May 2013 09:00 AM PDT

  

• This position calls for candidates who are self-motivated, have good interpersonal and communication skills, are team players and yet have the ability to work independently. You should be energetic, meticulous, organized. You must be familiar with Microsoft Excel and Word.
• Effectively tapping and covering identified market segments to sources of business
• Building strong rapport with key accounts and providing efficient service to maintain business support (MICE / Wholesale / Government / Corporate)
• Identifying leads from various sources and keeping updated on market intelligence monthly.
• Ensuring quotations for customers are sent promptly and to follow-up to close the sales.
• Achieving sales targets allocated by the management.
• Assist in preparation and implementation of sales and marketing activities.
• Maintaining highest standards of professionalism and maintaining professional business confidentiality at all times.
• Strong negotiator, a team player with excellent analytical skills and business acumen.
• Assist in preparation and implementation of sales and marketing activities