KOMPAStekno |
- Samsung Sebar Undangan Galaxy Note III
- HTC One Max Mulai Tampak
- Dibeli Yahoo, Rockmelt Segera Tutup
- Pendiri Amazon.com Janji Jaga Nilai "Washington Post"
- Google Ditinggal Pelopor "Hashtag"
| Samsung Sebar Undangan Galaxy Note III Posted: 06 Aug 2013 03:52 AM PDT Galaxy Note II KOMPAS.com — Satu lagi perangkat Galaxy dari Samsung akan segera diperkenalkan. Perusahaan elektronik terkenal asal Korea Selatan itu telah menyebar undangan untuk sebuah acara tanggal 4 September mendatang di Berlin, Jerman. Seperti dikutip dari Business Insider, acara Samsung Unpacked 2013 Episode 2 tersebut hampir pasti diadakan dalam rangka memperkenalkan Galaxy Note III. Di situs Smart App Challenge, Samsung juga mengatakan bahwa pendaftaran aplikasi inovatif untuk keluarga Galaxy Note baru akan dimulai pada bulan September, atau lebih kurang bertepatan dengan tanggal acara pada undangan. Galaxy Note III sendiri merupakan phablet penerus Galaxy Note II yang kabarnya bakal diluncurkan berbarengan dengan produk jam tangan pintar Android dari Samsung. Salah satu ciri khas perangkat Galaxy Note adalah disertakannya stylus untuk menggambar dan menulis pada layar. Menurut rumor-rumor yang telah beredar sebelumnya, perangkat ini kemungkinan bakal mengusung prosesor Snapdragon 800, RAM 3 GB, kamera 13 MP, OS Android 4.2.2, dan layar full-HD berukuran 5 inci. Selain itu, Galaxy Note III juga sempat dikabarkan sudah terdaftar di Ditjen Sumber Daya dan Perangkat Pos dan Informatika untuk diuji sebelum dirilis di Indonesia. |
| Posted: 06 Aug 2013 02:49 AM PDT KOMPAS.com - Kabar tentang phablet One Max dari HTC kembali muncul. Kali ini berupa foto penampakan perangkat tersebut. Dalam foto yang dilansir oleh Cnet ini, Senin (5/8/2013), HTC One Max memiliki desain yang sangat mirip dengan HTC One. Seluruh tubuhnya tampak dibalut cangkang aluminium. Sisi atas dan bawah terlihat terpisah dari layar dan agak melebar untuk mengakomodir dua unit speaker. Peletakkan kamera depan dan dua soft button dari HTC One Max pun tidak berbeda dari HTC One. Mengenai hardware, produk yang kabarnya memiliki nama kode T6 ini disinyalir akan punya spesifikasi jauh lebih tinggi dari HTC One. Ia akan dipersenjatai dengan prosesor Snapdragon 800 2,3GHz quad-core dari Qualcomm, RAM 2 GB, dan media penyimpanan internal dengan kapasitas mulai dari 16 GB. Produk ini akan berjalan di sistem operasi Android versi terbaru, yaitu Android 4.3. Perangkat ini dikatakan akan masuk ke kategori phablet, produk hybrid antara smartphone dan tablet. HTC One Max diduga memiliki layar dengan bentang 6 inci yang mendukung resolusi Full HD 1080p. HTC One Max dikabarkan akan dirilis bulan September 2013, bulan yang sama dengan waktu perilisan Samsung Galaxy Note 3. |
| Dibeli Yahoo, Rockmelt Segera Tutup Posted: 06 Aug 2013 01:58 AM PDT Rockmelt KOMPAS.com — Yahoo sedang gencar mengakuisisi perusahaan yang bergerak di bidang media sosial, terutama mobile. Minggu lalu, raksasa internet pimpinan CEO Marissa Mayer ini mencaplok Rockmelt, startup social browsing. Kabarnya, startup itu dibeli seharga 60-70 juta dollar AS. Menurut sumber-sumber yang dikutip AllThingsD, sebagian besar pembelian tersebut akan dibayarkan dalam bentuk uang. Ada juga insentif saham untuk karyawan Rockmelt. Duet pendiri Rockmelt, Tim Howes dan Eric Vishria, akan menjabat sebagai eksekutif di Yahoo sebagai bagian dari perjanjian akuisisi. "Yahoo dan Rockmelt memiliki tujuan yang sama, yaitu membantu pengguna menemukan konten terbaik di internet," tulis Howes dan Wishria dalam pengumuman yang terpampang sebuah posting blog dalam situs Rockmelt. Perusahaan ini pun memberitahukan bakal menutup semua jenis produk web dan aplikasi buatannya pada tanggal 31 Agustus 2013. Pengguna diimbau untuk mengekspor data-data pribadi dalam bentuk bookmark dan OPML sebelum waktu tersebut. Menurut juru bicara Yahoo yang berbicara pada Reuters, teknologi yang diperoleh Yahoo dari Rockmelt akan dipakai untuk "mengirimkan konten dengan berbagai cara baru". Rockmelt sendiri adalah perusahaan yang berambisi hendak menantang peramban besar seperti Chrome dengan meluncurkan browser berbasis Chromium pada 2010. Pendekatan sosial melalui integrasi Twitter dan Facebook yang diandalkan Rockmelt rupanya kurang berhasil menarik pengguna. Perusahaan ini pun mengalihkan fokus ke produk agregator konten yang menarik konten-konten populer dari web. Fungsinya mirip gabungan antara Flipboard dan Digg, ditambah sedikit kapabilitas browsing. Tampilannya sendiri mirip Pinterest. Karena langsung berencana menutup layanan Rockmelt segera setelah mengumumkan akusisinya, Yahoo agaknya memang mengincar teknologi dan aset-aset SDM dari Rockmelt. Mirip dengan aplikasi penyingkat berita Sumly yang teknologinya diintegrasikan ke aplikasi Yahoo di iOS dan Android. |
| Pendiri Amazon.com Janji Jaga Nilai "Washington Post" Posted: 06 Aug 2013 12:30 AM PDT KOMPAS.com — Pendiri Amazon.com, Jeff Bezos, akan membeli perusahaan surat kabar The Washington Post sebesar 250 juta dollar AS, Selasa (6/8/2013). Washington Post merupakan salah satu media massa terkemuka di Amerika Serikat yang mempunyai pengaruh besar. Langkah ini merupakan aksi akuisisi Bezos pribadi. Kepada karyawan dan pembaca, Bezos berjanji akan melestarikan tradisi jurnalistik surat kabar yang telah berusia 135 tahun itu. "Saya memahami peran penting Washington Post dalam kehidupan di Washington, DC, dan bangsa kita, dan nilai-nilai Post tidak akan berubah," tulis Bezos dalam surat resminya. Bezos tidak menjelaskan secara rinci motivasinya membeli Washington Post. Ia pribadi tidak memainkan peran penting dalam politik AS, tetapi ia digambarkan sebagai penganut libertarian. Bezos dan istrinya berkontribusi dalam kampanye yang melegalkan pernikahan sesama jenis di Washington pada tahun 2012. Langkah akuisisi ini juga mengakhiri era kepemilikan keluarga Graham di Washington Post. CEO Washington Post Donald Graham mengatakan, rencana menjual surat kabar itu sudah ada sejak awal tahun 2013 setelah melihat adanya indikasi penurunan jumlah pembaca dan pendapatan iklan. "Jeff Bezos terbukti memiliki kejeniusan bisnis di bidang teknologi, pendekatan jangka panjang, dan kesopanan pribadi, membuatnya menjadi pemilik baru yang baik untuk Washington Post," kata Graham. Selanjutnya, Katharine Weymouth, yang tak lain adalah keponakan Donald Graham, dipercaya Bezos untuk menjabat sebagai CEO baru Washington Post. Washington Post mengalami kerugian 49,3 juta dollar AS dalam periode enam bulanan yang berakhir pada Juni 2013. Jumlah itu lebih besar dibandingkan kerugian 33,2 juta dollar AS pada periode yang sama tahun 2012. Perusahaan ini menghadapi rintangan besar yang juga melanda surat kabar perkotaan di AS. Sebelumnya, surat kabar Boston Globe juga dijual oleh induk perusahaannya, The New York Times, sebesar 70 juta dollar AS. Seperti dikutip dari Reuters, Washington Post adalah surat kabar harian terbesar ketujuh di Amerika Serikat. Surat kabar ini membedakan dirinya melalui laporan politik yang menyoroti kisah di Gedung Putih, Kongres, dan aspek lain dari Pemerintah AS. Pada 1974, wartawan Washington Post Bob Woodward dan Carl Bernstein menulis skandal "Watergate" yang menyebabkan Presiden AS Richard Nixon mengundurkan diri. Besoz dan bisnisnya Besoz dianggap sukses membangun perusahaan toko online Amazon.com yang berbasis di Seattle. Selama dua dekade terakhir, Amazon menjadi salah satu toko online ritel terbesar di AS dan dunia. Bisnis Washington Post akan dijalankan terpisah dengan Amazon.com. Bezos juga menjalankan bisnis penerbitan lain, termasuk surat kabar Express, The Gazette Newspapers, Southern Maryland Newspapers, Fairfax County Times, El Tiempo Latino, dan Greater Washington Publishing. Menurut majalah Forbes, Bezos adalah orang terkaya nomor 19 di dunia dengan harta mencapai 5,2 miliar dollar AS. Kendaraan investasinya, Bezos Expeditions, juga melakukan investasi di perusahaan Twitter dan Business Insider. Proyek pribadi besar Bezos adalah Blue Origin, sebuah lembaga non-pemerintahan pertama yang terobsesi mengirim orang atau kargo ke luar angkasa. Perusahaan ini berpotensi memenangi kontrak dengan NASA. |
| Google Ditinggal Pelopor "Hashtag" Posted: 05 Aug 2013 10:45 PM PDT Chris Messina KOMPAS.com — Chris Messina, seseorang yang dikenal memelopori pemakaian simbol "#" alias hashtag (tanda pagar atau tagar) di media sosial, memutuskan hengkang dari Google setelah bekerja selama tiga setengah tahun lebih.Messina bergabung di Google pada 2009 sebagai Developer Relations Lead Google Buzz, sebuah layanan jejaring sosial Google yang berumur pendek. Beberapa tahun terakhir ini, ia bergabung dengan tim Google+ untuk urusan user experience (UX), termasuk mendesain tombol +1 (semacam interaksi Like di Facebook). Meskipun namanya tidak terlalu dikenal, Messina punya sumbangsih untuk media sosial internet. Seperti dikutip dari AllThingsD, Messina jadi pelopor pemakaian hashtag sejak Agustus 2007. Simbol hashtag kemudian digunakan oleh banyak media sosial untuk memberi tanda atas topik atau peristiwa yang sedang dibicarakan. Dalam publikasi di blog pribadinya, Messina mengatakan, selanjutnya ia akan bekerja sebagai head of community and growth di sebuah perusahaan rintisan NeonMob yang berbasis di San Francisco, Amerika Serikat. Meski karyawan di perusahaan ini hanya 6 orang, Messina mengaku tertarik dengan produk NeonMob yang fokus pada produk seni digital. |
| You are subscribed to email updates from KOMPAStekno To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
No comments:
Post a Comment