Pages

KOMPAStekno

KOMPAStekno


Menjajal Galaxy Note 10.1 Edisi 2014

Posted: 06 Sep 2013 05:21 AM PDT

BERLIN, KOMPAS.com - Samsung memperbarui lini produk tablet keluarga Galaxy Note. Tablet terbaru tersebut diberi nama resmi Galaxy Note 10.1 2014 Edition, yang diperkenalkan dalam acara Samsung Unpacked: Episode 2, di Berlin, Jerman.

Jurnalis Kompas.com, Hindra Liauw, mendapat kesempatan hadir di acara tersebut.

Secara keseluruhan, Note 10.1 Edisi 2014 lebih baik ketimbang generasi sebelumnya. Terjadi beberapa perubahan, di antaranya, bentuk yang lebih ramping, bingkai yang lebih tipis, serta tampilan layar yang lebih cemerlang.

Terkait layar, tablet ini memiliki layar beresolusi tinggi WQXGA (2.560 x 1.600 pixel) dengan ketajaman 300 pixel per inci. Resolusi ini hanya terdapat di beberapa tablet, yaitu Nexus 10 atau iPad generasi 3 dan 4.

Di atas layar tablet ini terdapat kamera 2MP. Sementara di bagian bawah layar, terdapat tombol fisik Home yang diapit oleh tombol kapasitif Back dan Menu.

Kedua tombol kapasitif tersebut dapat merespon sentuhan dari pena stylus S Pen yang menjadi pelengkap Galaxy Note 10.1 2014 Edition. Sehingga, jika Anda ingin menekan back, Anda cukup menyentuhnya dengan S Pen.

Posisi speaker Galaxy Note 10.1 2014 Edition terletak di sisi samping tablet, tidak seperti pendahulunya yang mempunyai speaker menghadap ke depan.

Perubahan juga terjadi pada bagian belakang tablet yang kini terbuat dari materi kulit dalam pilihan warna hitam dan putih. Kulit ini tampak menarik sekaligus memberi kesan mewah karena dipadu dengan jahitan di tepinya. Selain itu, kulit juga mencegah menempelnya bekas sidik jari.

Di bagian belakang Note 10.1 2014 Edition juga terdapat kamera 8 megapiksel (autofokus) dan lampu kilat LED, serta logo Samsung.

Ada satu hal yang membuat tablet ini terkesan murah. Ketika diperhatikan dari dekat, pinggiran beraksen krom yang mengelilingin tablet ini bukanlah terbuat dari alumunium, melainkan plastik.

Kinerja tablet ini sangat gegas dan responsif. Samsung membuat Galaxy Note 10.1 2014 Edition dalam dua model. Pertama, model yang mendukung koneksi 4G LTE dan memakai prosesor quad-core Snapdragon 800 kecepatan 2.3 GHz. Yang kedua, adalah model 3G+Wi-Fii dan Wi-Fi only yang menggunakan prosesor octa-core Exynos Octa kecepatan 1.9 GHz.

Performa tablet juga didukung oleh RAM 3GB. Ini merupakan tablet pertama yang memakai prosesor octa-core dan RAM 3GB.

Memori internalnya tersedia dalam pilihan 16GB, 32GB, dan 64GB. Di dalamnya sudah tertanama sistem operasi Android 4.3 (Jelly Bean). Tablet ini juga menyediakan port MicroSD, MicroUSB, kartu SIM, serta mendukung koneksi nirkabel Wi-Fi, Bluetooth hingga GPS.

Samsung menyematkan fitur-fitur menarik pada Galaxy Note 10.1 2014, seperti Air Command, Scrapbook, dan aplikasi S Note. Fitur yang paling berguna, tentu saja Multi-Window. Fitur ini memungkinkan pengguna membuka dua aplikasi di layar. Misalnya, pengguna bisa membuka aplikasi S Note sambil berselancar internet.

Nilai tambah lain adalah, Galaxy Note 10.1 2014 Edition dapat dihubungkan dengan jam tangan Galaxy Gear melalui koneksi Bluetooth. Setelah terhubung, pengguna dapat menerima panggilan telepon dari jam tangan, menerima pesan singkat, jejaring sosial, membuat voice memo, menerima e-mail, hingga menerima semua notifikasi yang berasal dari tablet di layar jam tangan.

Gagal Beli Nokia, Huawei Incar BlackBerry?

Posted: 06 Sep 2013 02:11 AM PDT

KOMPAS.com - Perusahaan teknologi Huawei asal China, menyatakan tidak akan mengakuisisi perusahaan pembuat ponsel, termasuk BlackBerry, untuk meningkatkan pangsa pasarnya di industri ponsel pintar global.

"Kami tidak mempertimbangkan akuisisi. Kami ingin bergantung pada diri sendiri," kata Chen Lifang, Wakil Presiden Senior Huawi, seperti dikutip dari Reuters.

Huawei bahkan memiliki rencana untuk membuat prosesor sendiri. Lifang mengatakan, perusahaan telah menandatangani kesepakatan lisensi paten arsitektur desain prosesor ARM dengan ARM Holdings asal Inggris.

Sebelumnya, Huawei pernah dikabarkan tertarik mengakuisisi produsen ponsel. Perusahaan yang diincar kala itu adalah Nokia, setelah Kepala Produk Konsumen Huawei, Richard Yu, menyatakan sedang mempertimbangkan untuk mengakuisisi Nokia.

Namun pada akhirnya, Nokia menjual bisnis ponsel dan layanannya kepada Microsoft senilai 7,2 miliar dollar AS.

Saat ini, perhatian industri teknologi mengarah kepada masa depan BlackBerry. Perusahaan asal Kanada itu membentuk komite khusus untuk mempertimbangkan sejumlah langkah strategis yang akan menentukan nasib perusahaan.

Ada empat kemungkinan yang akan diambil komite khusus BlackBerry. Pertama, tidak melakukan langkah strategis apa pun dan melanjutkan rencana awal; kedua, melakukan strategic line yang mungkin bisa bekerja sama dengan perusahaan lain dalam hal lisensi paten dan aplikasi; ketiga, membentuk perusahaan patungan; dan yang keempat adalah menjual perusahaan.

Menurut sejumlah sumber terpecaya kepada The Wall Street Journal, BlackBerry berniat menggelar lelang agar perusahaan bisa terjual pada bulan November mendatang. BlackBerry disebut sedang terlibat pembicaraan dengan pihak-pihak yang tertarik membeli.

Daftar peminat telah dipersempit dan proses penjualan diperkirakan akan segera dimulai. Sejumlah lembaga keuangan dan perusahaan teknologi, termasuk Lenovo, dikabarkan tertarik meminang BlackBerry.

Samsung Janjikan 70 Aplikasi untuk Galaxy Gear

Posted: 06 Sep 2013 01:23 AM PDT

KOMPAS.com - Setelah kehadiran jam tangan Android Samsung Galaxy Gear, Anda mungkin bertanya, apa yang bisa dilakukan oleh perangkat ini? Bagaimana dengan ketersediaan aplikasi dan bagaimana aplikasi itu bekerja?

Dalam jumpa pers di IFA 2013 pada awal September lalu di Berlin, Jerman, Samsung menjanjikan ada 70 aplikasi untuk jam tangan Android ketika Gear dilepas ke pasar. Saat ini, aplikasi yang tersedia masih sedikit jumlahnya, hanya ada 12. Aplikasi tersebut dapat diunduh dari toko aplikasi Samsung App Store.

Dua jejaring sosial internet besar, Facebook dan Twitter, belum mengumumkan rencana untuk membuat aplikasi di jam tangan Android.

Namun, jejaring sosial personal Path, telah menyatakan komitmennya untuk membuat aplikasi di perangkat tersebut. Aplikasi Path di jam tangan Android rencananya bisa digunakan untuk untuk berbagi foto, lokasi, memberi respon atas momen yang dipublikasi teman, hingga menampilkan notifikasi.

Platform e-commerce eBay merupakan salah satu perusahaan yang menjadi mitra Samsung untuk membuat aplikasi di Galaxy Gear. Ia dapat memberi informasi penawaran produk baru dan memeriksa lelang. Tetapi, aplikasi eBay di jam tangan tak dapat memperlihatkan deskripsi produk. Anda harus mengeluarkan ponsel atau tablet untuk membaca deskripsi.

Fungsi dan fitur aplikasi jam tangan Android masih sangat terbatas, karena perangkat tersebut hanya memiliki layar kecil.

Samsung sejauh ini menjadikan Galaxy Gear sebagai perangkat yang dapat dihubungkan dengan ponsel Galaxy Note III dan tablet Galaxy Note 10.1 2014 Edition.

Jika telah terhubung melalui Bluetooth, pengguna dapat memberi perintah panggilan telepon dari jam tangan, menerima pesan singkat, jejaring sosial, membuat voice memo, menerima e-mail, hingga menerima semua notifikasi yang berasal dari ponsel di layar jam tangan.

Duet Microsoft-Nokia Baru "Sukses" pada 2017

Posted: 06 Sep 2013 12:51 AM PDT

Tampilan Windows Phone 8

KOMPAS.com — Seusai pengumuman akuisisi atas Nokia, Microsoft mengungkapkan targetnya untuk meningkatkan pangsa pasar global Windows Phone hingga mencapai 13,2 persen pada 2018. Apakah harapan itu realistis atau terlalu muluk?

IDC agaknya setuju dengan angka yang diajukan Microsoft. Dikutip dari BGR, lembaga riset ini pada Rabu (4/9/2013) lalu merilis perkiraan kondisi pasar smartphone pada 2017.

Pada 2017 yang hanya berselisih setahun dari target Microsoft tersebut, pangsa Windows Phone diestimasi IDC bakal mencapai "dua digit", yaitu 10,2 persen.

Sebagai perbandingan, pangsa pasar global Windows Phone saat ini terpaut di angka 3,7 persen, menurut data kuartal II-2013 dari IDC.

Tambahan pangsa pasar Windows Phone itu diperkirakan berasal dari Android, yang pangsa pasarnya diperkirakan turun dari 79,3 persen saat ini menjadi 68,3 persen pada 2017.

Di sisi lain, platform iOS besutan Apple diproyeksikan naik menjadi 17,9 persen sehingga urutan pertama dan kedua di pasar smartphone akan tetap dikuasai oleh platform tersebut dan Android.

Adapun angka pengapalan smartphone secara keseluruhan diprediksi bisa mencapai 1,7 miliar unit pada 2017.

Kesan Pertama Menjajal Samsung Galaxy Gear

Posted: 06 Sep 2013 12:15 AM PDT

BERLIN, KOMPAS.com — Keragaman produk Samsung bertambah dengan kehadiran jam tangan pintar Samsung Galaxy Gear. Produk ini resmi diperkenalkan pada acara Samsung Unpacked 2013 Episode 2 di Berlin, Jerman, Rabu (4/9/2013) malam.

Jurnalis Kompas.com, Hindra Liauw, berkesempatan menjajal Galaxy Gear di Berlin, Jerman, Rabu.

Dari sisi desain, Galaxy Gear tampak seperti jam tangan pada umumnya. Namun, sesungguhnya ini merupakan aksesori perangkat berbasis Android dari Samsung. Saat ini, Samsung Galaxy Gear dapat digunakan oleh pengguna ponsel Galaxy Note III dan tablet Note 10.1 versi 2014. Kedua perangkat tersebut dapat dihubungkan dengan Galaxy Gear melalui koneksi Bluetooth.

Layar Galaxy Gear berukuran 1,63 inci dan beresolusi 320 x 320. Di sisi kanan layar terdapat tombol power. Sementara itu, beberapa menu yang dapat dilihat adalah Contacts, Logs, Apps, Settings, Pedometer, Media Controler, Gallery, S Voice, Voice Memo, dan Notifications. Di sisi depan gelang jam tangan pintar terdapat kamera. Pengguna dapat menggunakannya untuk merekam dan memotret foto. Ada beberapa pilihan ukuran video yang dapat dipilih, yaitu 1.280 x 720 pixel (aspek rasio 16:9), 640 x 640 (1:1), 640 x 480 (4:3), dan 480 X 480 (1:1).

Sementara itu, ukuran foto yang tersedia yakni 1.392 x 1.392 (aspek 1:1) dan 1.280 x 960 (4:3). Baik video maupun foto, ada dua modus pengambilan gambar yang dapat dipilih, yakni Auto dan Macro.

Bagian gelang jam tangan pintar ini memiliki enam pilihan warna, yakni Lime Green, Mocha Grey, Wilde Orange, Rose Gold, Outmeal Beige, dan Jet Black.

Saat hendak memakai dan menyesuaikannya dengan pergelangan tangan, Kompas.com sempat kesulitan karena bagian gelang jam tangan ini kurang fleksibel. Setelah meminta bantuan petugas dan mengerahkan sedikit upaya, akhirnya Kompas.com bisa mengenakannya dengan nyaman.

Jam tangan pintar dengan kapasitas baterai 315mAh ini memiliki layar yang berwarna. Di satu sisi, hal ini cukup menarik. Di sisi lain, hal ini mengonsumsi daya lebih banyak. Maka dari itu, berwarna atau tidak berwarna memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing.

Selengkapnya mengenai Samsung Galaxy Gear dapat dibaca di sini.

No comments:

Post a Comment