Pages

KOMPAStekno

KOMPAStekno


Jumlah Pengguna Windows XP Terjun Bebas

Posted: 03 Sep 2013 06:12 AM PDT

Logo booting Windows XP

KOMPAS.com - Setelah bertahun-tahun berjaya sebagai sistem operasi terpopuler sedunia, Windows XP mulai menunjukkan penurunan signifikan.

Lembaga riset Net Applications yang dikutip PC World melaporkan bahwa sistem operasi yang sudah berumur 12 tahun ini mencatat penurunan pangsa pengguna global sebesar 3,5 persen pada bulan Agustus lalu menjadi  33,66 persen.

Penurunan tersebut merupakan yang terbesar, mengalahkan rekor sebelumnya yang tercatat pada Desember 2011 lalu.

Pada bulan yang sama, sistem operasi teranyar Microsoft, Windows 8, mengalami kenaikan pangsa pengguna menjadi 7,4 persen. Angka tersebut merupakan kenaikan yang cukup tinggi dibandingkan 5,4 persen pada bulan sebelumnya.

Sementara, pangsa Windows 7 yang masih duduk di urutan pertama sistem operasi terpopuler naik menjadi  45,63 persen.

Sebelumnya, Microsoft telah mengumumkan bahwa Windows XP akan "dimatikan" atau dihentikan dukungannya pada bulan April tahun depan.

Bulan lalu, raksasa software ini mengeluarkan peringatan bahwa sistem operasi yang sudah berumur itu rawan menjadi sasaran serangan cyber setelah Microsoft mengeluarkan update keamanan terakhir pada 8 April 2014.

Android Oppo N1 Pamer "Organ Dalam"

Posted: 03 Sep 2013 05:30 AM PDT

KOMPAS.com - Detail dari ponsel Android Oppo N1 hingga kini terus dibocorkan ke publik menjelang peluncuran resminya di China bulan September ini. Bocoran terbaru berupa gambar mainboard memberikan informasi baru bahwa "jeroan" ponsel ini sanggup bersaing dengan ponsel buatan merek yang mapan seperti Samsung maupun Nokia.

Gambar yang bocor melalui situs microblogging di China, Weibo, menampilkan kepingan mainboard dengan prosesor Qualcomm tersemat di dalamnya. Sekeping prosesor Qualcomm juga diletakkan di sebelah mainboard tersebut dengan kode MSM 8274.

Berdasarkan situs resmi Qualcomm, seri MSM 8274 merupakan kode dari prosesor seri mereka yang terbaru, seri 800 dengan empat inti dengan kecepatan bisa di-overclocked hingga 2,3 gigahertz. Prosesor ini bisa mengolah foto dengan resolusi mencapai 2560x2048 dengan ketajaman 1080p.

Informasi ini meluncur setelah "organ" lain dari ponsel yakni N-Lens atau kamera yang bakal disematkan untuk N1. Jauh hari Oppo sudah mengklaim bahwa N1 bakal memiliki teknologi fotografi ponsel yang digarap serius dengan kamera dengan resolusi 13 megapiksel.

Belum lagi OWL Technology yang digadang-gadang bisa menghasilkan foto kualitas prima baik dalam cahaya yang melimpah maupun remang-remang. Keberadaan Xenon Flash juga membuat seri ini bisa bersaing dengan Nokia Lumia 1020 yang memasang hal yang sama.

Selain kamera, informasi lain yang sudah dipastikan bahwa N1 memiliki panel belakang yang bisa difungsikan sebagai layar sentuh. Dengan demikian, tidak hanya layar smartphone saja yang bisa disentuh untuk memberikan perintah, tapi juga bagian belakang ponsel.

Oppo N1 ini dipastikan memiliki batere yang bersatu dengan badan ponsel alias tidak bisa dicopot bagian belakangnya. Hal ini sejalan dengan informasi terkait panel sentuh pada bagian punggung ponsel.

N1 bakal diluncurkan bulan September ini di China dan menyusul ke negara lain, termasuk Indonesia kemungkinan pertengahan Oktober. (eld)

Akuisisi Nokia oleh Microsoft dalam Angka

Posted: 03 Sep 2013 02:49 AM PDT

KOMPAS.com - Sejak bekerja sama mengembangkan ekosistem Windows Phone, antara Microsoft dan Nokia menjalin hubungan mesra dan eksklusif. Kedekatan inilah yang membuat Microsoft dirumorkan tertarik untuk mengakuisisi Nokia, produsen ponsel pintar Windows Phone terbesar di dunia melalui lini produk seri Lumia.

Niat Microsoft itu ternyata menjadi kenyataan. Perusahaan teknologi asal Redmond, AS, itu akan mengakuisisi unit bisnis perangkat dan layanan Nokia. Jika transaksi akuisisi ini rampung pada awal 2014, Microsoft berhak atas lisensi paten, properti, sampai karyawan Nokia.

Kesepakatan antara keduanya terdiri atas banyak pertimbangan dan perjanjian. Mengutip dari AllThingsD, KompasTekno coba merangkum ikhtisar akuisisi Microsoft atas Nokia yang disajikan dalam angka:

- Microsoft mengeluarkan total dana 7,2 miliar dollar AS (sekitar Rp 79 triliun) untuk mengakuisisi unit bisnis perangkat dan layanan bisnis Nokia

- Dari jumlah tersebut, 5 miliar dollar AS dikeluarkan untuk nilai unit bisnis perangkat dan layananan bisnis Nokia

- Sisanya, sebesar 2,2 miliar dollar AS dipakai untuk membeli portofolio hak kekayaan intelektual atau paten Nokia

- Nokia memiliki 8.500 paten desain

- Microsoft juga akan memiliki sekitar 30.000 paten dan aplikasi paten

- Sekitar 32.000 karyawan Nokia rencananya akan ditransfer ke Microsoft

- Sekitar 18.300 karyawan terlibat langsung dalam pembuatan produk Nokia

- Setelah transaksi akuisisi selesai, sebanyak 56.000 karyawan akan tetap bekerja untuk Nokia

- Menurut lembaga riset IDC, ada 8,7 juta unit ponsel berbasis Microsoft Windows Phone yang dikirimkan ke seluruh belahan dunia pada kuartal kedua 2013. Dengan ini Windows Phone memiliki pangsa pasar 3,7 persen.

- Nokia menguasai 49,4 persen pangsa pasar ponsel pintar tahun 2007. Di musim gugur 2012, pangsa pasar ponsel pintar Nokia turun menjadi 4,3 persen

- Microsoft mengklaim Windows Phone memiliki pangsa pasar lebih dari 10 persen di 9 negara

- Microsoft kembali mengklaim, Windows Phone telah mengalahkan BlackBerry di 34 negara

- Nokia menjadi produsen Windows Phone terbesar melalui lini produk seri Lumia. Nokia menyumbang 81,6 persen dari semua ponsel Windows Phone yang dikirimkan pada kuartal kedua 2013

- Sebelum ada kesepakatan akuisisi, margin kotor Microsoft atas penjualan ponsel Nokia Lumia hanya 10 dollar AS

- Setelah kesepakatan akuisisi, Microsoft diharapkan mendapat margin kotor sebesar 40 dollar AS dari setiap ponsel Nokia Lumia yang terjual

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Microsoft Akuisisi Nokia

BBM di Android dan iPhone Batal Meluncur September?

Posted: 03 Sep 2013 02:07 AM PDT

KOMPAS.com — Para peminat BlackBerry Messenger (BBM) untuk Android dan iOS tampaknya harus bersabar sedikit lebih lama lagi untuk mencoba dan menggunakan aplikasi chat populer tersebut.

Seorang eksekutif BlackBerry yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, aplikasi populer ini belum akan dirilis dalam bulan September 2013.

Menurut eksekutif yang berasal dari Kanada ini, seperti dikutip dari The Droid Guy, Selasa (3/9/2013), aplikasi tersebut kemungkinan besar baru akan hadir pada akhir bulan depan atau bulan Oktober mendatang.

"Aplikasi bisa diharapkan hadir, baik di Android maupun iOS, di akhir bulan depan (Oktober) dengan beberapa fitur pengiriman pesan yang baru untuk bersaing dengan aplikasi populer seperti Facebook Messenger dan WhatsApp," kata petinggi BlackBerry tersebut.

Pernyataan eksekutif itu bertolak belakang dengan pernyataan petinggi BlackBerry India beberapa saat lalu. Sunil Lalvani, Managing Director BlackBerry India, pernah membocorkan informasi, aplikasi tersebut sudah akan hadir pada September 2013.

"Layanan (BBM) akan menyambangi Android pada musim panas ini. Tapi ini musim panas di Amerika Utara, yang berarti akan berlangsung hingga September," kata Sunil beberapa saat yang lalu.

Saat ditanya, apakah itu berarti BBM untuk Android akan hadir sebelum akhir September, Sunil dengan tegas membenarkannya.

BlackBerry sendiri diketahui akan menghelat ajang kumpul-kumpul para developer, BlackBerry Jam Asia, pada 27 hingga 28 September 2013 mendatang di Hongkong. Banyak yang menduga, BlackBerry akan membuka tabir BBM untuk Android dan iOS di ajang tersebut.

Ikuti perkembangan berita ini di topik:
BlackBerry Messenger di Android dan iOS

Dicaplok Microsoft, Bagaimana Nasib Karyawan Nokia?

Posted: 03 Sep 2013 01:21 AM PDT

KOMPAS.com — Unit bisnis utama Nokia, yaitu divisi perangkat dan layanan, dipastikan akan diambil alih oleh Microsoft. Berita mengejutkan ini diumumkan oleh Microsoft, Selasa (3/9/2013) ini.

Microsoft harus merogoh kocek 5,44 miliar euro (sekitar Rp 81,2 triliun) untuk rencananya mengakuisisi bisnis utama Nokia. Selain mendapat dua unit bisnis, Microsoft juga berhak atas lisensi paten, properti, dan karyawan Nokia.

Setelah dicaplok Microsoft, bagaimana nasib ribuan karyawan Nokia lainnya?

Seperti dikutip dari AllThingsD, sebagai bagian dari kesepakatan tersebut, sekitar 32.000 karyawan Nokia rencananya akan ditransfer ke Microsoft. Sekitar 18.300 karyawan di antaranya terlibat langsung dalam pembuatan produk perangkat dan layanan Microsoft.

Ini berarti, tak semua karyawan Nokia pindah ke Microsoft. Sebanyak 56.000 karyawan akan tetap berada di bawah manajemen Nokia Grup dan bekerja untuk tiga unit bisnis yang tidak dibeli Microsoft, yaitu layanan peta digital dan lokasi; infrastruktur jaringan dan layanan telekomunikasi; serta pengembangan teknologi.

Nokia Group sendiri mempertahankan kantor pusatnya di Espoo, Finlandia.

Beberapa eksekutif Nokia dipastikan akan ditransfer ke Microsoft, termasuk CEO Nokia Stephen Elop, Jo Harlow, Juha Putkiranta, Timo Toikkanen, dan Chris Weber. Mereka adalah nama-nama besar yang selama ini mengasuh bisnis perangkat dan layanan Nokia.

Stephen Elop, yang menjabat sebagai CEO Nokia sejak September 2010, harus melepas jabatannya. Ia akan bekerja untuk Microsoft dan menjabat sebagai Wakil Presiden Divisi Perangkat dan Layanan Unit Bisnis Nokia yang dicaplok Microsoft.

Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
Microsoft Akuisisi Nokia

No comments:

Post a Comment