Pages

KOMPASbola

KOMPASbola


Demi ke Arsenal, Gourcuff Rela Potong Gaji

Posted: 13 Aug 2013 10:58 AM PDT

LYON, KOMPAS.com — Presiden Lyon Jean-Michal Aulas membeberkan bahwa salah satu pemainnya, Yoan Gourcuff, ingin bergabung ke Arsenal. Bahkan Gourcuff rela dipotong gajinya jika ia betul-betul bergabung dengan klub London Utara tersebut.

Aulas pun menyiratkan bahwa ia lebih suka melepas Gourcuff ke Arsenal ketimbang ke kompetitor mereka di Ligue 1. Namun begitu, ia belum bisa memastikan jadi atau tidaknya Gourcuff merapat ke Emirates Stadium.

"Kami tak akan membayar separuh gaji Gourcuff untuk kemudian melepasnya ke klub Perancis lain. Itu sangat bodoh. Yang saya tahu, ia siap menurunkan gajinya untuk pindah ke Arsenal. Saya sudah bicara dengan agennya dua minggu lalu dan ia ingin menegosiasikan gaji," kata Aulas kepada L'Equipe.

Gosip kepindahan Gourcuff sebelumnya sudah pernah berembus. Namun, dengan keinginan eks pemain AC Milan ini, serta kesiapan untuk menghadapi pemotongan gaji, mungkin saja The Gunners akhirnya tertarik merekrutnya.

Selain Gourcuff, pemain Lyon lain yang masa depannya masih tanda tanya ialah Bafetimbi Gomis. Namun, Aulas menegaskan, klub telah membujuk Gomis menandatangani perpanjangan kontrak. Sebelumnya, Gomis sudah hampir bergabung dengan Newcastle United, tetapi batal karena negosiasi buntu.

"Newcastle mengakhiri negosiasi dan kami tak mendapat penawaran lain. Langkah terbaik ialah kembali fokus ke klub dan meminta Gomis bertahan semusim lagi," pungkas Aulas.

Bale Cukup Dewasa untuk Madrid

Posted: 13 Aug 2013 10:15 AM PDT

CARDIFF, KOMPAS.com — Pelatih Wales Chris Coleman angkat bicara seputar peliknya transfer Gareth Bale dari Tottenham Hotspur ke Real Madrid. Menurut Coleman, jika anak buahnya di timnas itu jadi pindah ke Madrid, ia sudah cukup dewasa untuk menghadapi tekanan dan ekspektasi yang dibebankan kepadanya. Coleman juga yakin Bale mampu beradaptasi dengan budaya baru.

"Dia bukan tipe yang berpuas diri. Gareth tak akan berada di posisinya sekarang jika ia cepat puas. Seorang pemain bisa menjadi yang terbaik bukan hanya karena bakat, melainkan juga mentalitas mereka. Mereka bisa menyikapi situasi penuh tekanan. Gareth punya mentalitas yang tak akan membawanya larut dalam tekanan," tutur Coleman kepada Sky Sports News.

Menurut Coleman, mentalitas Bale sudah terlihat dari konsistensinya mencetak gol. Eks pelatih Real Sociedad ini pun optimistis Bale tak akan terlena dengan status pemain termahal yang akan disematkan, seandainya Bale benar-benar menjadi pemain Los Blancos.

"Jika transfer itu terjadi, dia takkan terlena. Di Spanyol ia harus belajar budaya baru dengan cepat dan tak semua bisa melakukannya. Tetapi, saya yakin dia bisa," pungkas Coleman.

Sejak akhir musim panas lalu, Bale memang selalu dikabarkan akan bergabung dengan Real Madrid. Klub kaya Spanyol itu bahkan berani menawar Bale dengan harga Rp 1,6 triliun. Jumlah ini akan menjadikan Bale sebagai pemain termahal jika tawaran tersebut diterima Spurs. Sayangnya, hingga kini kepindahan Bale mandek karena Spurs ngotot takkan melepas pemain berusia 23 tahun tersebut.

AVB: Defoe-Sigurdsson Masuk Rencana Spurs

Posted: 13 Aug 2013 10:12 AM PDT

LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Tottenham Hotspur, Andre Villas-Boas, menegaskan, Jermain Defoe dan Gylfi Sigurdsson takkan meninggalkan White Hart Lane pada bursa transfer musim panas ini.

Defoe kerap dihubung-hubungkan dengan West Bromwich Albion dan Queens Park Rangers (QPR). Spekulasi yang berkembang, Defoe kemungkinan besar merapat ke QPR mengingat klub tersebut saat ini dilatih oleh mantan Pelatih Spurs, Harry Redknapp.

Sementara Sigurdsson masih kesulitan tampil reguler sejak bergabung dengan Spurs pada 2012. Meskipun telah mendapatkan Paulinho dan Roberto Soldado, Villas-Boas menyatakan, Defoe dan Sigurdsson masuk dalam rencananya pada musim ini.

"Sigurdsson masuk dalam rencana kami. Defoe adalah pahlawan untuk Tottenham dan dia cukup baik. Dia bersaing di mana dia selalu bersaing selama kariernya," beber AVB. (SCN)

Matri Menuju Napoli?

Posted: 13 Aug 2013 10:11 AM PDT

TURIN, KOMPAS.com — Alessandro Matri akan meninggalkan Juventus untuk bergabung dengan Napoli pada bursa transfer musim panas ini.

Si Nyonya Besar sedang mempertimbangkan untuk mengurangi penyerangnya setelah mereka berhasil mendapatkan Fernando Llorente dan Carlos Tevez. Diperkirakan, Juventus siap melepas Matri dengan harga 12 juta euro (Rp 163 miliar) ke Napoli.

Menurut Tuttosport, pemain asal Italia tersebut akan dikontrak selama lima tahun dengan gaji sekitar 2,7 juta per musim selama membela Napoli.

Matri sendiri diboyong Juve dari Cagliari pada 2011. Namun, pemain berusia 28 tahun tersebut kesulitan bermain reguler. Praktis, ia hanya bermain sebanyak 69 laga dengan mencetak 27 gol selama mengenakan seragam Juve. (TTS)

Sacchi Bicara tentang Ancelotti, Pemain Muda Madrid, dan Gareth Bale

Posted: 13 Aug 2013 09:02 AM PDT

KOMPAS.com — Mantan Direktur Real Madrid, Arrigo Sacchi, mengatakan, dirinya tak terkejut dengan keputusan Los Blancos menggaet Carlo Ancelotti. Menurutnya, manajemen Madrid sudah lama mengincar pelatih dengan sebutan Don Carlo itu.

Ancelotti didaratkan di Santiago Bernabeu pada musim panas ini, setelah dia sukses membawa Paris Saint-Germain menjuarai gelar juara Ligue 1 pada musim lalu. Menurut Sacchi, mantan Pelatih AC Milan tersebut memang sudah menarik perhatian Presiden Madrid, Florentino Perez.

"Perez sudah sejak lama ingin mendapatkan tanda tangan Ancelottti," ujar Sacchi kepada Meridiano, seperti dikutip dari Football Espana, Selasa (13/8/2013). "Ketika saya di Madrid, dia sudah menjadi pikiran setiap orang."

"Madrid merupakan klub penuh sejarah—paling terkenal di dunia. Saya hanya berharap dia melakukan pekerjaannya dengan baik karena dia salah satu pelatih terbaik di dunia."

"Carlo memiliki karakter yang hebat, pribadi yang baik dan pelatih yang bagus."

Eks bos AC Milan dan tim nasional Italia ini pun berbicara tentang kedatangan Isco, Asier Illarrande, serta potensi membeli Gareth Bale.

"Isco dan Illarra sangat, sangat menarik. Madrid selalu ingin mendapatkan para pemain muda, tetapi malah lebih baik bahwa mereka adalah orang Spanyol. Illarra sangat penting dan Isco punya bakat alami."

"Saya pikir pembelian Bale akan menjadi operasi komersial. Madrid selalu ingin mendatangkan seorang pemain Inggris karena sponsorship."

Balotelli Bertemu secara Pribadi dengan Paus

Posted: 13 Aug 2013 08:53 AM PDT

ROMA, KOMPAS.com — Ada hal menarik dalam pertemuan antara skuad Italia, Argentina, dan Paus Fransiskus di Vatikan, Roma, Selasa (13/8/2013). Setelah pertemuan tersebut, bomber Gli Azzurri Mario Balotelli melakukan pertemuan pribadi dengan Paus di ruangan lain selama beberapa menit.

Sayang, pemain AC Milan tersebut memilih bungkam kepada media-media Italia soal pertemuan tersebut. Yang pasti, Super Mario senang bisa bertemu dengan pemimpin gereja Katolik sedunia tersebut. Terlebih, pertemuan ini seperti hadiah bagi Balotelli yang merayakan ulang tahun ke-23-nya pada Senin (12/8/2013) kemarin.

 "Aku sangat senang bisa bertemu Paus. Dia terlihat seperti orang yang baik bagiku," tutur mantan pemain Manchester City tersebut.

Pertemuan ini sendiri terkait laga persahabatan antara kedua tim di Stadio Olimpico, Roma, Rabu (14/8/2013), yang memang didekasikan untuk pemimpin gereja Katolik sedunia tersebut.

Dalam kesempatan tersebut, Messi dan Buffon sebagai perwakilan masing-masing tim memberikan pohon zaitun sebagai cendera mata bagi Paus.

Paus juga memiliki pesan bagi pemain. Ia mengingatkan kepada pemain mengenai pentingnya tanggung jawab sebagai idola dan mengesampingkan pemikiran sepak bola sebagai sebuah bisnis. (FBI)

Messi: Paus Benar

Posted: 13 Aug 2013 08:23 AM PDT

ROMA, KOMPAS.com — Bintang Argentina, Lionel Messi, mendapatkan sebuah pelajaran berharga saat bertemu Paus Fransiskus di Vatikan, Selasa (13/8/2013) waktu setempat.

Messi bersama skuad Argentina dan skuad Italia mendapatkan kesempatan berharga bertemu pemimpin gereja Katolik sedunia tersebut. Pertemuan ini terkait laga persahabatan antara kedua tim di Stadio Olimpico, Roma, Rabu (14/8/2013), yang memang didedikasikan bagi Paus. 

Paus berpesan kepada pemain. Paus asal Argentina tersebut menekankan pentingnya tanggung jawab sebagai idola dan mengesampingkan pemikiran sepak bola sebagai sebuah bisnis.
 
"Paus benar. Menghormati sesama Anda dan lawan Anda adalah basis dari segalanya, baik di lapangan maupun dalam kehidupan. Ini adalah satu-satunya cara menjadi pribadi dan pemain sepak bola lebih baik. Pada saat yang sama, kami bisa mendukung pesannya dan memenuhi permintaannya," jelas Messi.

Messi bersama Buffon sebagai perwakilan masing-masing tim kemudian memberikan pohon zaitun sebagai cendera mata kepada Paus Fransiskus pada pertemuan tersebut. Sayangnya, Messi tak bisa tampil pada laga nanti karena mengalami cedera paha. Sementara di kubu Italia, Mario Balotelli juga absen. (FBI)

Kontra Italia, Argentina Minus Messi

Posted: 13 Aug 2013 08:14 AM PDT

ROMA, KOMPAS.com — Lionel Messi tidak akan bisa tampil membela Argentina dalam laga persahabatan melawan Italia di Olimpico Stadio pada Rabu (14/8/2013).

Messi mengalami cedera paha dalam sesi latihan Barcelona jelang laga persahabatan melawan Malaysia, Sabtu (10/8/2013). Tak ingin mengambil risiko, Messi diistirahatkan pada pertandingan tersebut.

Meskipun dibekap cedera, Messi tetap bergabung dengan Argentina di Italia. Namun, pada Selasa (13/8/2013) pagi, Argentina memastikan bahwa Messi takkan bermain pada laga nanti.

Messi dijadwalkan kembali ke Barcelona pada Selasa malam waktu setempat. Ia diharapkan pulih kembali ketika Barca melakoni laga perdana Liga BBVA melawan Levante, Minggu (18/8/2013). (FE)

No comments:

Post a Comment