KOMPAStekno |
- Pemerintah Indonesia Bakal "Jewer" BlackBerry?
- Inikah Akun Facebook dan YouTube Presiden SBY?
- Survei 4 "Smartphone", iPhone 5 Paling "Tercela"
- 300 Pekerja Kreatif Berkumpul di Senayan
- Laba Samsung Diprediksi di Bawah Estimasi
| Pemerintah Indonesia Bakal "Jewer" BlackBerry? Posted: 05 Jul 2013 06:36 AM PDT BlackBerry KOMPAS.com - Layanan BlackBerry yang kerap terganggu membuat pemerintah Indonesia geram dan akan "menjewer" perusahaan asal Kanada tersebut. Pemerintah dikabarkan telah menyiapkan sanksi untuk BlackBerry setelah beberapa hari yang lalu layanannya kembali bermasalah. Menurut Kepala Pusat Informasi dan Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Gatot S Dewa Broto kepada Bloomberg, Jumat (5/2013), sanksi ini masih menunggu laporan dari BlackBerry perihal gangguan layanan yang terjadi baru-baru ini. Hingga saat ini, BlackBerry masih belum memberikan penjelasan resmi mengenai masalah apa yang membuat terjadinya gangguan layanan kala itu. Pemerintah juga akan berkonsultasi dengan regulator telekomunikasi Indonesia untuk melihat apakah BlackBerry melanggar peraturan negara Indonesia atau tidak. Namun, belum diketahui sanksi seperti apa yang sedang dipersiapkan tersebut. "Kami tidak mau seperti terlihat mengizinkan masalah seperti ini terjadi lagi," ungkap Gatot. Seperti diberitakan sebelumnya, layanan BlackBerry mengalami gangguan pada Rabu (3/7/2013). Dampaknya, pesan yang masuk ke BlackBerry Messenger (BBM) menjadi tertunda, serta sulit mengirim e-mail, dan mengakses internet. Gangguan terjadi selama kurang lebih 13 jam dan hanya menimpa pengguna BlackBerry di Indonesia. Pemerintah Indonesia sebelumnya pernah menjatuhkan sanksi bagi perusahaan yang sebelumnya bernama Research In Motion (RIM) ini. Di bulan Juni 2009, Kominfo menahan lisensi untuk penjualan model BlackBerry baru setelah RIM menunda pembukaan kantor cabang lokal yang dilengkapi layanan purna jual. Pembekuan lisensi tersebut akhirnya dicabut pada September 2009, setelah RIM akhirnya membuka layanan purna jual di Jakarta. Peristiwa gangguan pada layanan BlackBerry ini bukan kali pertama terjadi di tahun 2013. Mei lalu, layanan BBM sempat terganggu. (Baca: Layanan BlackBerry Messenger Tumbang). Gangguan pertama tahun 2012 terjadi pada layanan e-mail BlackBerry di akhir Maret 2012. Kemudian pada 15 Agustus 2012, layanan e-mail BlackBerry kembali mengalami gangguan. Ketiga, giliran pesan instan BlackBerry Messenger yang terganggu pada 2 Oktober 2012. Ikuti perkembangan berita ini di topik: |
| Inikah Akun Facebook dan YouTube Presiden SBY? Posted: 05 Jul 2013 04:45 AM PDT JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diketahui akan meluncurkan fan page di Facebook dan juga akun YouTube. Kepada wartawan, Jumat (5/7/2013) siang, Juru Bicara Presiden Julian Aldrin Pasha mengatakan rencana ini akan digelar di Istana Bogor, Jawa Barat, Jumat, sekitar pukul 20.00 WIB. Dari pantauan Kompas.com di Facebook, terdapat akun dengan nama "SBYudhoyono" dengan tautan http://www.facebook.com/SBYudhoyono. Dalam bio akun tersebut tertulis "Fan page resmi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. Dikelola oleh Staf Khusus Presiden Republik Indonesia. Posting dari Presiden ditandai *SBY*". Di sebelah nama profil SBY pun terdapat tanda centang. Apabila pointer mouse didekatkan ke lambang tersebut, akan muncul kata "Verified Page" yang menandakan bahwa halaman ini sudah dikonfirmasikan langsung oleh pihak Facebook.Di bagian wall, terlihat SBY mencantumkan tanggal dan tempat kelahirannya, yaitu 9 September 1949, di Desa Tremas, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, Indonesia. Hingga berita ini dinaikkan, fan page ini sudah di-like oleh lebih dari 55.000 pengguna Facebook. Padahal, akun ini baru akan diresmikan sekitar pukul 20.00 WIB nanti. Seperti diberitakan, SBY kerap menyampaikan pandangan atau informasi terhadap suatu peristiwa dan persoalan melalui akun Twitter pribadinya, yakni @SBYudhoyono. Sejak diluncurkan pertengahan April 2013 di Istana Cipanas, follower-nya hingga saat ini sudah sekitar 2,6 juta. Di linimasa Twitter-nya, SBY juga berkicau tentang aktivitasnya malam ini, bersamaan dengan rencana peluncuran fan page Facebook dan akun YouTube miliknya. |
| Survei 4 "Smartphone", iPhone 5 Paling "Tercela" Posted: 05 Jul 2013 02:38 AM PDT KOMPAS.com — Firma analis media sosial We Are Social mengumumkan hasil survei tentang smartphone terpopuler saat ini. Dari survei ini, diketahui bahwa ponsel pintar milik Apple, iPhone 5, adalah perangkat yang paling dicela alias paling banyak mendapatkan kritikan negatif. Nilai yang didapatkan iPhone 5 dua kali lipat lebih banyak dari urutan terbaik di kategori tersebut, Samsung Galaxy S4. iPhone 5 mendapatkan kritikan negatif sebanyak 20 persen, sedangkan Galaxy S4 hanya 11 persen. Setelah iPhone 5, disusul oleh BlackBerry Z10 dan Lumia 920 yang mendapat nilai "kecaman" sebesar 18 persen dan 15 persen. Menurut We Are Social, kebanyakan pengguna media sosial memberikan kritikan negatif tentang konektor power baru (lightning connector), tidak akuratnya aplikasi peta Apple Maps, dan betapa miripnya iPhone 5 dengan generasi sebelumnya. "Brand sering menerima kritik untuk produk baru mereka karena tidak menawarkan suatu hal yang benar-benar baru dibandingkan generasi sebelumnya," kata Ed Kitchingman, Senior Analis di We Are Social, seperti dikutip dari DailyMail, Jumat (5/7/2013). Galaxy S4 memang dirilis dengan segudang fitur baru. Oleh karena itu, tidak heran para "penduduk" dunia jejaring sosial banyak membicarakan fitur-fitur baru tersebut. Menurut Kitchingman, Samsung memiliki "faktor wow" dengan menarik 56 persen pengguna jejaring sosial untuk terus membicarakan fitur baru yang dimilikinya. Adapun Apple dengan iPhone 5-nya hanya berhasil "menarik" 29 persen orang untuk membicarakannya di dunia jejaring sosial. Meskipun begitu, Apple berhasil membuat kehebohan tersendiri pada saat peluncuran iPhone 5. Hal tersebut terbukti dari banyaknya pengguna jejaring sosial yang membicarakan iPhone 5, yaitu mencapai 1,7 juta. Nilai tersebut sangat bertolak belakang dari peluncuran BlackBerry Z10 yang mencapai 300.000, Galaxy S4 dengan 140.000, dan Lumia 920 dengan 45.000. We Are Social juga membeberkan, Apple masih menjadi perusahaan dengan pengguna loyal terbanyak, yaitu sebanyak 42 persen. Survei oleh We Are Social ini dilakukan dengan cara memindai dan mencari topik yang relevan melalui Twitter, blog, dan juga forum, mengikuti peluncuran empat ponsel kelas atas, yaitu iPhone 5 pada September 2012, Galaxy S4 pada Maret 2013, BlackBerry Z10 pada Januari 2013, dan Lumia 920 pada September 2012. |
| 300 Pekerja Kreatif Berkumpul di Senayan Posted: 05 Jul 2013 01:41 AM PDT JAKARTA, KOMPAS.com - Popular Culture Convention (Popcon) Asia 2013 kembali digelar di Jakarta Convention Center, Senayan, pada 5 sampai 7 Juli 2013. Ini menjadi tempat berkumpul pekerja kreatif di bidang komik, animasi, urban toys, dan film. Popcon Asia 2013 menargetkan 300 pekerja kreatif datang ke acara ini. Para pelaku dapat berkomunikasi, mencari inspirasi, sampai membangun jaringan bisnis. Begitu masuk ke area pameran, pengunjung disambut dengan karpet kuning yang membuat suasana Popcon Asia 2013 terlihat ceria. Sekitar 120 peserta pameran mendirikan stan dengan desain segar dan berwarna-warni. Di tahun kedua penyelenggaraannya, Popcon Asia mendatangkan pelaku bisnis kreatif dari luar negeri, seperti ilustrator Kim Jung Gi dari Korea Selatan, pengembang komik Marvel Comics Harvey Talibao dari Filipina, sampai animator Mikael Marin, dan pengembang game Richard Danto dari Perancis.Mereka akan berbagi kiat sukses dalam industri kreatif dalam sesi Masterclass. Tidak hanya itu, Popcon Asia 2013 juga mengundang pekerja kreatif dari negeri sendiri. Ada pengembang komik Sweta Kartika dan Vivian Wijaya, perancang urban toys Eric Wirjanata dan Castella Natalia, serta Yandi Laurens dan Edward Gunawan sebaga sutradara dan pembuat film pendek. Bagi generasi muda yang tertarik dengan industri ini, dapat berkunjung ke stan sekolah tinggi yang fokus pada karya kreatif, antara lain IDS, Raffless Academy, Bina Nusantara, Politeknik Negeri Batam, sampai 3D Sense dari Singapura dan Campus France dari Perancis. Popcon Asia 2013 akan ditutup tanggal 7 Juli 2013. Pada kesempatan ini, bakal ada kontes costume play (cosplay) dan lelang karya orisinal para seniman kreatif senior sampai produk-produk koleksi, Informasi lebih lanjut tentang acara ini dapat dilihat di situs resmi Popcon Asia. |
| Laba Samsung Diprediksi di Bawah Estimasi Posted: 05 Jul 2013 12:29 AM PDT Samsung Electronics, produsen ponsel dan televisi terbesar di dunia, memperkirakan keuntungan yang 'tidak sebesar yang diharapkan' pada periode April hingga Juni tahun ini. Samsung memprediksi keuntungan operasional akan mencapai 9,5 miliar won atau setara dengan 8,3 juta juta dollar. Kebanyakan analis berharap angka bisa lebih tinggi mencapai 10,1 miliar won. Kesuksesan produk ponselnya merupakan kunci penting bagi pertumbuhan Samsung akhir-akhir ini. Namun, muncul kekhawatiran bahwa tingkat pertumbuhan akan melambat walau model ponsel baru Klik telah diluncurkan. Harga saham Samsung turun lebih dari 2% setelah estimasi tersebut diumumkan. Sejak Juni, harga sahamnya bahkan telah turun lebih dari 15% setelah banyak broker menurunkan prospek perusahaan tersebut. "Perlambatan dalam bisnis ponsel tampaknya lebih buruk dari yang diharapkan dan hasil mengecewakan telah memperkuat pandangan pasar bahwa momentum pertumbuhan ponsel Samsung sedang melambat," kata Lee Sei-chul, seorang analis Meritz Securities di Seoul. Inovasi Samsung menikmati sukses besar dalam pasar ponsel beberapa tahun terakhir. Popularitas produk 'Galaxy' telah menyalip ketenaran Nokia sebagai produsen ponsel terbesar di dunia tahun lalu. Menurut riset dari Strategy Analytics, Samsung meraup 95% keuntungan dari seluruh pasar ponsel berbasis Android. Namun di balik kesuksesan tersebut, ada kekhawatiran bahwa laju pertumbuhan ponsel Samsung mungkin melambat, tren yang akhirnya bisa membuat keuntungan menurun. Awal bulan ini, Woori Investment & Securities di Korea Selatan memangkas prediksi pendapatan raksasa teknologi ini. Langkah tersebut kemudian diikuti oleh JP Morgan, Goldman Sachs, Merrill Lynch dan lain-lain. Kekhawatiran dipicu juga oleh peluncuran produk baru dari produsen saingan asal China yang harganya relatif murah. Analis mengatakan jika Samsung ingin mempertahankan tingkat pertumbuhan yang tinggi, perusahaan harus menciptakan produk baru yang lebih inovatif dan mengurangi ketergantungan pada bisnis ponsel untuk mendorong pertumbuhan. "Salah satu risiko terbesar bagi Samsung Electronics untuk maju adalah bahwa 70% dari total laba usaha berasal dari bisnis perangkat mobile," kata Jeff Kim dari Hyundai Securities. "Diversifikasi adalah kunci. Perangkat 'yang bisa dipakai' adalah tahap berikutnya dalam industri jenuh yang perlu inovasi terus-menerus untuk bertahan hidup. "Kita akan melihat Klik ponsel yang fleksibel pada kuartal keempat dari Samsung dan LG Electronics, dan iWatch dan Galaxy Watch diharapkan menjadi salah satu (perangkat inovatif) yang muncul sebagai gelombang pertama." (BBC) |
| You are subscribed to email updates from KOMPAStekno To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
No comments:
Post a Comment