Pages

KOMPASbola

KOMPASbola


Messi Minta Maaf kepada Fans di LA

Posted: 03 Jul 2013 02:58 PM PDT

LOS ANGELES, KOMPAS.com - Bintang Barcelona, Lionel Messi, meminta maaf kepada penggemarnya di Los Angeles, Amerika Serikat, terkait pembatalan jadwal pertandingan amal di LA Memorial Coliseum, Kamis (4/7/2013). Ia mengaku alasan utama pembatalan tersebut karena pihak penyelenggara tidak bekerja dengan baik.

Messi membatalkan pertandingan amal tersebut hanya satu hari jelang penyelenggaraan. Pembatalan itu membuat El Padrino, salah satu sponsor di Los Angeles kesal dan menggangap Messi tidak menghormati penggemar dan pasaran di AS.

Messi langsung membuat klarifikasi terkait pembatalan jadwal tersebut. Ia pun mengaku kecewa dengan manajemen pertandingan amal itu karena dinilainya tidak bekerja dengan baik sehingga laga batal.

"(Aku) kecewa dengan manajemen pertandingan amal di Los Angeles. Aku benar-benar ingin berada di sana dan menikmati pertandingan seperti yang aku lakukan di Peru dan Kolombia. Proyek ini dibuat untuk para fans dan karena hal itulah aku sangat kecewa dengan organisasi (penyelenggara pertandingan)," ujar pernyataan Messi.

Acara di Los Angeles merupakan bagian dari rangkaian pertandingan yang melibatkan Messi untuk tujuan amal. Sebelumnya, Messi mengadakan pertandingan ekshibisi melawan rekan setimnya, Neymar, di Lima, Peru, Selasa (2/7/2013) malam. Pertandingan itu dimenangkan tim Messi dengan skor 8-5.

Ada Neymar, Pique Tak Setuju Messi Dijual

Posted: 03 Jul 2013 11:24 AM PDT

BARCELONA, KOMPAS.com — Bek Barcelona, Gerard Pique, mengaku tidak sependapat dengan pemain legendaris Belanda, Johan Cruyff, terkait imbauannya agar kubu Blaugrana memilih salah satu antara Lionel Messi dan Neymar da Silva.

Pada bursa transfer musim panas ini, Barcelona sukses merekrut Neymar dari Santos dengan biaya transfer 57 juta euro (sekitar Rp 738 miliar). Kepindahan bintang Brasil tersebut dianggap Cruyff akan berisiko menimbulkan masalah di kubu Blaugrana.

Cruyff kemudian menyarankan agar Barcelona menjual Messi agar tidak timbul kecemburuan dan masalah dalam skuad Blaugrana. Namun, saran mantan pemain dan pelatih Barcelona itu langsung ditentang oleh Pique.

"Kami selalu mendengarkan apa yang Johan katakan di Barcelona karena apa yang sudah dia lakukan bagi klub sebagai pemain dan pelatih. Dia terkadang membawa hal positif bagi klub. Tetapi, untuk kasus ini, aku pikir sangat jelas bahwa Messi tidak tersentuh," ujar Pique.

"Messi adalah pemain terbaik di dunia dan dia telah berbuat banyak bagi klub. Tidak terbayangkan jika dia tidak berada di sini," tambahnya.

"Kami semua tahu bagaimana pentingnya dia dan akan menjadi sebuah kesalahan jika tidak menggunakannya. Tidak masuk untuk tidak memainkan pemain terbaik di dunia," ujar Pique.

Isco Pelihara "Messi" dan "Figo"

Posted: 03 Jul 2013 11:00 AM PDT

MADRID, KOMPAS.com — Meski baru bergabung, gelandang Real Madrid, Isco, sudah menarik perhatian publik Santiago Bernabeu. Setelah sempat mengungkapkan mempunyai anjing jenis labrador yang dinamai Lionel Messi, Isco juga mengaku mempunyai anjing lainnya yang diberi nama Luis Figo.

Isco berlabuh ke Madrid dari Malaga dengan kontrak selama lima tahun pada bursa transfer musim panas ini. Bersama skuad Galacticos, pemain berusia 21 tahun tersebut akan memakai seragam bernomor punggung 23.

Saat konferensi pers perdana, Rabu (3/7/2013), Isco mengaku mempunyai dua anjing jenis labrador. Anjing pertama diberi nama Messi karena dia dikabarkan mengagumi sosok pemain asal Argentina tersebut. Sementara alasan pemberian nama Figo karena pria berpaspor Portugal itu sempat membela Madrid dan juga Barcelona.

"Binatang peliharaanku diberi nama Messi, tetapi itu sekadar anekdot. Aku juga memiliki binatang peliharaan lain bernama Figo," ungkap Isco.

"Aku tidak ingin mengubah namanya menjadi Cristiano. Sebab, dia tidak akan mendengarkan perintahku," tambahnya.

Dortmund Segera Datangkan Aubameyang

Posted: 03 Jul 2013 10:55 AM PDT

DORTMUND, KOMPAS.com — Direktur Olahraga Borussia Dortmund, Michael Zorc, membenarkan bahwa pihaknya tengah berada dalam proses negosiasi dengan Saint-Etienne. Dortmund bermaksud memboyong bomber mereka Pierre-Emerick Aubameyang.

Berdasarkan laporan di Jerman, sejumlah petinggi Die Borussen sudah terbang ke Perancis untuk menyelesaikan transfer Aubameyang.

"Kami masih belum menyelesaikan kesepakatan. Namun, saya yakin dia bisa beradaptasi di Dortmund. Dia cepat dan serba bisa," kata Zorc.

Dortmund diperkirakan akan menyodorkan kontrak berdurasi 5 tahun untuk mantan pemain binaan AC Milan ini. Selain itu, Dortmund akan menawarkan uang senilai 13 juta euro demi menebus pemain asal Gabon ini.

Penampilan Aubameyang bersama Les Verts musim lalu memang terbilang solid. Ia mencetak 19 gol di Ligue 1 musim lalu, hanya kalah dari bomber Paris Saint-Germain, Zlatan Ibrahimovic.

Perihal Kaus Goetze, Bayern Minta Maaf

Posted: 03 Jul 2013 10:51 AM PDT

AFP/ALEXANDER HASSENSTEIN

Gelandang baru Bayern Muenchen, Mario Goetze (kiri), memperlihatkan kostum barunya. Dia didampingi direktur olahraga Bayern, Matthias Sammer. Dalam sesi ini, Goetze mengenakan baju Nike, padahal Bayern disponsori oleh Adidas, sehingga hal ini sempat menimbulkan kritikan dari pihak Adidas.
MUENCHEN, KOMPAS.com — Pihak Bayern Muenchen mengeluarkan permintaan maaf resmi kepada Adidas selaku salah satu sponsor dan pemegang saham mereka. Hal tersebut terkait dengan konferensi pers perdana Mario Goetze sebagai pemain Bayern.

Dalam konferensi pers tersebut, Goetze mengenakan t-shirt putih dengan tulisan Nike besar berwarna di bagian dada, lengkap dengan logo berwarna merah.

"Kami sudah meminta maaf kepada Adidas via telepon dan sudah berjaniji hal tersebut tak akan terulang lagi," ujar Direktur Media Markus Hoerwick.

Kemunculan Goetze dengan kaus Nike tersebut memang diakui pihak Adidas membuat mereka terkejut. "Foto konferensi pers Mario Goetze memberi kejutan negatif untuk kami. Seharusnya, hal tersebut tidak diperkenankan dalam ajang resmi Bayern yang merupakan partner resmi Adidas," kata Juru Bicara Adidas Oliver Brueggen.

Goetze sebenarnya bukan tanpa alasan mengenakan t-shirt Nike. Mantan gelandang Borussia Dortmund ini di-endorse oleh produk asal Amerika tersebut dan ia pun kerap mengenakan produk Nike di depan umum.

Masalahnya, Adidas merupakan partner resmi Bayern Muenchen. Mereka juga memiliki saham 9,1 persen di klub peraih treble tersebut.

Selain itu, bukan rahasia lagi bahwa Nike dan Adidas adalah kompetitor. Tentu saja Adidas mencak-mencak melihat logo klub saingan mereka dikenakan pemain klub yang mereka sponsori.

Selain Goetze, Jan Kirchhoff (22), yang juga turut diperkenalkan dalam konferensi pers tersebut pun mengenakan t-shirt berlogo Nike. Namun, ia segera mengganti pakaiannya dengan kemeja serta meminta maaf atas kekeliruannya.

Popularitas Madrid Makin Menurun

Posted: 03 Jul 2013 10:44 AM PDT

MADRID, KOMPAS.com — Disesaki pemain bintang berkualitas ternyata tak menjamin Real Madrid menjadi semakin populer di Spanyol. Berdasarkan hasil survei perusahaan riset marketing, Ikerfel, bekerja sama dengan harian AS, Madrid berada di posisi teratas klub paling tak populer dengan jumlah 55 persen. Jumlah ini menandakan kenaikan sebab pada survei serupa pada tahun 2011 Madrid "hanya" mendapat persentase 51 persen.

Di tempat kedua ada rival Madrid, Barcelona, dengan persentase ketidakpopuleran 40 persen, sama dengan hasil survei 2011. Di bawah Madrid dan Barca, ada Atletico Madrid (27 persen) dan Sevilla (26 persen).

Metode survei ini adalah 70 orang suporter (100 orang khusus untuk Real Madrid) yang mendatangi tiap stadion klub Primera dan Segunda Division diminta menyebut tiga tim favorit (di luar tim yang memang mereka jagokan), serta tiga klub paling tak disukai. Hasilnya, 41 persen responden memasukkan nama Barcelona sebagai klub paling mereka sukai dan 34 persen memilih Madrid. Di bawah kedua klub tersebut, ada Atletico Madrid (21 persen), Athletic Bilbao (18 persen), dan Real Betis (14 persen) sebagai klub paling disukai.

Hasil survei ini juga menunjukkan bahwa kebanyakan pembenci Madrid datang dari suporter Atletico, Barca, Athletic Bilbao, Real Mallorca, Osasuna, Valencia, Real Valladolid, dan Real Zaragoza. Namun, mereka rupanya memenangkan simpati dari pendukung klub Espanyol, Getafe, Granada, Malaga, Rayo Vallecano, dan Celta Vigo.  

Sementara Barcelona diam-diam rupanya mencuri hati para suporter delapan klub saingan mereka di Primera Division dan hanya berhasil memikat suporter dari lima klub Segunda Division.

Para penggemar Barcelona juga terbukti menunjukkan porsi ketidaksukaan terhadap Madrid. Sebanyak 93 persen Cules menganggap Madrid sebagai klub paling mereka benci. Sebaliknya, hanya 88 persen Madridista yang menganggap Barcelona sebagai klub paling tak mereka sukai. Tingkat ketaksukaan tertinggi terhadap Los Blancos datang dari suporter rival sekota, Atletico Madrid (94 persen).

PSG Bayar "Buy-Out Clause" Cavani?

Posted: 03 Jul 2013 09:31 AM PDT

PARIS, KOMPAS.com — Klub peraih juara Ligue 1 Perancis, Paris Saint-Germain, dikabarkan sudah setuju untuk melunasi buy-out clause bomber Napoli, Edinson Cavani. Pemain asal Uruguay ini memiliki buy-out clause senilai 63 juta euro dalam kontraknya dengan Napoli.

Seperti dilansir situs The Guardian, agen Cavani, Pierpaolo Triulzi, dilaporkan berada di Paris untuk bertemu dengan Direktur Teknik PSG, Leonardo. Padahal, sebelumnya, Presiden Napoli Aurelio de Laurentiis menyatakan, sejauh ini, belum ada penawaran resmi terhadap Cavani yang memuaskan.

Beberapa waktu lalu, De Laurentiis juga berkeras bahwa ia hanya akan melepas Cavani hanya jika ada klub yang mau melunasi buy-out clause dalam kontrak pemain yang mencetak 29 gol untuk Napoli tersebut.

Meski belum ada konfirmasi resmi dari pihak terkait, jika kabar tersebut benar, PSG berarti sukses menyingkirkan sejumlah klub besar lain yang juga meminati Cavani. Manchester City sudah lebih dulu mundur dari persaingan akibat tingginya harga yang dipatok Napoli dan menyisakan Chelsea dan Real Madrid sebagai saingan PSG.

Pelatih baru PSG, Laurent Blanc, pun sudah mengisyaratkan ketertarikan untuk mendatangkan Cavani. Hal itu diutarakan eks pemain Perancis ini dalam konferensi pers perdananya sebagai pelatih Les Parisiens.

"Saya sangat ingin bermain dengan Cavani sebab ia tipe pemain yang saya sukai. Akan sangat menyenangkan jika ia bisa jadi pemain PSG walau saya paham ada banyak pelatih lain yang berharap sama," kata Blanc.

Kedatangan Cavani di PSG berarti ia akan bereuni dengan Ezequiel Lavezzi yang pernah bermain dengannya di Napoli. Selain itu, ia bisa saja membuka peluang hengkang bagi Zlatan Ibrahimovic. Sebab, muncul kabar bahwa Ibrahimovic tak terlalu gembira dengan penunjukan Blanc.

Cavani sendiri kini masih berada dalam masa liburan usai Piala Konfederasi 2013. Ia sempat mengutarakan keinginan untuk berdialog dengan pihak Napoli terkait kelangsungan kariernya, tetapi De Laurentiis menganggap hal itu tak perlu karena belum adanya tawaran serius dari pihak mana pun.

Perez: Isco Akan Memikat

Posted: 03 Jul 2013 09:27 AM PDT

MADRID, KOMPAS.com — Presiden Real Madrid Florentino Perez memuji pemain barunya, Isco. Dalam konferensi pers perdana Isco, Perez menyebut bahwa pemain 21 tahun itu sudah mencuri hati penonton di usianya yang masih sangat belia, terutama saat membela Spanyol di Piala Eropa U-21.

"Ia pemuda yang sudah lebih dari siap untuk bermain di klub besar dan telah melewati musim yang hebat. Isco juga memenangkan Golden Boy 2012 sebagai pemain terbaik turnamen Euro U-21. Isco akan memikat semua fans Madrid," jelas Perez seperti dikutip dari situs AS.

Di Madrid, Isco akan menjalani kontrak selama lima tahun. Sebelumnya, ia memperkuat klub Spanyol lain, Malaga. Kepada Isco, Perez pun mengisyaratkan bahwa tugas Isco di El Real tak akan mudah.

"Kami ingin pemain yang selalu menampilkan performa terbaik dan menginginkan kesuksesan serta mencuri simpati pendukung. Kami ingin pemain tahu besarnya tanggung jawab sebagai pemain Real Madrid dan karena itulah kami membawa Isco," tegas Perez.

Dalam konferensi pers perdananya, Isco juga mendapatkan seragam resmi Madrid. Ia akan mengenakan kostum bernomor 23, seperti yang pernah dikenakan David Beckham. Namun, alasan Isco memilih nomor itu ternyata tak ada hubungannya dengan mantan pemain Inggris tersebut.

"Ada beberapa nomor yang belum ada pemiliknya. Aku memilih nomor 23 karena itu tanggal lahir saudaraku. Agak aneh memang karena aku punya nomor yang sama dengan Beckham," tukasnya.

No comments:

Post a Comment