KOMPAStekno |
- Peluncuran PlayStation 4 Tinggal Menghitung Hari?
- BlackBerry 10 Bisa Hadirkan "Kepribadian" Ganda
- Apple Juga Patenkan Desain Tokonya
- Inilah Rekaman Peluncuran BlackBerry 10
- Inikah Ponsel Android Super Mewah dari Vertu?
| Peluncuran PlayStation 4 Tinggal Menghitung Hari? Posted: 01 Feb 2013 09:22 AM PST
Kali ini pihak Sony sendiri yang mengumumkan bakal menggelar acara bertajuk PlayStation Meeting 2013 pada 20 Februari mendatang. Diperkirakan, Sony akan memperkenalkan PlayStation generasi keempat pada acara bertema "Melihat Masa Depan" tersebut. Bahkan, menurut kutipan dari The Verge, konsol game generasi berikutnya dari Sony itu disebutkan bakal mulai memasuki pasar pada tahun ini juga. Boleh jadi, Sony dan Microsoft (Xbox) akan melempar penerus dari konsol game masing-masing dalam waktu yang berdekatan. Untuk PlayStation 4 sendiri, Sony dilaporkan berencana lebih menekankan pada aspek social gaming (multiplayer). Raksasa elektronik asal Jepang itu juga disebut akan lebih memfokuskan Playstation 4 pada "perubahan cara pengguna berinteraksi dengan konsol game" ketimbang peningkatan spesifikasi hardware. Soal yang satu ini, PlayStation 4 kabarnya akan menggunakan chip bikinan AMD sebagai prosesor utama dan pemroses grafisnya sehingga berpotensi menghalangi kompatibilitas dengan judul-judul game PlayStation 3 yang dirancang untuk arsitektur Cell. Adapun drive optik disebutkan akan tetap tersedia meski sempat terdengar bakal dihilangkan oleh Sony. |
| BlackBerry 10 Bisa Hadirkan "Kepribadian" Ganda Posted: 01 Feb 2013 08:20 AM PST
Akan tetapi, BYOD menimbulkan masalah lain berupa percampuran data pekerjaan dengan hal-hal yang bersifat pribadi. Data korporat terancam keamanannya oleh malware yang bisa saja menghinggapi gadget pegawai, sementara pegawai bisa kehilangan data-data pribadi seperti foto atau musik ketika IT support melakukan remote wipe (penghapusan data dari jauh). Nah, dengan BlackBerry Balance, ketidaknyamanan di atas bisa dihilangkan. Setidaknya itulah yang dijanjikan oleh BlackBerry lewat platform BlackBerry 10 yang menjadi andalan barunya. BlackBerry Balance memungkinkan pengguna perangkat BlackBerry 10 memisahkan fungsi smartphone untuk bekerja dan keperluan pribadi. Aplikasi-aplikasi untuk bekerja pun bisa dibedakan. Data pengguna dalam dua lingkungan ini terpisah dan saling diamankan. Ketika misalnya remote wipe perlu dilakukan, penghapusan hanya akan terjadi pada data yang berhubungan dengan pekerjaan saja, sementara file pribadi tetap tidak tersentuh. Begitu mengalihkan ponsel ke mode "personal", seorang pegawai pun bisa dengan bebas men-download aplikasi, menggunakan kamera, dan melakukan hal-hal lain tanpa terbatas oleh kebijakan perusahaan. Cara berpindah antara mode "bekerja" dan "personal" ini dibuat mudah, hanya dengan melakukan satu sapuan ke arah bawah ketika pengguna berada di Application Screen. Dengan demikian, diharapkan bisa tercipta sebuah lingkungan "seimbang" antara pekerjaan dan keperluan pribadi dalam satu perangkat BlackBerry 10. Ide pemisahan lingkungan kerja dan pribadi dalam satu perangkat sendiri sama sekali bukan hal baru. Tahun 2010 lalu, operator T-Mobile pernah menerapkan hal serupa bernama myModes di lini produk myTouch miliknya. VMware dan ARM juga pernah mengemukakan ide menciptakan virtual layer untuk smartphone, tetapi hingga kini belum terwujud. Sebelum-sebelumnya, pemisahan antara lingkungan kerja dan pribadi tersebut belum pernah diterapkan pada level sistem operasi sebuah perangkat, seperti yang dilakukan BlackBerry dengan BlackBerry Balance. Nah, solusi tersebut mungkin terdengar menarik untuk kalangan korporat. Apakah yang ditawarkan BlackBerry 10 sudah cukup untuk mengubah tren BYOD dan mengalihkan pengguna dari iPhone dan Android? Tentu itu soal lain. |
| Apple Juga Patenkan Desain Tokonya Posted: 01 Feb 2013 07:14 AM PST KOMPAS.com - Untuk mengamankan semua ciptaannya dari kompetitor, segala cara ditempuh Apple. Salah satu upaya terbaru yang dilakukan adalah mematenkan desain toko-toko retail yang dimiliki. Setelah mengajukan permintaan sejak Mei 2010, hak atas paten tersebut akhirnya diberikan pada Apple oleh Kantor Paten dan Merk Dagang Amerika Serikat (USPTO), berdasarkan sebuah dokumen bertanggal 22 Januari 2013. Seperti dikutip dari Cnet, trademark desain toko milik Apple ini meliputi "rancang bangun muka bangunan yang terdiri dari panel-panel kaca berbetuk kotak", berikut "meja-meja persegi yang ditata di bagian tengah toko, tegak lurus menghadap tembok". Tata letak produk-produk Apple di dalam toko sendiri tidak termasuk dalam paten. Persoalan desain toko ini dulu memang dipandang penting oleh mantan orang nomer satu di Apple, mendiang Steve Jobs. Tahun 2003, misalnya, Apple diberikan hak paten atas struktur tangga kaca melayang, yang banyak ditemukan di toko-toko Apple. Paten semacam ini dikenal dengan istilah "trade dress", dan sebelumnya sudah pernah dipakai untuk melindungi desain dan dekorasi sebuah toko. Meski begitu, menurut hukum merek dagang di Amerika Serikat, sebuah toko yang diduga meniru harus benar-benar membuat konsumen keliru menganggap toko tersebut merupakan toko Apple sebelum bisa dikatakan melanggar paten. Saat ini Apple memiliki sekitar 250 toko di Amerika Serikat, tempat berlakunya paten tersebut. Jaringan toko Apple juga ada di 13 negara lainnya, termasuk Inggris, China, Jepang, dan Hongkong. |
| Inilah Rekaman Peluncuran BlackBerry 10 Posted: 01 Feb 2013 06:15 AM PST
Sesuai dengan pertaruhan besar yang digantungkan pada produk ini, penciptanya menggelar acara besar-besaran secara serentak di tujuh kota dunia, termasuk Jakarta, dengan event utama yang bertempat di kota New York, Amerika Serikat. BlackBerry pun menayangkan siaran langsung via webcast untuk pengguna internet yang tertarik menyaksikan Presiden dan CEO BlackBerry Thorsten Heins memperkenalkan dua perangkat BlackBerry Z10 dan BlackBerry Q10 di atas panggung. Kini, rekaman tayangan ulangnya telah tersedia dalam bentuk video di bawah ini, seperti diambil dari situs CrackBerry. Tayangan ulang juga bisa disaksikan lewat situs khusus yang disediakan oleh BlackBerry di tautan ini. Boleh jadi, video tersebut merupakan rekaman event bersejarah yang menandai comeback BlackBerry ke industri mobile yang kini didominasi Apple dan Android, atau malah hal sebaliknya. |
| Inikah Ponsel Android Super Mewah dari Vertu? Posted: 01 Feb 2013 05:50 AM PST
Dikutip dari Engadget, situs Blog of Mobile mempublikasikan foto-foto sebuah smartphone yang diklaim merupakan smartphone Android dari Vertu dengan nama "Constellation Ti" dan nomer model "RM-828V". Nama produk ini kabarnya sudah tersebar di database operator seluler di Singapura dan Macau, Bluetooth SIG, serta GLBenchmark. Berdasarkan gambar-gambar yang adam terlihat bahwa Constellation Ti tetap mempertahankan desain klasik yang mencadi ciri khas Vertu. Ponsel tersebut juga tampak memiliki tiga tombol fisik baru sesuai dengan sistem operasi Android yang akan diusung -kemungkinan "Back", "Home", dan "Recent Apps". Bagaimana dengan spesifikasinya? Vertu Constellation Ti disinyalir akan menggunakan prosesor berkecepatan 1,5 GHz, layar dengan resolusi 800x480, serta sistem operasi Android bersi 4.0.4 (Ice Cream Sandwich) atau yang lebih baru. Baterai smartphone ini disebut berkapasitas 1.250 mAh. Informasi dari situs lain menyebutkan bahwa Vertu Constellation Ti akan tersedia dalam beberapa pilihan "cangkang" mewah. Nama-nama varian yang disebutkan antara lain "Titanium Black PVD black leather", "Titanium Black Alligator", "Red Gold Mixed Metal", dan "Titanium Black Leather". Menariknya, versi "red gold" disebut mengganti fungsi "recent apps" dengan sebuah tombol search. Belum ada informasi pasti mengenai harga jual Constellation Ti. Namun, apabila dilihat dari ponsel-ponsel mewah Vertu sebelumnya, kemungkinan handset super mewah ini akan dijual dengan kisaran harga 5.500 dollar AS atau sekitar Rp 52 juta hingga 315.000 dollar AS atau sekitar Rp 3 miliar. Ponsel dengan banderol mencengangkan ini kabarnya akan diperkenalkan pada acara Mobile World Congress bulan depan. |
| You are subscribed to email updates from KOMPAStekno To stop receiving these emails, you may unsubscribe now. | Email delivery powered by Google |
| Google Inc., 20 West Kinzie, Chicago IL USA 60610 | |
No comments:
Post a Comment